Penguatan Ketahanan Pangan melalui GEMAS CETING: Gerakan Menanam Sayuran Cegah Stunting di Kelurahan Kalinyamat Kulon

Pengabdian

Authors

  • Novi Febriyanti Universitas Alma Ata Yogyakarta
  • Bekti Surani Universitas Alma Ata Yogyakarta
  • Sindy Asdistia Universitas Alma Ata Yogyakarta
  • Vani Nadea Herawati Universitas Alma Ata Yogyakarta
  • Fremmuzar Firman Assyifa Universitas Alma Ata Yogyakarta
  • Mia Susilowati Universitas Alma Ata Yogyakarta
  • Fadia Anastasya Agustin Universitas Alma Ata Yogyakarta
  • Agung Surya Lesmana Universitas Alma Ata Yogyakarta
  • Siti Lu’lu’ Istiqomah Universitas Alma Ata Yogyakarta
  • Fida Laelatul Kusnia Universitas Alma Ata Yogyakarta
  • Erika Andriana Universitas Alma Ata Yogyakarta
  • Indi Bella Silvia Universitas Alma Ata Yogyakarta
  • Manisha Karina Sulaiman Universitas Alma Ata Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2681

Keywords:

Stunting, Penanaman Sayuran, Ketahanan Pangan

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi, terutama pada masa balita. Di Kelurahan Kalinyamat Kulon, pada bulan September 2024  tercatat terdapat 13 balita mengalami stunting dan 4 ibu hamil mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK). Masalah stunting tersebut terjadi karena banyak orang tua belum menerapkan pola asuh yang baik, sehingga asupan gizi anak tidak tercukupi dengan optimal. Untuk mengatasi hal tersebut, Mahasiswa KKN-Tematik Universitas Alma Ata membuat sebuah inovasi program Gerakan Menanam Sayuran Cegah Stunting (GEMAS CETING). Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan mencegah stunting, serta membangun kesadaran akan pentingnya pola makan sehat dalam masyarakat. Metode dalam program tersebut dimulai dari observasi, penyuluhan dan pelatihan tentang gizi seimbang serta teknik menanam sayuran, dan implementasi praktik menanam langsung sayuran. Mahasiswa KKN-Tematik Universitas Alma Ata menyediakan 400 bibit yang meliputi bibit cabai, terong, dan sawi. Program GEMAS CETING menunjukkan bahwa inovasi ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang dan peran sayuran dalam mencegah stunting pada anak.

References

Adistie, F., Lumbantobing, V. B. M., & Maryam, N. N. A. (2018). Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Stunting dan Stimulasi Tumbuh Kembang pada Balita. Media Karya Kesehatan, 1(2), 173–184. https://doi.org/10.24198/mkk.v1i2.18863

A. T. R. C. Yudha et al., "Maslahah Value Optimization in Exploring Muslim Consumption Behavior," Journal of Islamic Marketing, ahead-of-print, 2025. [Online]. Available: https://doi.org/10.1108/JIMA-03-2024-0118

A. T. R. C. Yudha, R. R. Zidna, and N. Febriyanti, "Exploring a Consumption Value Model for Halal Cosmetics," Etikonomi, vol. 23, no. 2, pp. 465–480, 2024. [Online]. Available: https://doi.org/10.15408/etk.v23i2.36080

Cuciati, Dwi Uswatun Khasanah, T. H. (2024). EDUKASI STUNTING PADA IBU BALITA DI KELURAHAN BANDUNG KOTA TEGAL. Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate (JIMAT), 20–26.

Dermawan, A., Mahanim, M., & Siregar, N. (2022). Upaya Percepatan Penurunan Stunting Di Kabupaten Asahan. Jurnal Bangun Abdimas, 1(2), 98–104. https://doi.org/10.56854/ba.v1i2.124

Febriyanti, N., Syam, N., & Arifin, S. (2022). Patterns of Sharia-Based SMEs’ Mentoring and Development in K-UKM Clinic East Java. Proceedings of Islamic Economics, Business, and Philanthropy, 1(2), 318–331. Retrieved from https://jurnalfebi.iainkediri.ac.id/index.php/proceedings/article/view/250

Febriyanti, N., Rahmanto, D. N. A., & Nursyahidin, R. (2022, December). Contribution of Islamic Social Finance Philosophy BAZNAS of DI Yogyakarta in Malioboro MSMEs Empowerment Post Covid-19 Pandemic. In ICONIEB: International Conference of Islamic Economics and Business (Vol. 1, No. 1).

Furoidah, N., & Wahyuni, E. S. (2017). Peningkatan Hasil Sayuran Lokal Kabupaten Lumajang di Lahan Terbata. Jurnal Agri-Tek, 17(2).

Hutabarat, D. T. H., Bima, M. A., Syahfitri, N., & Manurung, S. D. (2024). Kajian Literatur Tentang Upaya Pencegahan Stunting Anak Melalui Imunisasi Dan Asupan Gizi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(April 2024), 298–310. http://repo.iain-tulungagung.ac.id/5510/5/BAB 2.pdf

Ilma Farida, Linawati Ningsih, Nur Aini, Nonik Kasiari, Putri Nurdiana, Syafira Maharany, & Qurrota A’yun. (2023). Menciptakan Masyarakat Mandiri Secara Sosial Ekonomi Melalui Program Ketahanan Pangan Di Desa Alassapi. ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 47–54. https://doi.org/10.58355/engagement.v2i1.19

Jatiningsih, S. P., & Budiono, I. (2023). Analisis Determinan Kejadian Stunting Anak Usia 24-59 Bulan Ditinjau Dari Status Bekerja Ibu Pada Keluarga Buruh Industri Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 23(4), 1–16.

Junaidi, Lukman Hakim, & Muhammad Syarif Hidayatullah Elmas. (2020). Penerapan Teknologi Hidroponik Tanaman Sawi Sebagai Salah Satu Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Pikatan Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo. Jurnal Abdi Panca Marga, 1(1), 1–5.

Loya, R. R. P., & Nuryanto, N. (2017). Pola asuh pemberian makan pada bayi stunting usia 6-12 bulan di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur. Journal of Nutrition College, 6(1), 84. https://doi.org/10.14710/jnc.v6i1.16897

Made, U., & Madinawati, M. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Optimalisasi Lahan Pekarangan Dengan Budidaya Sayuran Organik Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat. Jurnal Abditani, 3(1), 14–19. https://doi.org/10.31970/abditani.v2i0.38

Nasriyah, N., & Ediyono, S. (2023). Dampak Kurangnya Nutrisi Pada Ibu Hamil Terhadap Risiko Stunting Pada Bayi Yang Dilahirkan. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 14(1), 161–170. https://doi.org/10.26751/jikk.v14i1.1627

Prastia, T. N., & Listyandini, R. (2020). Keragaman Panganberhubungan Denganstuntingpada Anak Usia 6-24 Bulan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 33–40.

Rina Hizriyani, T. S. A. (2021). PEMBERIAN ASI EKSLUSIF SEBAGAI PENCEGAHAN STUNTING. Jurnal Jendela Bunda, 8(2), 56–58. https://ojs.nchat.id/index.php/nchat/article/view/13

Roudlotul Badi’ah, Atfi Indriany Putri, Arni Putri Awaliyah Umar, Ahmad Syauqi, & Maria Arista Ulfa. (2023). Edukasi Pencegahan Stunting Melalui Peningkatan Fungsi Pekarangan Rumah Sebagai Sumber Pangan. Communnity Development Journal, Vol.4(Kesehatan), 7754–7759.

Siregar, S. H., & Siagian, A. (2021). Hubungan Karakteristik Keluarga dengan Kejadian Stunting pada Anak 6 – 24 bulan di Kabupaten Langkat. Tropical Public Health Journal, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.32734/trophico.v1i1.6049

SKI. (2024). Prevalensi Stunting Kabupaten Tegal Tahun 2024.

Tegal, P. K. (2024). Komitmen Bersama Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting Kota Tegal.

Downloads

Published

09-09-2025

How to Cite

Novi Febriyanti, Bekti Surani, Sindy Asdistia, Vani Nadea Herawati, Fremmuzar Firman Assyifa, Mia Susilowati, Fadia Anastasya Agustin, Agung Surya Lesmana, Siti Lu’lu’ Istiqomah, Fida Laelatul Kusnia, Erika Andriana, Indi Bella Silvia, & Manisha Karina Sulaiman. (2025). Penguatan Ketahanan Pangan melalui GEMAS CETING: Gerakan Menanam Sayuran Cegah Stunting di Kelurahan Kalinyamat Kulon: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 5741–5746. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2681