Pendampingan Sertifikasi Halal Self-Declare Bagi UMKM Makanan Ringan di Desa Alasbuluh: Tinjauan Maqashid Al-Syariah

Pengabdian

Authors

  • Uslan Adinata Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Abror Al-Robbaniyin
  • Sofiatul Wahidah Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Abror Al-Robbaniyin
  • Mabruroh Mabruroh Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Abror Al-Robbaniyin
  • Arini Asma Firdaus Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Abror Al-Robbaniyin
  • Jamilah Jamilah Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Abror Al-Robbaniyin

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7663

Keywords:

Sertifikasi Halal, Self-Declare, UMKM, Hukum Ekonomi Syariah, Maqashid Al-Syariah

Abstract

Kewajiban sertifikasi halal bagi produk makanan, minuman, dan jasa terkait telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Namun, UMKM skala rumahan di perdesaan masih menghadapi kendala literasi regulasi, digital, dan pembiayaan, sebagaimana ditemukan pada sentra UMKM makanan ringan di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Purpose. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pendampingan sertifikasi halal skema self-declare bagi UMKM makanan ringan di Desa Alasbuluh dalam perspektif maqashid al-syariah. Method. Kegiatan menggunakan pendekatan community-based participatory action melalui edukasi partisipatif, konsultasi regulasi, dan pendampingan teknis terhadap 10 pelaku UMKM, dengan analisis deskriptif-kualitatif terhadap perubahan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Results. Seluruh peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep dan prosedur sertifikasi halal, sementara 5 UMKM berhasil mengajukan sertifikasi melalui SIHALAL untuk pertama kalinya di desa tersebut, sekaligus membuka peluang kemitraan berkelanjutan antara perguruan tinggi dan desa sebagai pilot project. Conclusion. Pendampingan yang gratis, personal, dan berkelanjutan efektif mendorong kepatuhan halal UMKM mikro serta mencerminkan prinsip hifz al-mal dan perlindungan konsumen Muslim dalam kerangka maqashid al-syariah.

References

A’yun, N. (2025). Integrasi Maqashid Syariah dalam Ekonomi Islam: Perspektif Asy-Syatibi dan Implikasinya terhadap Kesejahteraan Umat. Al-Muttaqin: Jurnal Studi, Sosial, Dan Ekonomi, 6(2), 212–217. https://doi.org/10.63230/al-muttaqin.v6i02.309

Akim, Konety, N., Purnama, C., & Adilla, M. H. (2019). Pemahaman Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatinangor terhadap Kewajiban Sertifikasi Halal pada Produk Makanan. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 31. https://doi.org/10.24198/kumawula.v1i1.19258

Al Mustaqim, D. (2023). Sertifikasi Halal Sebagai Bentuk Perlindungan Konsumen Muslim: Analisis Maqashid Syariah dan Hukum Positif. AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics, 1(2), 54–67. https://doi.org/10.61553/abjoiec.v1i2.26

Auda, J. (2008). Maqasid Al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. International Institute of Islamic Thought.

Camelia, I., Achmad, L. I., Ainulyaqin, M. H., & Edy, S. (2024). Analisis Peran Sertifikasi Halal pada Bisnis UMKM Kabupaten Bekasi. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(2), 1474–1484.

Devi, A., & Mutoharoh, A. (2024). Analisis Persepsi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah tentang Proses Sertifikasi Halal Melalui BPJPH. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(3), 3768–3782.

Diyah Pertywi Setyawati, Siti Julaeha, Karismawati, Y., Syari Amanah, & Mastuti. (2026). Transformasi Digital UMKM Rengginang: Model Pendampingan Holistik Berbasis Participatory Action Research. Abdi Dharma, 6(1 SE-Articles), 1–12. https://doi.org/10.31253/ad.v6i1.4071

Faridah, H. D. (2019). Sertifikasi Halal di Indonesia: Sejarah, Perkembangan, dan Implementasi. Journal of Halal Product and Research, 2(2), 68–78.

Ilham. (2022). Pendampingan Sertifikasi Halal Self Declare pada Usaha Mikro dan Kecil Binaan Pusat Layanan Usaha Terpadu Sulawesi Selatan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia, 4(2).

Pardiansyah, E., Abduh, M., & Najmudin. (2022). Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) dengan Skema Self-Declare bagi Pelaku Usaha Mikro di Desa Domas. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 1(2), 101–110. https://doi.org/10.56303/jppmi.v1i2.39

Suhartini, E. (2024). Analysis of Halal Certification for Micro and Small Business Actors from the Perspective of Maslahah Principles and Legal Certainty. Al’ Adalah (Jember), 21(2). https://doi.org/10.24042/adalah.v21i2.23442

Ulum, B. (2024). Navigating Barriers to Self-Declared Halal Certification among Culinary MSMEs in Banten. Journal of Halal Control, 4(1).

Downloads

Published

10-08-2026

How to Cite

Adinata, U., Wahidah, S., Mabruroh, M., Firdaus, A. A., & Jamilah, J. (2026). Pendampingan Sertifikasi Halal Self-Declare Bagi UMKM Makanan Ringan di Desa Alasbuluh: Tinjauan Maqashid Al-Syariah: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 1847–1861. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7663