Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3325Keywords:
Pendidikan Karakter, Kearifan Lokal, NasionalismeAbstract
Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dilakukan untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, sosialisasi program, pelaksanaan, pendampingan dan monitoring, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan yang memanfaatkan kearifan lokal terbukti mampu memperkuat pendidikan karakter sekaligus menumbuhkan jiwa nasionalisme. Dengan mengintegrasikan cerita rakyat, permainan tradisional, ritual adat, serta kesenian daerah, ditambah dengan kegiatan seperti kunjungan ke situs sejarah, gotong royong, dan upacara bendera, nilai-nilai moral dan kebangsaan dapat ditanamkan secara alami dan penuh makna. Partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan program, yang ditandai dengan terbentuknya kelompok kerja budaya sebagai penggerak pelestarian dan pendidikan karakter. Meskipun menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman awal, keterbatasan fasilitas, dan waktu yang terbatas. Namun, program ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya pemahaman dan keterampilan, meningkatnya solidaritas, kebersamaan, dan semangat gotong royong, serta terciptanya kebiasaan baru di masyarakat.
References
Atmaja, T. S. (2023). Upaya Meningkatkan Nasionalisme Peserta Didik Melalui Pembelajaran Berbasis Budaya. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 4335–4344.
Bismark, B., Nasaruddin, N., & Ruslan, R. (2025). Penerapan Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Peningkatan Rasa Nasionalisme Peserta Didik di MIN I Bima. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 2(01), 53–58. https://doi.org/10.56842/jpk.v2i01.465
Bria, M. E. (2018). Penguatan Semangat Nasionalisme di Daerah Perbatasan Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Kearifan Lokal. Jupiis: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 38. https://doi.org/10.24114/jupiis.v10i1.8379
Islami, K. N., Herawati, J., Roring, A. D., Febriarti, R. W., Komalasari, L. P., & Firdaus, M. H. (2024). Implementasi Kebijakan Pendidikan Karakter dalam Program Kearifan Lokal oleh Dinas Pendidikan di Kabupaten Purawakarta. Jurnal Inovasi Global, 2(7), 807–816. https://doi.org/10.58344/jig.v2i7.123
Iswatiningsih, D. (2019). Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal di Sekolah. Jurnal Satwika, 3(2), 155. https://doi.org/10.22219/satwika.vol3.no2.155-164
Jati, D. H. P., Listiarum, F., Aprilia, H., & Oktovian, A. U. T. (2025). Peran Pemuda Dalam Mewujudkan Pendidikan Karakter Nasionalisme Dengan Mempertahankan Kearifan Lokal. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(2), 14–25. https://doi.org/10.37329/cetta.v8i2.4043
Khasanah, U. (2019). Implementasi Nilai Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Di Sdn 15 Indralaya Sebagai Upaya Penanaman Pendidikan Karakter Di Tengah Arus Globalisas. Prosiding Seminar Nasional 21 Universitas Pgri Palembang 05 Mei 2018, 4(1), 1–23.
Mahardika, A. (2017). Penanaman karakter bangsa berbasis kearifan lokal di sekolah. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan (Journal of Citizenship Education), 7(2), 16–27. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v7i2.4264
Maisaroh, I., Ma’zumi, & Hayani, R. A. (2022). Urgensi Kearifan Lokal dalam Penguatan Pendidikan Karakter. Pendidikan Karakter, 8(1), 85–102.
Marwanti, E. (2016). Membangun Semangat Nasionalisme di Sekolah Melalui Kearifan Lokal. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 3(1), 55–63.
Nur, A. (2017). Pengembangan perangkat pembelajaran collaborative learning berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan karakter nasionalisme dan kreatif. Jurnal Prima Edukasia, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.21831/jpe.v5i1.8288
Purnama, S. (2021). Kearifan Lokal Masyarakat Adat Kampung Naga Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Masyarakat. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 12(1), 30. https://doi.org/10.26418/j-psh.v12i1.46325
Rahmawati, I. S., Sutrisna, D., & Nisya, R. K. (2023). Nilai-nilai Kearifan Lokal dan Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat Lutung Kasarung. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2), 1147–1157. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4397
Ronald Tambunan, J. (2021). Pengembangan pendidikan karakter dan budaya bangsa berwawasan kearifan lokal. JURNAL WIDYA, 1(2), 1–14. https://doi.org/10.54593/awl.v1i2.3
Rukiyati, R., & Purwastuti, L. A. (2016). Model Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Pada Sekolah Dasar Di Bantul Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(1), 130–142. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.10743
Suherlin, S., Annisa, N., & Rusdiana, E. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Kepahlawanan Syaikhona Muhammad Kholil Sebagai Upaya Meningkatkan Jiwa Nasionalisme dan Patriotisme pada Generasi Muda. Parjhuga : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Daerah, 1(1), 9–18. https://doi.org/10.60128/parjhuga.v1i1.4
Totok, T. (2017). Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Berbasis Kearifan Lokal untuk Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa. Prosiding Konferensi Nasional Kewarganegaraan III 11, November, 400–408.
Wigunadika, I. W. S. (2018). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Bali. Purwadita, 2(2), 91–100.
Zulkarnaen, M. (2022). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal di Era Milenial. AL MA’ARIEF : Jurnal Pendidikan Sosial Dan Budaya, 4(1), 1–11. https://doi.org/10.35905/almaarief.v4i1.2518
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rinovian R, Tugas Tri Wahyono, Slamet Riyadi, Ibrahim, Samuji

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












