Penguatan Karakter Religius Melalui Pembiasaan Sholawat Uhudiyah di Sikl Kuala Lumpur

Pengabdian

Authors

  • Mochammad Faisal Murad Universitas Islam Syarifuddin
  • Faiqotul Mala Universitas Islam Syarifuddin

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7601

Keywords:

Service Learning, Sholawat Uhudiyah, karakter religius, anak migran, Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL).

Abstract

Anak migran Indonesia di Malaysia menghadapi berbagai tantangan dalam pembentukan karakter religius akibat keterbatasan akses pembinaan keagamaan, lingkungan multikultural, serta minimnya pendampingan spiritual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat karakter religius anak migran melalui pembiasaan membaca Sholawat Uhudiyah di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Service Learning yang meliputi tahapan persiapan (preparation), pelayanan (service), refleksi (reflection), dan evaluasi (evaluation). Sasaran kegiatan adalah 150 anak migran Indonesia jenjang sekolah dasar. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sekitar 80% peserta belum mengenal maupun terbiasa membaca Sholawat Uhudiyah. Setelah pelaksanaan program secara rutin, terjadi peningkatan kemampuan peserta dalam membaca dan menghafal sholawat, meningkatnya pemahaman terhadap sejarah dan makna Sholawat Uhudiyah, serta terbentuknya kebiasaan membaca sholawat sebelum kegiatan pembelajaran dan salat berjamaah. Selain itu, partisipasi peserta menjadi lebih aktif dan karakter religius mulai berkembang melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Pendekatan Service Learning terbukti mampu mengintegrasikan proses pembelajaran dengan pelayanan kepada masyarakat sehingga memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual peserta didik. Program ini menunjukkan bahwa pembiasaan Sholawat Uhudiyah dapat menjadi alternatif strategi yang efektif dalam membangun karakter religius sekaligus memperkuat identitas keislaman anak migran Indonesia yang hidup di lingkungan multikultural.

References

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.

Salam, M., Awang Iskandar, D. N., Ibrahim, D. H. A., & Farooq, M. S. (2019). Service learning in higher education: A systematic literature review. Asia Pacific Education Review.

Wurdinger, S. D., & Carlson, J. A. (2021). Teaching for Experiential Learning: Five Approaches That Work. Rowman & Littlefield.

Lickona, T. (2013). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.

Muslich, M. (2022). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.

Samani, M., & Hariyanto. (2020). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Suyadi. (2020). Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Kurniawan, S. (2021). Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Implementasinya secara Terpadu di Lingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Arifin, Z. (2022). Implementasi budaya religius dalam pembentukan karakter peserta didik di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 19(2), 145–158.

Irwanto. (2021). Pembiasaan kegiatan keagamaan sebagai strategi penguatan karakter religius peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 95–108.

Banks, J. A. (2020). An Introduction to Multicultural Education (6th ed.). Pearson.

UNESCO. (2021). Reimagining Our Futures Together: A New Social Contract for Education. Paris: UNESCO.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. (2023). Diplomasi Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. (2023). Profil Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Kuala Lumpur: Sekolah Indonesia Kuala Lumpur.

Eyler, J., & Giles, D. E., Jr. (1999). Where's the Learning in Service-Learning? San Francisco, CA: Jossey-Bass.

Furco, A. (1996). Service-Learning: A Balanced Approach to Experiential Education. In B. Taylor (Ed.), Expanding Boundaries: Serving and Learning (pp. 2–6). Washington, DC: Corporation for National Service.

Zubaedi. (2021). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Downloads

Published

04-08-2026

How to Cite

Murad, M. F., & Mala, F. (2026). Penguatan Karakter Religius Melalui Pembiasaan Sholawat Uhudiyah di Sikl Kuala Lumpur: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 2439–2445. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7601