Analisis Pemahaman Keterampilan Dasar Mengajar Pada Colon Guru Profesional Mahasiswa PPG PGSD Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Medan
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1658Keywords:
Analisis, Keterampilan Dasar Mengajar, Mahasiswa PPG, PGSDAbstract
Keterampilan mengajar yaitu kemampuan awal yang harus dimiliki guru sebelum memasuki atau memulai kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Indikator dalam keterampilan mengajar yaitu ada delapan keterampilan dasar mengajar yakni keterampilan bertanya, keterampilan memberi penguatan, keterampilan mengadakan variasi, keterampilan menjelaskan, keterampilan menutup dan membuka pelajaran, keterampilan mengelola kelas, keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil, keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan. Melalui guru yang terampil dalam mengajar, akan berdampak dalam menciptakan pembelajaran yang baik dan profesional. Guru yang profesional tidak hanya mengutamakan agar peserta didik memiliki kemampuan calistung (membaca, menulis, berhitung) tetapi juga akan dapat menstimulasi seluruh potensi yang ada pada peserta didik. Sehingga menghasilkan peserta didik yang mampu berpikir kritis, kreatif, inovatif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa eterampilan mengajar mahasiswa memperoleh nilai diantaranya 75% Mahasiswa memperoleh nilai sangat baik dan 20 % Mahasiswa memperoleh nilai baik. dan 2.5% mahasiswa memperoleh nilai cukup baik dan 2.5% mahasiswa memperoleh nilai cukup. Terhadap keterampilan mengajar mahasiswa setelah menyelesaikan program stufi PPG
References
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 edisi 2009, Tentang Guru dan Dosen, Bandung, Depdiknas, Citra Umbara
Djamarah, Syaiful Bahri . 2014 . Pola Asuh Orangtua dan Komunikasi Dalam Keluarga. Jakarta: Rineka Cipta.
Rhamayanti, Y. (2018). Pentingnya Keterampilan Dasar Mengajar bagi Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Prodi Pendidikan Matematika. EKSAKTA jurnal penelitian dan pembelajaran MIPA, 3(1), 65-72.
Danim, Sudarwan. 2002. Menjadi Peneliti Kualitatif, Bandung: Pustaka Setia.
A.M. Sadirman. (2011). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. PT. Rajagrafindo: Jakarta
E. Mulyasa. 2008. Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Depdiknas .2003. Undang-undang RI No.20 tahun 2003.tentang sistem pendidikan nasional
Muhammad Surya. 2003. Teori-Teori Konseling. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.
Ulum M. Miftahul dan Basuki. Pengantar Ilmu Pendidikan Islam, Ponorogo: STAIN Po Press, , 2007
Mansyur, M. (2017). Keterampilan Dasar Mengajar dan Penguasaan Kompetensi Guru (suatu Proses Pembelajaran Micro). El-Ghiroh: Jurnal Studi Keislaman, 12(1), 130-147.
Moleong, J. (20017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Rosdakarya.
Emzir. 2016. Metodologi Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: Pt Raja Grafindo Persada
Bungin Burhan. 2017. Penelitian Kualitatif : Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta : Kencana Prenada Media Grup
Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Anas Sudijono. 2017. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo.
Fitria Rayani Rahman, Pentingnya Keterampilan Dasar Mengajar untuk menjadi Guru Profesional Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling. Volume 4 Nomor 6 Tahun 2022. Universitas Pahlawan Tuanku Tambusa
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurmairina, Nurhafani Siregar, Dinda Yarshal, Sujarwo , Dinda Yarshal, Ayu Utami Br Simbolon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












