Ekonomi Kreatif Terpadu dan Pemberdayaan Digital untuk Pembangunan Pedesaan yang Inklusif
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.3669Keywords:
Transformasi digital pedesaan; pemberdayaan ekonomi kreatif; kapasitas pemasaran digital; literasi kesehatan mental; daya saing UMKM; inklusi sosial; pembangunan berbasis masyarakatAbstract
Studi ini menyelidiki dampak pelatihan ekonomi kreatif terpadu, pemberdayaan pemasaran digital, dan intervensi kesadaran kesehatan mental terhadap inklusi sosial ekonomi pedesaan dan kesiapan digital. Penelitian ini menggunakan desain metode campuran partisipatif yang melibatkan 85 partisipan komunitas, termasuk kelompok rentan dan pelaku UMKM. Penilaian Pedesaan Partisipatif dan Penelitian Aksi Partisipatif memandu implementasi program, sementara survei pra-pasca dan evaluasi kualitatif mengukur perubahan dalam keterampilan vokasional, literasi digital, dan kesadaran kesehatan mental. Hasilnya menunjukkan peningkatan sebesar 47% dalam keterampilan ekonomi kreatif peserta, dengan produksi batik dan tie-dye menunjukkan potensi yang kuat untuk menghasilkan pendapatan. Kapasitas pemasaran digital meningkat secara substansial, dengan partisipan UMKM melaporkan peningkatan visibilitas produk daring sebesar 52% dan peningkatan keterlibatan pelanggan sebesar 38% di seluruh platform media sosial. Intervensi edukasi kesehatan mental menghasilkan peningkatan literasi kesehatan mental sebesar 43% dan penurunan stigma yang signifikan, sebagaimana tercermin dalam skor evaluasi pra-pasca. Dampak di tingkat komunitas meliputi penguatan kohesi sosial, peningkatan kolaborasi pemangku kepentingan, dan peningkatan kapasitas penceritaan digital dalam upaya pencitraan desa. Temuan-temuan ini menyoroti efek sinergis dari strategi pemberdayaan terpadu dalam mendukung pembangunan pedesaan yang inklusif. Studi ini berkontribusi pada pengetahuan terkini dengan menunjukkan bagaimana transformasi digital, pemberdayaan ekonomi kreatif, dan pendidikan kesehatan mental secara bersama-sama memajukan ketahanan sosial-ekonomi dan inklusi masyarakat. Implikasinya menggarisbawahi pentingnya kerangka kerja pemberdayaan multidimensi dan perlunya penelitian lebih lanjut tentang keberlanjutan jangka panjang melalui integrasi kelembagaan.
References
Adriany, V., Widaningsih, L., Yulindrasari, H., Aryanti, T., & Shantini, Y. (2023). Penerapan model pembelajaran anak usia dini yang berkeadilan gender. Jurnal Pendidikan Orang Dewasa dan Masyarakat Indonesia, 5(1), 51–58.https://doi.org/10.17509/ijace.v5i1.64271
Afandi, A., Amsari, S., & Hayati, I. (2023). Pelatihan pemasaran digital oleh Lazismu Kota Medan untuk meningkatkan daya saing UMKM. Pemberdayaan Masyarakat, 8(5), 676–681.https://doi.org/10.31603/ce.9122
Agung, L., & Ansory, M. (2025). Perancangan produksi video storytelling untuk masyarakat Kampung Gamis Desa Karamat Mulya. Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(1), 551–558.https://doi.org/10.35568/abdimas.v8i1.5910
Aminuddin, M., A'yun, I., Rosyidah, I., & Sunnah, S. (2022). Upaya pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi kreatif di Lembaga Kursus dan Pelatihan Kecantikan (LKP) Bubah Desa Banjarworo Bangilan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Kita, 3(2), 1–12.https://doi.org/10.52166/baktikita.v3i2.3390
Amrozi, Y., Putranto, H., Amin, F., & Az-Zahra, T. (2022). Bantuan batik tulis di Pondok Pesantren Nurul Huda Situbondo melalui e-commerce untuk meningkatkan taraf sosial ekonomi. Keterlibatan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 187–203.https://doi.org/10.29062/keterlibatan.v6i1.1168
Atienza-Carbonell, B., Hernández-Évole, H., & Balanzá-Martínez, V. (2022). Intervensi “pasien sebagai pendidik”: mengurangi sikap stigmatisasi terhadap penyakit mental di kalangan mahasiswa kedokteran. Frontiers in Public Health, 10.https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.1020929
Bai, X., & Lin, Y. (2025). Dampak literasi digital terhadap partisipasi desa digital pada perempuan tertinggal di pedesaan melalui mediasi serial kepercayaan politik dan efikasi diri. Scientific Reports, 15(1).https://doi.org/10.1038/s41598-025-16093-3
García, J., Carmona, M., Torres, J., & Fernández, P. (2022). Integrasi teknologi baru dalam konteks pendidikan yang kurang beruntung secara sosial-ekonomi: Pandangan para pakar internasional. Jurnal Pembelajaran Berbantuan Komputer, 38(4), 1185–1197.https://doi.org/10.1111/jcal.12677
Goh, C., Shahwan, S., Lau, J., Ong, W., Tan, G., Samari, E., … & Chong, S. (2021). Memajukan penelitian untuk menghilangkan stigma penyakit mental: sebuah studi intervensional untuk meningkatkan sikap masyarakat terhadap depresi di kalangan mahasiswa di Singapura. BMC Psychiatry, 21(1).https://doi.org/10.1186/s12888-021-03106-4
Izzalqurny, T., Muḥammad, M., Utomo, M., & Ferdiansyah, R. (2024). Bantuan branding BUMDes Tambakasri dalam meningkatkan nilai organisasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 264–274.https://doi.org/10.32815/jpm.v5i1.2032
Jatnika, D., Burhanudin, M., Santoso, M., & Septiyanti, S. (2024). Teori pemberdayaan dan desa digital: wawasan dari Program Desa Digital Jawa Barat. Jurnal Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia, 5(3), 227–245.https://doi.org/10.46456/jisdep.v5i3.623
Jieutsa, L., Gbaguidi, I., Nadifi, W., & Koseki, S. (2024). Penerapan teknologi digital di kota-kota Afrika: isu-isu yang muncul dan rekomendasi kebijakan untuk pemerintah daerah. Data & Kebijakan, 6.https://doi.org/10.1017/dap.2024.7
Maina, S., & Simiyu, K. (2024). Transformasi digital dalam radio komunitas: memperluas jangkauan upaya inklusi sosial di Mathare FM, Nairobi, Kenya. Jurnal Penelitian Empiris Afrika, 5(4), 934–944.https://doi.org/10.51867/ajernet.5.4.76
M, A., & Marsuki, M. (2024). Strategi kepala desa dalam meningkatkan inklusi sosial di Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru. Jurnal Internasional Pendidikan Ilmu Sosial dan Manajemen, 4(2), 341–356.https://doi.org/10.52121/ijessm.v4i2.254
Nisa, A. (2023). Dampak KTT G20 di Bali terhadap ekonomi kreatif dan pariwisata: analisis dampak ekonomi dari berbagai acara tingkat tinggi. Toursci, 1(2), 55–59.https://doi.org/10.62885/toursci.v1i2.70
Nugroho, C., Wulandari, A., Maulana, D., Rina, N., & Kalaloi, A. (2025). Komunikasi dan literasi digital untuk pemberdayaan UMKM: bukti dari desa digital di Indonesia. Jurnal Internasional Penelitian Inovatif dan Kajian Ilmiah, 8(3), 4523–4535.https://doi.org/10.53894/ijirss.v8i3.7544
Purnamawati, I., & Adnyani, N. (2024). Manajemen desa wisata berbasis digital dengan konsep ekonomi hijau dan harmonisasi sebagai kekuatan pariwisata. Jurnal Manajemen Perhotelan, 10(1), 35–42.https://doi.org/10.9744/jmp.10.1.35-42
Rafiq, M. (2023). Menjembatani kesenjangan digital melalui inklusi sosial: studi analisis lintas negara di Pakistan, India, dan Bangladesh. Jurnal Dampak Ekonomi, 5(1), 69–75.https://doi.org/10.52223/jei5012308
Rahayu, R., Ratum, A., Zaini, S., & Fadillah, C. (2023). Branding dengan pendekatan video storytelling: Identitas Desa Bungbulang. Web Konferensi E3S, 388, 04041.https://doi.org/10.1051/e3sconf/202338804041
Ramadhani, R., Kalis, M., Semet, J., Kurniawan, O., & Richa, A. (2025). Pemberdayaan UMKM berbasis digital untuk meningkatkan daya saing Desa Bange, Kabupaten Bengkayang. El-Mujtama Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1).https://doi.org/10.47467/elmujtama.v5i1.5755
Rosalia, F., Hermawan, D., Wulandari, J., & Kagungan, D. (2024). Sinergi aktor triple helix dalam pariwisata cerdas: kerangka kerja desa cerdas dalam kebijakan pengembangan desa wisata di Provinsi Lampung. Jurnal Hukum dan Pembangunan Berkelanjutan, 12(5), e3317.https://doi.org/10.55908/sdgs.v12i5.3317
Saksono, H. (2023). Transformasi dan inovasi digital: upaya membuka kesejahteraan di Kepulauan Riau.https://doi.org/10.4108/eai.28-10-2023.2341812
Saputra, D., Yusnita, M., Noviyanti, I., Wahyudin, N., Sumar, S., & Kusumah, E. (2023). Program peningkatan daya saing ekonomi kreatif bagi UMKM di Kota Pangkalpinang. Pindahkan Jurnal Pengabdian dan Keterlibatan Masyarakat, 2(6), 184–190.https://doi.org/10.54408/pindah.v2i6.215
Scior, K., Hamid, A., Hastings, R., Werner, S., Belton, C., Laniyan, A., … & Kett, M. (2020). Stigma disabilitas intelektual dan inisiatif untuk melawannya dan mempromosikan inklusi di seluruh dunia. Jurnal Kebijakan dan Praktik dalam Disabilitas Intelektual, 17(2), 165–175.https://doi.org/10.1111/jppi.12330
Sitorus, S., Suriani, J., Maharani, R., Azwar, A., & Rafdeadi, R. (2025). Pemberdayaan masyarakat desa melalui literasi digital berbasis pemanfaatan e-commerce di Desa Karangsari – Kulon Progo. Jurnal Al-Ijtimaiyyah, 11(1), 61.https://doi.org/10.22373/al-ijtimaiyyah.v11i1.28787
Syahruddin, S., Jalal, N., Laiyan, D., Saragih, D., Oja, H., & Purnama, E. (2023). Adaptasi masyarakat dalam menghadapi tata kelola digital. Jurnal Ilmu Sosial Technium, 49(1), 393–399.https://doi.org/10.47577/tssj.v49i1.9831
Vučinić, N., Holnthaner, R., Erlač, S., Skokauskas, N., & Kumperščak, H. (2024). Stigma tentang kesehatan mental pada mahasiswa kedokteran tahun pertama di Slovenia. Jurnal Pendidikan Kedokteran dan Pengembangan Kurikuler, 11.https://doi.org/10.1177/23821205241283751
Waqas, A., Malik, S., Fida, A., Abbas, N., Mian, N., Miryala, S., … & Naveed, S. (2020). Intervensi untuk mengurangi stigma terkait gangguan jiwa di lembaga pendidikan: tinjauan sistematis. Psychiatric Quarterly, 91(3), 887–903.https://doi.org/10.1007/s11126-020-09751-4
Withers, M., Jahangir, T., Kubasova, K., & Ran, M. (2021). Mengurangi stigma terkait masalah kesehatan mental di kalangan mahasiswa di Asia-Pasifik: analisis konten video proposal yang diajukan mahasiswa. Jurnal Internasional Psikiatri Sosial, 68(4), 827–835.https://doi.org/10.1177/00207640211007511
Yasmita, I. G. A. L., Ayuk, N. M. T., & Kusmawan, I. M. H. (2025). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan UMKM Sektor Perdagangan di Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan. Yalamqa, 19(2), 627–635.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Safarudin Hisyam Tualeka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












