Penguatan Budaya Keselamatan Pelayaran melalui Edukasi dan Simulasi Keselamatan bagi Nelayan Tradisional di Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan

Pengabdian

Authors

  • Ari Sriantini Universitas Hang Tuah
  • Elva Febriana Universitas Hang Tuah
  • Nyoman Ardiana Universitas Hang Tuah
  • Dedy Kristiawan Universitas Hang Tuah
  • Supangat Universitas Hang Tuah

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7579

Keywords:

budaya keselamatan; edukasi; nelayan tradisional; pelayaran; simulasi

Abstract

Keselamatan pelayaran masih menjadi tantangan bagi nelayan tradisional akibat rendahnya pemahaman mengenai budaya keselamatan, penggunaan alat keselamatan, serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di laut. Permasalahan tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan pelayaran yang dapat berdampak pada keselamatan jiwa dan keberlanjutan aktivitas penangkapan ikan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran nelayan mengenai budaya keselamatan pelayaran melalui edukasi dan simulasi keselamatan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi penggunaan alat keselamatan, simulasi prosedur keadaan darurat, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 35 nelayan tradisional di Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 58,4 pada pre-test menjadi 86,9 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 48,8%. Persentase peserta yang memiliki kategori pengetahuan baik meningkat dari 31,4% menjadi 88,6%, sedangkan pemahaman mengenai penggunaan alat keselamatan meningkat dari 37,1% menjadi 91,4%. Selain itu, 94,3% peserta menyatakan lebih siap menerapkan prosedur keselamatan sebelum dan selama pelayaran setelah mengikuti kegiatan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang dipadukan dengan simulasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran nelayan terhadap pentingnya budaya keselamatan pelayaran. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir untuk mendukung terciptanya pelayaran yang lebih aman serta mengurangi risiko kecelakaan di laut.

References

Amalia, R., Hidayat, T., & Prasetyo, A. (2022). Peningkatan budaya keselamatan kerja pada masyarakat pesisir melalui edukasi keselamatan pelayaran. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(4), 221–229.

Hermanto. (2023). Sosialisasi keselamatan pelayaran bagi masyarakat nelayan dan awak kapal ikan. Jurnal Pengabdian Andalas, 2(1), 28–35.

Indrayani, N., Setyaningsih, Y., & Sulistiyani, S. (2023). Work safety aspects on the sea on small-scale fishermen in Jember Regency. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 12(2), 194–205.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2021). Pedoman keselamatan pelayaran bagi kapal perikanan skala kecil. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2022). Statistik kelautan dan perikanan Indonesia 2022. KKP RI.

Purnomo, D., Arifin, F., & Siregar, M. (2024). Strategi peningkatan kesadaran keselamatan dan keamanan pelayaran pada masyarakat nelayan. Jurnal Pengabdian dan Inovasi Indonesia, 5(1), 44–53.

Pusat Data, Statistik, dan Informasi Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2023). Kelautan dan Perikanan dalam Angka Tahun 2023. KKP RI.

Rahman, M., Putra, H., & Lestari, D. (2022). Efektivitas metode pre-test dan post-test dalam evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(1), 67–75.

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Pelayaran. Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Susanna, E., Sari, D., & Firmansyah, A. (2025). Penyuluhan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) bagi nelayan sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja. Jurnal Pendekar, 5(1), 15–23.

Wiyono, S., Marsudi, S., & Setiawan, A. (2023). Pelatihan teknik keselamatan pelayaran bagi masyarakat Desa Kamal, Madura. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pesisir, 2(1), 33–42.

Yuliana, N., Kurniawan, R., & Prabowo, H. (2022). Edukasi penggunaan alat keselamatan kapal bagi nelayan tradisional di wilayah pesisir Jawa Timur. Jurnal Abdimas Bahari, 3(2), 101–109.

Yusuf, M., Widodo, S., & Raharjo, B. (2024). Pemberdayaan masyarakat nelayan melalui pelatihan keselamatan pelayaran berbasis partisipatif. Jurnal Pengabdian Bahari Indonesia, 6(1), 55–64.

Zainuddin, A., Nugroho, B., & Suryanto, E. (2023). Implementasi budaya keselamatan (safety culture) pada nelayan tradisional melalui program pengabdian masyarakat. Jurnal Maritim Indonesia, 8(2), 118–127.

Downloads

Published

04-08-2026

How to Cite

Ari Sriantini, Elva Febriana, Nyoman Ardiana, Dedy Kristiawan, & Supangat. (2026). Penguatan Budaya Keselamatan Pelayaran melalui Edukasi dan Simulasi Keselamatan bagi Nelayan Tradisional di Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 2329–2334. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7579