Hubungan Pola Asuh Dan Stimulasi Bahasa Dengan Speech Delay Pada Anak Pra Sekolah di Desa Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi

Penelitian

Authors

  • Putri Tinanta Sosang Universitas Widya Nusantara
  • Sringati Universitas Widya Nusantara
  • Ni Nyoman Udiani Universitas Widya Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7865

Keywords:

Anak Usia Prasekolah, Pola Asuh, Keterlambatan Bicara, Stimulasi Bahasa

Abstract

Keterlambatan bicara atau Speech Delay merupakan kondisi ketika seorang anak mengalami kesulitan dalam mengembangkan kemampuan bicara dan komunikasi yang sesuai dengan tahapan perkembangan normalnya. Hal ini dapat dipengaruhi oleh pola asuh dan stimulasi yang diberikan kepada anak. Tujuan penelitian adalah dianalisisnya hubungan pola asuh dan stimulasi bahasa dengan speech delay pada anak pra sekolah di Desa Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross-sectional. Populasi dalam penelitian adalah orang tua yang memiliki anak usia pra sekolah yang berjumlah 346 orang, jumlah sampel dihitung dengan rumus slovin yaitu 78 responden yang di ambil dengan Purposive sampling. Analisis menggunakan univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh demokratis yaitu sebanyak 43 responden (55,1%), memiliki stimulasi bahasa dalam kategori baik yaitu sebanyak 68 responden (87,2%) dan anak yang mengalami Speech delay sebanyak 40 orang (51,3%). Hasil uji analisis masing-masing variabel antara pola asuh dengan kejadian speech delay adalah 0,002 sedangkan antara variabel stimulasi bahasa dengan kejadian speech delay adalah 0,007. Simpulan: Terdapat hubungan antara pola asuh dan stimulasi bahasa dengan Speech Delay pada anak pra sekolah di Desa Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi.

References

Ananda, R. R., Muthia, A., Handayani, S., & Lestari, Y. S. (2024). Analisis penyebab speech delay pada anak studi di Klinik Kesehatan Jiwa Anak & Remaja RSUD Madani Kota Palu. Nosipakabelo: Jurnal Bimbingan Konseling, 5(1), 23–29.

Angeline. (2024). Pola asuh pemberian stimulasi berbahasa terhadap perkembangan bahasa anak usia 3–5 tahun di wilayah kerja Puskesmas di Provinsi Banten.

Atika. (2023). Kuesioner pola asuh orang tua.

Audina, M., Murtilita, M., & Putri, T. H. (2021). Stimulasi terhadap perkembangan bahasa pada anak usia 1-5 tahun: Literature review. ProNers, 6(2), 31–53.

Aurelia, et al. (2022). Hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian speech delay pada anak.

Aurellia, B. W., Hapsari, A., & Ekawati, R. (2023). Hubungan status gizi anak dan pengetahuan ibu tentang stimulasi bahasa dengan perkembangan bahasa anak di TK Aisyiyah Bustanul Athfal VI Kota Kediri. Jurnal Anestesi, 2(1), 13–25. https://doi.org/10.59680/anestesi.v2i1.727

Aurellia, B. W., et al. (2024). Peran stimulasi lingkungan dalam mengoptimalkan proses tumbuh kembang anak.

Baumrind, D. (2013). Authoritative parenting and child development.

Cahyanti. (2020). Hubungan pengetahuan orang tua, pola asuh dan status gizi dengan perkembangan bahasa anak usia prasekolah di PAUD Kota Samarinda. Borneo Student Research, 1(3), 2216–2223.

Carolin, et al. (2020). Hubungan stimulasi oleh orang tua dengan perkembangan anak usia toddler (1–3 tahun) di Posyandu Kecubung, Kelurahan Parung Serab, Kota Tangerang.

Damayanti, I. (2023). Pengaruh pola asuh orang tua & digital story telling terhadap emotional intelligence & keterampilan berbicara. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 11–22.

Firdausi Nuzulah, & Thoriqussuud, M. (2024). Pengaruh paparan digital dan minimnya interaksi orangtua terhadap terjadinya speech delay pada anak. Jurnal Konferensi Nasional Mahasiswa Bahasa Dan Sastra Arab, 1(1), 467–479.

Fitriani, et al. (2022). Faktor biologis dan lingkungan terhadap risiko terjadinya speech delay pada anak.

Gunarto, et al. (2023). Efektivitas stimulasi konsisten terhadap kemandirian dan kemampuan komunikasi anak.

Hasanah, & Sugito. (2020). Peran orang tua sebagai sumber stimulasi utama dalam perkembangan bahasa anak.

Hidayati, et al. (2023). Dampak kurangnya stimulasi interaktif terhadap keterlambatan perkembangan bahasa anak.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak di tingkat pelayanan kesehatan dasar (SDIDTK). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Pedoman dan prinsip stimulasi tumbuh kembang anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023: Prevalensi keterlambatan tumbuh kembang dan speech delay. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kusdaryanto, W. D., Agustina, N. N., & Wisesa, S. (2023). Pengaruh gadget terhadap keterlambatan bicara pada anak di era pandemi Covid-19. Mandala Of Health, 16(1), 56–65.

Latifah, A. (2020). Peran lingkungan dan pola asuh orang tua terhadap pembentukan karakter anak usia dini. JAPRA: Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal, 3(2), 101–112.

Lenty. (2025). Hubungan pola asuh orang tua dengan keterlambatan bicara pada anak usia 3–5 tahun di Biro Jasa Psikologi Creative Center Medica.

Ningsih. (2024). Prevalensi dan kejadian keterlambatan bicara pada anak prasekolah di Indonesia.

Nilam. (2020). Hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan bahasa dan bicara pada balita di Posyandu Gonilan Surakarta.

Norlita, Isnaniar, & Rizky, M. (2022). Pengetahuan orang tua tentang gangguan perkembangan speech delay pada anak usia 1-5 tahun di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru. Jurnal Kesehatan As-Shiha, 2(2), 116–136.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Nurhikmah, Darwis, & Dewi, I. (2023). Faktor yang berhubungan dengan kejadian speech delay pada balita usia 3-5 tahun. JIMPK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 3(5), 83–92.

Pratiwi, et al. (2023). Dukungan emosional pola asuh demokratis terhadap perkembangan komunikasi anak.

Putri, A. (2025). Tingkat gangguan perkembangan motorik halus dan keterlambatan bicara anak prasekolah (Data UNICEF).

Putri, et al. (2022). Pengaruh stimulasi membaca buku cerita dan permainan edukatif terhadap kemampuan bahasa anak.

Rahmawati, et al. (2023). Pemberian stimulasi keluarga dan peningkatan kemampuan komunikasi reseptif dan ekspresif anak.

Ratih, P. S., Nuryani, N., & Sandra, W. (2020). Analisis keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak study kasus anak usia 10 tahun. Konfiks: Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(1), 9–15. https://doi.org/10.26618/konfiks.v7i1.2963

Sari, et al. (2022). Penerapan pola asuh demokratis dan interaksi verbal pada keluarga anak prasekolah.

Sirjon, S. (2021). Keterlambatan berbicara pada anak usia 5-6 tahun. Jurnal Panrita, 2(1), 28–37.

Sofiah, et al. (2024). Dampak konsistensi pola asuh terhadap perkembangan bahasa anak.

Utami. (2025). Hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah di PAUDQU Itqan Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung

Downloads

Published

03-09-2026

How to Cite

Putri Tinanta Sosang, Sringati, & Ni Nyoman Udiani. (2026). Hubungan Pola Asuh Dan Stimulasi Bahasa Dengan Speech Delay Pada Anak Pra Sekolah di Desa Tongoa Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi: Penelitian . Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 3591–3602. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7865

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>