Program Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Gizi Keluarga sebagai Upaya Pencegahan Stunting Sejak Masa Kehamilan
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2705Keywords:
kesehatan reproduksi, gizi keluarga, edukasi, stunting, pengabdian masyarakatAbstract
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan prevalensi 21,6% pada tahun 2022, yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu faktor penyebab stunting adalah kurangnya pemahaman keluarga mengenai kesehatan reproduksi dan gizi ibu sejak masa kehamilan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan gizi keluarga sebagai upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, dengan melibatkan 30 keluarga yang memiliki ibu hamil. Metode pelaksanaan mencakup tahap perencanaan, edukasi melalui penyuluhan interaktif dan simulasi praktik, serta pendampingan keluarga. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test menggunakan kuesioner, serta observasi praktik keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait kesehatan reproduksi dan gizi sebesar [xx%], serta peningkatan keterlibatan keluarga dalam mendukung ibu hamil melalui praktik penyusunan menu gizi seimbang dan peran aktif suami. Program ini membuktikan bahwa edukasi berbasis keluarga dapat menjadi strategi efektif dalam upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan.
References
Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020–2024. Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Darmayanti, N., Sulistyowati, T., & Pratiwi, N. (2019). The role of husband support in maternal health during pregnancy. Journal of Maternal and Child Health, 4(5), 353–361. https://doi.org/10.26911/thejmch.2019.04.05.05
Fitriani, F., Nurhidayah, I., & Sari, D. (2021). Maternal employment and child nutrition in Indonesia: A cross-sectional study. BMC Public Health, 21(1), 1234. https://doi.org/10.1186/s12889-021-11234-7
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Rahmawati, D., Yuliana, A., & Widiyanto, W. (2021). Effectiveness of interactive health education on pregnant women’s knowledge about nutrition. Malaysian Journal of Nutrition, 27(3), 451–460. https://doi.org/10.31246/mjn-2020-0102
Rizkianti, A., Wulandari, R., & Yuliani, R. (2020). Maternal age and nutritional status during pregnancy: Their impact on infant health outcomes. Journal of Health Research, 34(2), 89–97. https://doi.org/10.1108/JHR-10-2019-0245
Sari, P., Astuti, A., & Widodo, A. (2021). Cooking demonstration as an effective method to improve family nutrition behavior in Indonesia. Journal of Nutrition and Health Sciences, 8(2), 45–52. https://doi.org/10.15744/2393-9060.08.2021
Susilowati, T., Hartini, S., & Kusuma, D. (2020). Community-based health education to improve maternal and child health: A case study in Indonesia. Global Health Action, 13(1), 1794107. https://doi.org/10.1080/16549716.2020.1794107
WHO. (2020). Improving nutrition outcomes with better water, sanitation and hygiene: Practical solutions for policies and programmes. Geneva: World Health Organization.
WHO. (2020). Nutrition in universal health coverage. Geneva: World Health Organization.
Yunitasari, R., Lestari, T., & Wahyuni, S. (2020). Husband’s involvement in maternal health: Implications for maternal and neonatal outcomes. BMC Pregnancy and Childbirth, 20(1), 567. https://doi.org/10.1186/s12884-020-03209-7
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bayu Laksamana Jati, Budi Ermanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












