Edukasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Kearifan Lokal: Upaya Meningkatkan Literasi Remaja Desa Danau Usung
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2219Keywords:
kesehatan reproduksi, remaja, edukasi berbasis budaya, kearifan lokal, pendidikan kesehatanAbstract
Remaja di wilayah pedesaan, seperti Desa Danau Usung, Kabupaten Murung Raya, menghadapi tantangan dalam mengakses informasi kesehatan reproduksi akibat keterbatasan infrastruktur dan kuatnya nilai budaya yang menganggap tabu isu reproduksi. Literasi kesehatan reproduksi yang rendah berisiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi kesehatan reproduksi berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan literasi remaja di Desa Danau Usung. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan kelompok intervensi dan kontrol. Sebanyak 60 remaja usia 12–18 tahun dipilih secara purposive dan dibagi rata ke dalam dua kelompok. Kelompok intervensi menerima edukasi berbasis kearifan lokal melalui modul berisi cerita rakyat Dayak, diskusi bersama tokoh adat, dan permainan tradisional selama empat sesi dalam dua minggu. Kelompok kontrol tidak menerima intervensi. Instrumen berupa kuesioner literasi reproduksi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji paired t-test dan independent t-test dengan tingkat signifikansi p<0,05. Terdapat peningkatan signifikan pada skor literasi kesehatan reproduksi kelompok intervensi dari rata-rata 54,6 menjadi 82,3 (p<0,001), sementara kelompok kontrol hanya meningkat dari 55,1 menjadi 58,4 (p=0,26). Uji independent t-test menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok setelah intervensi (p<0,001). Edukasi kesehatan reproduksi berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja di wilayah pedesaan. Strategi ini memadukan nilai budaya lokal yang relevan secara sosial dengan metode edukatif yang partisipatif, sehingga layak diadopsi dalam program pendidikan kesehatan berbasis komunitas.
References
Aryanti, R., Handayani, L., & Supriyadi, D. (2021). Pengembangan media edukasi berbasis budaya lokal untuk meningkatkan literasi remaja di daerah terpencil. Jurnal Pendidikan Kesehatan Reproduksi, 9(1), 45–53.
Daryanti, A., Widyaningsih, R., & Prasetyo, B. (2023). Peningkatan Self-Efficacy Remaja Melalui Pendidikan Kesehatan Berbasis Budaya Tradisional. Jurnal Promotif Kesehatan, 11(2), 112–119.
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2020). Health Behavior: Theory, Research, and Practice (5th ed.). Jossey-Bass.
Hidayat, A., & Marthias, T. (2021). Efektivitas promosi kesehatan berbasis nilai budaya dalam meningkatkan perilaku sehat remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 15(4), 276–284.
Kabiru, C. W., Izugbara, C. O., & Beguy, D. (2020). Culturally sensitive reproductive health communication among adolescents in sub-Saharan Africa: A systematic review. BMC Public Health, 20(1), 1102. https://doi.org/10.1186/s12889-020-09158-3
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.
Ningsih, A., & Andayani, T. R. (2023). Pendekatan edukatif berbasis budaya dalam komunikasi seksualitas remaja: studi kualitatif. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Reproduksi Remaja, 5(2), 83–92.
Puspitasari, H., Arifin, B., & Lestari, D. (2022). Community-Based Health Education through Local Wisdom in Rural Adolescents. Jurnal Promkes, 10(1), 31–42. https://doi.org/10.20473/jpk.V10.I1.2022.31-42
Wang, L., & Zhang, Y. (2020). Integrating cultural values into reproductive health education in minority communities: Evidence from rural China. Culture, Health & Sexuality, 22(8), 845–858. https://doi.org/10.1080/13691058.2019.1666491
WHO. (2021). Global Accelerated Action for the Health of Adolescents (AA-HA!): Guidance to Support Country Implementation. Geneva: World Health Organization.
Yadav, A., Rawal, G., & Singh, N. (2022). Local Culture-Based Sexual and Reproductive Health Programs among Indigenous Youth: A Systematic Review. BMC Public Health, 22(1), 1048. https://doi.org/10.1186/s12889-022-13157-9
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dewi Nur Anita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












