Efektivitas Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Stabilitas Emosional dan Tekanan Darah Pada Pasien Gangguan Jiwa dengan Hipertensi di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025

Penelitian

Authors

  • Yora Nopriani STIKES Mitra Adiguna Palembang
  • Wufit Sauliah STIKES Mitra Adiguna Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2562

Keywords:

Mental Disorder, Hypertension, Emotional Stability, Blood Pressure, Deep Breathing Relaxation

Abstract

Deep breathing relaxation is one of the non-pharmacological interventions that can be used to help stabilize emotions and lower blood pressure by stimulating the parasympathetic nervous system. Therefore, this study focuses on the Effectiveness of Deep Breathing Relaxation on Emotional Stability and Blood Pressure in Patients with Mental Disorders and Hypertension in the Inpatient Ward of Ernaldi Bahar Hospital, South Sumatra Province. This study employed a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest approach. The sample was given a pretest (initial observation), followed by the intervention, and then a posttest (final observation). The Wilcoxon test results showed a significant effect on both systolic and diastolic blood pressure and emotional stability at 0.000 (p value = 0.000 < 0.05), indicating that this technique is effective in improving emotional stability and lowering blood pressure. Deep breathing relaxation can be independently practiced by patients during hospitalization or after discharge and can serve as a part of non-pharmacological nursing interventions.

References

Andriani, T., Sari, M., & Putri, A. (2020). Pengaruh teknik relaksasi terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 12-18.

Calderone et al. (2025). Effectiveness of relaxation techniques for stress management and quality of life improvement in cardiovascular disease and hypertensive patients: a systematic review. Psychology, Health & Medicine.

Daulay, W., Wahyuni, S. E., & Nasution, M. L. (2021). Kualitas hidup orang dengan gangguan jiwa: Systematic review. Jurnal Keperawatan Jiwa, 9(2), 189–198.

Dewi, C., & Yunitasari, E. (2019). Efektivitas Relaksasi Nafas Dalam terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre Operasi. Jurnal Keperawatan, 7(1), 45–51.

Fitria, N., Wahyuni, T., & Nugroho, S. (2022). Gangguan jiwa dan hipertensi: Hubungan dan dampaknya pada kualitas hidup pasien. Jurnal Psikiatri Indonesia, 11(3), 123-130.

Fitriana, D., & Kurniawan, H. (2022). Pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap tingkat stres pada pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 10(1), 15–22.

Marlina, A., Putri, D., & Ramadhan, F. (2023). Relaksasi napas dalam dalam menurunkan kecemasan pasien gangguan jiwa. Jurnal Keperawatan Jiwa Nusantara, 3(2), 89–97.

Mulyadi, E., Fitriani, Y., & Widyawati, N. (2019). Teknik Relaksasi Nafas Dalam Menurunkan Tingkat Stres dan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan Indonesia, 22(1), 19-27.

Novianti, D., & Indriani, D. (2023). Regulasi emosi dan stabilitas emosional pada pasien gangguan jiwa: Perspektif keperawatan. Jurnal Psikologi dan Keperawatan Jiwa, 12(1), 45–54.

Paizer, Dindi., & Yamin, M. (2020). Penerapan Terapi Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Jurnal Kesehatan Akper Kesdam II Sriwijaya Palembang, Volume 9, No. 1, Juni 2020.

Putra, Y., Ramadhani, D., & Supriyanto, A. (2021). Efektivitas latihan nafas dalam terhadap tekanan darah dan kecemasan. Jurnal Keperawatan Jiwa, 9(2), 34-40.

Rachmawati, E., Nurhasanah, S., & Puspitasari, D. (2021). Teknik relaksasi nafas dalam pada pasien hipertensi: Studi quasi eksperimen. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 10(4), 55-62.

Rahmawati, S., & Jannah, M. (2022). Mekanisme kerja teknik relaksasi napas dalam dalam menurunkan tekanan darah. Jurnal Keperawatan Terapan, 11(2), 100–109.

Sari, D. P., & Nurul, H. (2021). Relaksasi napas dalam dalam keperawatan: Teori dan praktik. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(1), 12–20.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharti, S. (2019). "Pengaruh Stres dan Depresi terhadap Stabilitas Emosional pada Pasien Gangguan Jiwa di Rumah Sakit Jiwa A." Jurnal Psikologi Klinis, 13(2), 45-59.

Sumartini, N.P., & Miranti, I. (2019). Pengaruh Slow Deep Breathing Terhadap Tekanan Darah Lansia Hipertensi Di Puskesmas Ubung Lombok Tengah. Jurnal Keperawatan Terpadu, 1(1), 38-49.

Suryani, E., & Fatimah, S. (2021). Stabilitas emosional dan pengaruhnya terhadap proses pemulihan pada pasien gangguan jiwa. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(2), 88–96.

Tambunan, A., Simbolon, R., & Sihotang, D. (2021). Hipertensi: Konsep dan Penatalaksanaan. Medan: CV. Widina Bhakti Persada Bandung.

Tawaang, D. (2020). Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Sedang-Berat di Ruang Irina C BLU Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal Keperawatan, 8(1), 1–10.

Wahyuni, S., & Andini, R. (2022). Teknik relaksasi napas dalam sebagai intervensi untuk stabilitas emosional pasien psikiatri. Jurnal Keperawatan Jiwa Sehat, 5(1), 50–58.

World Health Organization. (2022). Hypertension.

World Health Organization. (2022). Mental Disorders. Retrieved from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-disorders

Downloads

Published

29-08-2025

How to Cite

Yora Nopriani, & Wufit Sauliah. (2025). Efektivitas Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Stabilitas Emosional dan Tekanan Darah Pada Pasien Gangguan Jiwa dengan Hipertensi di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 5055–5062. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2562

Most read articles by the same author(s)