Penguatan Literasi Kesehatan Mental dan Strategi Koping Adaptif pada Siswa SMA Negeri 14 Maluku Tengah

Pengabdian

Authors

  • Criezta Korlefura Universitas Pattimura
  • Theophanny Paula Theresia Rampisela Universitas Pattimura
  • Dwi Shaka Bulan Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7538

Keywords:

Literasi Kesehatan Mental, Koping Adaptif, Remaja, Perundungan, Psikoedukasi

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental dan strategi koping adaptif pada siswa SMA Negeri 14 Maluku Tengah. Kegiatan dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terkait kesehatan mental, batasan antara perundungan dan bercanda, serta keterbatasan layanan bimbingan dan konseling di sekolah yang belum memiliki guru BK tetap. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi partisipatif dengan desain pre-test dan post-test. Subjek kegiatan terdiri dari 40 siswa kelas XI dan XII yang dipilih secara random. Intervensi dilakukan melalui pemberian materi literasi kesehatan mental, edukasi mengenai perundungan, serta pelatihan strategi koping adaptif seperti teknik STOP, grounding, dan problem solving. Data diperoleh menggunakan Skala Literasi Kesehatan Mental dan Skala Strategi Koping Adaptif, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji Paired Sample t-Test dengan bantuan SPSS. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi kesehatan mental dan strategi koping adaptif siswa setelah intervensi. Skor rata-rata literasi kesehatan mental meningkat dari 28.45 menjadi 38.20, sedangkan skor strategi koping adaptif meningkat dari 27.10 menjadi 36.75. Hasil uji beda menunjukkan nilai signifikansi p < 0.001 pada kedua variabel. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi psikoedukasi berbasis sekolah efektif dalam meningkatkan pemahaman kesehatan mental dan keterampilan koping adaptif pada remaja.

References

Grande, A. J., Berdan, L. G., Silva, V., & Colaborators. (2023). School-based interventions for mental health in adolescents: A systematic review. International Journal of Mental Health Systems, 17(1), 1–15. https://doi.org/10.1186/s13033-023-00545-2

Jorm, A. F. (2019). The concept of mental health literacy: Implications for public health. Australian & New Zealand Journal of Psychiatry, 53(5), 365–367. https://doi.org/10.1177/0004867419835358

Papalia, D. E., & Martorell, G. (2022). Experience human development (14th ed.). McGraw-Hill Education.

Pham, M. D., et al. (2024). Mental health problems among Indonesian adolescents: A systematic review. Journal of Adolescent Health. Advance online publication. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2024.02.015

Santrock, J. W. (2024). Adolescence (18th ed.). McGraw-Hill Education.

Setia Maha Yuni, I. G. A., Putri, D. A., & Widyastuti, N. L. P. (2025). Intervensi stres akademik pada remaja melalui pelatihan coping adaptif. Jurnal Psikologi, 13(1), 45–56.

Shahraki-Mohammadi, A., Bahrami, M., & Mohammadi, E. (2023). Systemic factors influencing adolescent mental health literacy: A systematic review. BMC Public Health, 23, 1123. https://doi.org/10.1186/s12889-023-15872-5

World Health Organization. (2023). Adolescent mental health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health

Yani, D. I., Sari, S. P., & Rahmawati, I. (2025). Adolescents’ perceptions of mental health challenges and needs in Indonesia: A qualitative study. BMC Public Health, 25, 89. https://doi.org/10.1186/s12889-025-11234-7

Downloads

Published

11-08-2026

How to Cite

Criezta Korlefura, Theophanny Paula Theresia Rampisela, & Dwi Shaka Bulan. (2026). Penguatan Literasi Kesehatan Mental dan Strategi Koping Adaptif pada Siswa SMA Negeri 14 Maluku Tengah: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 2780–2785. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7538