Pemanfaatan Sabut Kelapa Menjadi Pupuk Organik Sebagai Upaya Peningkatan Kesuburan Tanah Di Desa Barung-Barung
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7473Keywords:
Sabut Kelapa,Pupuk Organik, Kesuburan Tanah, Pemberdayaan Masyarakat, EM4Abstract
Desa Barung-Barung di Kabupaten Batu Bara memiliki sumber daya alam potensial berupa kelapa dan pisang yang berlimpah. Namun, masalah utama yang dihadapi adalah reproduksi tanah yang rendah sehingga hanya dapat ditanam dengan beberapa tanaman seperti minyak kelapa sawit, kelapa dan pisang barangan. Kondisi ini mendorong Mahasiswa KKN ( Kuliah Kerja Nyata) Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah untuk memberikan solusi inovatif untuk penggunaan limbah kelapa dalam pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesuburan tanah sambil mengurangi limbah kelapa belum digunakan secara optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan berbasis komunitas, termasuk tahap pengamatan kondisi tanah, mengumpulkan bahan baku, proses aplikasi dan perendaman, difermentasi dengan cairan EM4, serta sosialisasi warga yang terkait dengan produksi dan keunggulan pupuk organik. Hasilnya telah menunjukkan bahwa pupuk organik sabut kelapa memiliki kemampuan untuk meningkatkan struktur tanah dan meningkatkan ketersediaan nutrisi. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah pertanian dalam produk yang bermanfaat. Oleh karena itu, program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kesuburan tanah, tetapi juga memberikan nilai tambah di lingkungan dan masyarakat pedesaan yang diberdayakan.
References
Ahmad Mustanir, Rifni Nikmat Syarifuddin, H. H. (2022). Analisis Pengumpulan Data Masyarakat Metode Partisipatif. Jurnal Moderat, 5(3), 227–239.
Anugrah, R. A. (2021). Pengolahan Sabut Kelapa Sebagai Bahan Dasar Pupuk Organik Cair. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat, 965–971. https://doi.org/10.18196/ppm.23.405
Ariatma, A. A., Kadir, A., & Fahruddin, F. (2020). Pemanfaatan Limbah Serabut Kelapa Di Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Warta Desa (JWD), 1(3), 364–371. https://doi.org/10.29303/jwd.v1i3.81
Bulkaini, Syamsuhaidi, Sutaryono, Y., Dahlanuddin, Fajariswana, Zuana, Maulana, Mutia S, Ardana P, & Parwati. (2022). Inovasi Teknologi Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Sabut Kelapa. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(2), 204–208. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i2.1711
Kurnianingrum, I. (2023). Potensi Sabut Kelapa Sebagai Pupuk Organik Kaya Sumber Kalium K Sarim DY . 2021 . Studi Potensi Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Sebagai Pupuk Organik . Skripsi Universitas Hasanuddin , Makasar Artikel Lainnya. 2023–2025.
L, S. A. (2025). Allium ascalonium. 27, 31–36.
LISYANTO. (2024). Profil Desa 2024 (pp. 1–23).
Putri Ayu, D., Rahmadhani Putri, E., Rohmanniatul Izza, P., & Nurkhamamah, Z. (2021). Pengolahan Limbah Serabut Kelapa Menjadi Media Tanam. Jurnal Praksis Dan Dedikasi (JPDS), 4(2), 93–100.
Sulistiani, W. S. (2017). Pemanfaatan Serabut Kelapa Dalam Meningkatkan Kualitas Pupuk Organik Dari Ampas Tahu. BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi), 5(2), 142. https://doi.org/10.24127/bioedukasi.v5i2.793
Syahputra, F., Undadraja, B., Syaputra, M. A., Tinggi, S., Pertanian, I., Wacana, D., Dharma, S., & Metro, W. (2023). Pengolahan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Sidomekar. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(4), 2830–2834. https://doi.org/10.31949/jb.v4i4.6706
Trivana, L., & Pradhana, A. Y. (2017). Optimalisasi Waktu Pengomposan dan Kualitas Pupuk Kandang dari Kotoran Kambing dan Debu Sabut Kelapa dengan Bioaktivator PROMI dan Orgadec. Jurnal Sain Veteriner, 35(1), 136. https://doi.org/10.22146/jsv.29301
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dalimawaty Kadir, Aisha Aryaning Gusti, Muhammad Nouval Khairi, Winda Permata Sari Munte, Clariza Zahra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












