Analisis Hubungan Pelaksanaan 3M dan Eksistensi Genangan Air terhadap Keberadaan Larva Nyamuk
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5350Keywords:
Demam Berdarah Dengue, Aedes aegypti, 3M, genangan air, larva nyamukAbstract
Demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya pada negara-negara tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Kabupaten ponorogo merupakan salah satu wilayah di Provinsi Jawa Timur yang mengalami peningkatan kasus DBD secara signifikan. Upaya pencegahan DBD dilakukan melalui penerapan Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan perilaku 3M yang bertujuan untuk mengendalikan genangan air yang ada di lingkungan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pelaksanaan 3M dan eksistensi genangan air terhadap keberadaan larva nyamuk. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanayk 98 responden. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variabel serta perhitungan Odds Ratio (OR) dan Confidence Interval (CI). Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan 3M tidak memiliki hubungan yang signifikan secara statistic dengan keberadaan larva nyamuk (ρ = 0.124; OR = 3.33). Sebaliknya, eksistensi genangan air memiliki hubungan yang bermakna dengan keberadaan larva nyamuk (ρ = 0.048; OR = 2.93; 95% CI = 1.105-7,818). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa keberadaan genangan air merupakan faktor yang berhubungan dengan keberadaan larva nyamuk, sementara pelaksanaan 3M tidak menunjukan hubungan yang bermakna secara statistik. Oleh karena itu, pengendalian vektor perlu difokuskan pada pengelolaan lingkungan dan pengendalian genangan air di tingkat rumah tangga.
References
Abbasi, E. (2025). Aedes aegypti and dengue : insights into transmission dynamics and viral lifecycle. Epidemiology and Infection, 153, 3.
Dinas Kesehatan Ponorogo. (2024). Profil Kesehatan Kabupaten Ponorogo Tahun 2024.
Herath, J. M. M. K., Silva, W. A. P. P. De, Weeraratne, T. C., & Karunaratne, S. H. P. P. (2024). Breeding Habitat Preference of the Dengue Vector Mosquitoes Aedes aegypti and Aedes albopictus from Urban , Semiurban , and Rural Areas in Kurunegala District , Sri Lanka. Journal of Tropical Medicine, 2024, 1. https://doi.org/10.1155/2024/4123543
Hijriah, N., Rahman, & Sulaeman, U. (2021). Hubungan Perilaku 3m Plus Irt Dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti Di Antang Perumnas Makassar. Window of Public Health, 1(5), 604.
Kampango, A., Candrinho, B., Sibindy, S., Luciano, J., Almeida, G. De, Garcia, G. A., David, M. R., Maciel-, R., & Gudo, E. S. (2018). Distribution and breeding sites of Aedes aegypti and Aedes albopictus in 32 urban / peri- urban districts of Mozambique : implication for assessing the risk of arbovirus outbreaks. PLoS Neglected Tropical Diseases, 12, 5.
Kemenkes RI. (2021). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/4636/2021.
Nurbaeti, T. S., Pangarsi, S., & Kusuma, D. (2024). Hubungan Perilaku 3M dengan Keberadaan Jentik Nyamuk di Desa Mekarsari Kecamatan Patrol Tahun 2024. Graha Medika Public Health Jurnal, 3(2), 82.
Prameswarie, T., Ramayanti, I., Ghiffari, A., Hartanti, M. D., Anggina, D. N., & Silvana, R. (2023). Aedes Aegypti Hatchability and Larval Development Based on Three Different Types of Water. Majalah Kesehatan Indonesia, 4(1), 30. https://doi.org/10.47679/makein.2023124
Rasjid, A., Khaer, A., & Febrianti, R. (2023). Hubungan Faktor Lingkungan Dan Kebiasaan Masyarakat Dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti Di Kecamatan Majaulengkabupaten Wajo. Jurnal Sulolipu : Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 23(1), 34.
Rau, M. J., & Nurhayati, S. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes Aegepty di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara (Cross Sectional Study di Sulawesi Tengah, Kota Palu). Media Publikasi Promosi KesehatanIndonesia, 4(2), 222.
Salsabilla, D., & Achdiani, Y. (2025). Peningkatan Sanitasi Lingkungan Dalam Memutus Rantai Penularan Penyakit Demam Berdarah. Medic Nutrica, 21, 3. https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644xa
Siregar, S., Mulyani, S., Rizky, V. A., Akmal, D., & Sutriyawan, A. (2023). Pengaruh Keberadaan Jentik dan Perilaku 3M Plus The Effect of the Existence of Larvae and 3M Plus Behavior on the Incidence of Dengue Hemorrhagic Fever. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9, 460.
Sutriyawan, A., Darmawan, W., Akbar, H., Habibi, J., & Fibrianti. (2022). Faktor yang Mempengaruhi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Melalui 3M Plus dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Ilmu Kesehatan Mayarakat, 2, 27–28.
WHO. (2024). Indonesia mengambil tindakan tegas dan perintis untuk memperkuat pengawasan kolaboratif multisumber terhadap demam berdarah. Jakarta: WHO.
WHO. (2025). World Health Organization. Retrieved 12 31, 2025, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/dengue-and-severe-dengue
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yasmin Lail Ramadhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












