Pelatihan Menabung Sejak Dini di Panti Asuhan Parapattan

Pengabdian

Authors

  • Samuel Horas Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jayakarta
  • Kuncoro Wibowo Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jayakarta
  • Eduward Tony Sitorus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jayakarta
  • Ringkot P Nainggolan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jayakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7091

Keywords:

Kebiasaan Menabung, Pendidikan Usia Dini, Kemandirian, Kesejahteraan Anak, Hak Anak

Abstract

Panti Asuhan adalah suatu tempat yang memiliki kepedulian dan terpanggil untuk mempunyai rasa tanggung jawab kepada anak-anak yang berada di dalam keadaan tidak normal atau tidak layak disebabkan tidak memiliki orang tua, keluarga atau dapat juga dikarenakan ketidaksanggupan bahkan ketidakpedulian keluarga terhadap mereka. Panti Asuhan dibangun untuk memberikan pelayanan agar terwujud kesejahteraan sosial bagi anak terlantar tersebut dengan cara mengambil peran sebagai pengganti orang tua atau wali anak terlantar kemudian mencukupi kebutuhan fisik, mental dan juga sosial mereka. Bentuk layanan utama bagi anak-anak kurang beruntung tersebut adalah memberi pelayanan di bidang pendidikan. Melihat keadaan panti asuhan pada umumnya mudah ditemui minimnya literasi, pemahaman dan juga perlakuan pendidikan bagi para anak-anak penghuni panti asuhan. Masalah pendidikan seperti yang tertuang di dalam Undang-Undang Dasar 1945 adalah hak setiap warga negara, tertulis pada pasal 31 ayat 1,, yakni: Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Bahkan tujuan “Mencerdaskan kehidupan bangsa” adalah merupakan salah satu dari empat tujuan utama negara Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 alinea keempat. Begitu pentingnya arti pendidikan bagi negara Indonesia. Pendidikan juga berperan dalam pembentukan sikap maupun orientasi (pengenalan) anak terhadap kondisi belajar, membentuk perilaku, kebiasaan yang baik dan benar juga menambah pengetahuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tujuan agar anak-anak penghuni Panti Asuhan Parapattan dapat memiliki kesadaran serta kebiasaan menabung, menyisihkan uang yang dimiliki untuk nantinya dapat digunakan bagi hal-hal yang lebih bernilai. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ditujukan kepada anak-anak penghuni Panti Asuhan Parapattan dari rentang jenjang pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) hingga jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) yang keseluruhannya berjumlah 36 anak. Dalam melakukan pelatihan dan pendidikan menabung sejak dini kepada anak-anak penghuni Panti Asuhan memakai metode penyuluhan dengan menerangkan dan menerapkan langsung melalui paparan narasi, juga contoh nyata cara menabung serta menjelaskan manfaat menabung yang semuanya itu diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, keterampilan juga kreativitas anak panti asuhan. Anak-anak penghuni Panti Asuhan Parapattan pada umumnya telah mampu membaca, menulis, maupun berhitung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tujuan agar anak-anak penghuni Panti Asuhan Parapattan dapat memiliki kesadaran serta kebiasaan menabung, menyisihkan uang yang dimiliki untuk nantinya dapat digunakan untuk hal yang lebih bernilai. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini memperlihatkan antusiasme yang sangat tinggi dari anak-anak tersebut juga keikutsertaan yang total serta termotivasi untuk melakukan kebiasaan menabung demi masa depan yang cerah. Diharapkan kegiatan seperti ini sering dilaksanakan untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak panti asuhan.

References

Annajah, U., & Falah, N. (2016). Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Motivasi Berprestasi Anak Panti Asuhan Nurul Haq Yogyakarta, 13(1), 102–115.

Astuti, M. Kebijakan Kesejahteraan dan Perlindungan Anak, Studi Kasus Evaluasi Program Kesejahteraan Sosial Anak. 2013. Jakarta: P3KS Press

Aunurrahman, Belajar dan Pembelajaran, Bandung : Alfabeta, 2014.

Dalyono dan Slameto, Bentuk-Bentuk Perhatian Pengasuh, Bandung : CV Pustaka Setia 2011.

Epin, Maria Natalia Wainip, and Yumiad Fernando Richard. "Penyuluhan Metode Pembayaran Non Tunai Via Uang Elektronik Pada Pengusaha Kantin Di Universitas Musamus Merauke." Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 3.2 (2022): 116-121.

Gharnish Tiara Resty. (2015). Pengaruh Penerimaan Diri Terhadap Harga Diri Remaja Di Panti Asuhan Yatimputri Aisyiyah Yogyakarta, (November).

Husein, ‘Peran Pengasuh Panti Asuhan Yayasan Melati Alkhairat Ambon Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Anak Asuh’, Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 1 (2019), 33

Indrabayu, Warni, E., Nurtanio, I., Yohannes, C., Ais, A., Alimuddin, P., … Anisah, S. N. (2023). Penerapan Game untuk Belajar Matematika Menyenangkan di Panti Asuhan Al-Khaerat Makassar Indrabayu. Jurnal Tepat (Teknologi Terapan Untuk Pengabdian Masyarakat), 6(2), 328–335.

Khodijah, Nyayu. Psikologi Pendidikan , Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2014.

Konvensi Hak Anak oleh UNICEF pada tahun 1989

Lidia Enjela, & Atika, T. (2022). Meningkatkan Kepercayaan Diri Serta Minat Belajar Anak Dengan Motivasi dan Apresiasi di Panti Asuhan Karya Betzy. ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial Dan Humaniora, 1(1), 283–286. https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v1i2.578

Lukman, M. (2000). Kemandirian Anak Asuh Di Panti Asuhan Yatim Islam Ditinjau Dari Konsep Diri Dan Kompetensi Interpersonal, 5(10).

Mahmud, A. (2023). Edukasi Akhlak dan Model Pembelajaran yang Efektif di Panti Asuhan Al Hidayah Makassar: Transformasi Sosial untuk Masa Depan yang Lebih Baik. Ruang Komunitas : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 79–88. https://doi.org/10.24252/rkjpm.v1i2.41761

Miftahir Rizqa, dkk. (2025). ‘Pengabdian Kepada Masyarakat Bakti Sosial Bersama Panti As-Shohwah, Pekanbaru 123 Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Submitted : Juni Reviewed : Juni Accepted : Juni Email ’:, 2021, 35–42

Muhammad Ali, M. A. (2014). Psikologi Remaja (Perkembangan Peserta Didik). Jakarta: Bumi Aksara.

Nasution, H. F. (2021). Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Bimbingan Belajar Gratis. Indonesian Journal Of Community Service, 1(1), 66–73.

Natasha, D. R. (2016). Peran Pendidikan Panti Asuhan Dalam Mengembangkan Kemandirian Anak (Studi Kasus: Panti Asuhan Aisyiyah Semarang) Skripsi.

Orphanage, Abba, Abba Love, Care Foundation, Irene Ipijei, Maria Natalia, Wainip Epin, and others, ‘SAGU : Jurnal Pengabdian Masyarakat’, 1 (2024), 41–51

Pedoman Depsos RI, Buku Petunjuk Pelaksanaan Penyantunan dan Pengentasan Anak Melalui Panti Asuhan, Jakarta : Balai Pustaka, 1986.

Rahmah, S., & Ilyas, A. (2014). Masalah-Masalah Yang Dialami Anak Panti Asuhan Dalam Penyesuaian Diri Dengan Lingkungan, 3(3).

Richard, Yumiad Fernando, and Maria Natalia Wainip Epin. "Penerapan Ilmu Manajemen Dalam Meningkatkan Minat Investasi Generasi Z Pada SMA Negeri 3 Merauke." Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia 3.5 (2024): 34-40.

Sardiman, Interaksi dan Motivasih Belajar Mengajar, Jakarat : PT Raja Grafindo Persada 2012.

Sibagariang, S. A., Siahaan, S. M. L., Sitanggang, P. M., Sihombing, S. R., Sembiring, Y. J., Simbolon, N., … 1Universitas. (2024). Peran Orang Dewasa pada Perkembangan Anak di Panti Asuhan Elim. Jurnal Masyarakat Berdaya Dan Inovasi, 5(2), 25–31. https://doi.org/https://doi.org/10.33292/mayadani.v5i2.191

Simamora, Rotua, Adolf Situmorang, Aditya Pardiyanto, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, and Elisabeth Rotua Simamora, ‘Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat’, Kilas Artikel Abstrak, 4 (2024), 219–27 https://doi.org/10.58466/literasi

Sitorus, H. V., Simorangkir, S. B. T., Pahmi, K., & Juliani, . (2018). The Effect of Parents’ Socio-economic Status and Learning Environments on Student Achievements. Proceedings Ofthe 1st Unimed International Conference on Economics Education and Social Science, (1), 165–170. https://doi.org/10.5220/0009497801650170

Situs yang membahas tentang perlindungan perempuan dan anak: http://disnakertrans.kaltimprov.go.id/berita-203-sosialisasi-kebijakan-hukum-tentang-perlindungan-perempuan-dan-anak.html

Sunartik, Pola Pengasuh Anak Secara Tradisional, Jakarta : PT Raja Grafindo Persada, 1989.

Susanti, S., Ginting, T. G. N. B., Barus, K. S. B., & Ginting, A. P. B. (2025). Strategi Pekerja Sosial dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Asuh di Panti Asuhan Cahaya Berkat Abadi Jl . Bunga Terompet I Padang Bulan Selayang II Kec . Medan Selayang Sumatera Utara. JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner Vol., 01(05), 905–911.

Tiara Fany Chintia Silitonga, Wulan Purnama Sari Simatupang, Loise Chisanta Ginting, Muhammad Aimar Zaidan, & Harrys Cristian Vieri. (2023). Peran Panti Asuhan Yayasan Rumah Bakti Kasih Anak Indonesia dalam Membentuk Karakter Anak Panti. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(1), 1–6. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v2i1.1461

Undang – Undang Republik Indonesia No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

Utari Ridhayanti. (2018). Peran Pengasuh Dalam Pembinaan Kemandirian Anak

Yahyasulthoni. (2013). Strategi Pembentukan Karakter Anak Di Panti Asuhan Muhammadiyah Wiyung Surabaya. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 1(1), 272–287.

Downloads

Published

10-07-2026

How to Cite

Horas Sarjana, S., Wibowo, K., Tony Sitorus, E., & P Nainggolan, R. (2026). Pelatihan Menabung Sejak Dini di Panti Asuhan Parapattan : Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 870–878. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7091