Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Inovasi Kerajinan Berbasis Serabut Kelapa Menjadi Pot Di Desa Karangpakis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7886Keywords:
Pemberdayaan Perempuan, Serat kelapa, pot bunga, karangpakisAbstract
Sebagai negara agraris tropis, Indonesia memiliki sumber daya kelapa yang melimpah; namun, pemanfaatan serat sabut kelapa sebagai produk bernilai ekonomi masih belum optimal. Sebagian besar sabut kelapa hanya dibuang atau dibakar, padahal bahan ini memiliki karakteristik unggul seperti ketahanan terhadap air, daya tahan yang tinggi, dan sifat biodegradable, sehingga ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan dampak pelatihan pemanfaatan serat sabut kelapa untuk membuat pot bunga terhadap pemberdayaan perempuan di Desa Karangpakis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh Kelompok Program Pengabdian Masyarakat (KKN) ke-20 Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen, pada tanggal 28 Agustus 2026, mulai pukul 14.00 WIB di Balai Desa Karangpakis, dengan melibatkan 45 peserta perempuan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi langsung, praktik kelompok, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah sabut kelapa menjadi kerajinan pot bunga yang layak jual. Peserta mampu membuat rangka pot dari kawat jaring, mengisi rangka tersebut dengan serat sabut kelapa yang telah diolah, serta menyelesaikan produk hingga tahap finishing. Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran lingkungan dan memperluas wawasan kewirausahaan di kalangan perempuan pedesaan. Dampak yang dihasilkan tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga ekologis dan sosial, sejalan dengan prinsip-prinsip ekonomi sirkular yang mengubah limbah menjadi sumber daya yang bernilai. Berdasarkan hasil ini, direkomendasikan agar program pelatihan serupa dikembangkan secara berkelanjutan dengan dukungan pemasaran digital dan bantuan teknis dari pihak-pihak terkait.
References
Abdullah Azzaki, D., Iqbal, M., Maulidia, V., Apriani, I., Dian Rahayu Jati, dan, Teknik Lingkungan, J., Teknik, F., & Tanjungpura Jl Hadari Nawawi, U. H. (2020). Potensi Pemanfaatan Limbah Serabut Kelapa (Cocofiber) Menjadi Pot Serabut Kelapa (COCOPOT). In Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah(Vol. 08, Issue 1). https://doi.org/10.26418/jtllb.v8i1.42730.
Agassi, T. N., Putri, P. G., & MH, M. P. (2022). Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Sebagai Produk Unggulan Lokal. Jurnal Pengabdian Nasional, 3(1), 1–6. https://jurnal.polinela.ac.id/JPN/article/view/2440
Arsyad, E. (2025). Peran Perempuan dalam Kegiatan Ekonomi Melalui Sektor UMKM di Galesong Kabupaten Takalar. EDUSOS: Jurnal Edukasi dan Ilmu Sosial, 2(2), 110–118. https://journal.ininnawaparaedu.com/edusos/article/download/477/324
Aventurado, J. N. T. D. C., Belan, X. A., & Manuel, D. V. (2022). Efficacy of Malus domestica (Apple) Pomace, Musa acuminata (Banana) Peel, and Cocos nucifera (Coconut) Fiber as Biopolymers in Producing Biodegradable Plant Pots. Animo Repository. https://animorepository.dlsu.edu.ph/cgi/viewcontent.cgi?article=1041&context=conf_shsrescon
B.D., A. I., Rizal, R., & Syaiful, M. (2023). Inovasi Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Pot Bunga Bagi Masyarakat Desa. Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 118–126. https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v4i2.107
Djuria, S. A. (2025). Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Pupuk Organik Cair dan Pot: Sebuah Studi Kasus di Desa Kiarapayung, Banten, Indonesia. Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat. https://journal.gmpionline.com/index.php/jskkm/article/view/638
Fanggidae, A. H. J. (2025). Pemberdayaan Masyarakat dengan Memanfaatkan Sabut Kelapa di Oenitu Desa Mata Air. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/394123884_Pemberdayaan_Masyarakat_dengan_Memanfaatkan_Sabut_Kelapa_di_Oenitu_Desa_Mata_Air
Feriady, T., Suryana, H., & Rahmat, D. (2020). Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Produk Bernilai Tambah. Jurnal Inovasi Pertanian, 8(2), 45–52. https://journal.unram.ac.id/index.php/wicara/id/article/view/8840
Hasibuan, R R., Setyanugraha, S., Amelia, S R., Arofah, A A., dan Pratiwi, A R. (2021). Penyuluhan Pemanfaatan Air Nira Pohon Kelapa Menjadi Gula Semut Untuk Meningkatkan Perkonomian Desa Kuripan Kabupaten Cilacap., Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Vol 9, No.1, Januari 2021: 107-111
Kuntardina, A., Septiana, W., Putri, Q W. (2022). Pembuatan Cocopeat sebagai Media Tanam dalam Upaya Peningkatan Nilai Sabut Kelapa, http://dx.doi.org/10.30734/j-abdipamas.v6i1.2333
Niza, A. K., Purnamasari, F., Ridwan, W., Bahar, A. S., & Muliani. (2026). Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Pot Tanam Anggrek Ramah Lingkungan Sebagai Produk Kreatif Bernilai Ekonomi. LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 112–120. https://doi.org/10.59734/lajpm.v3i2.326
Nontji, M., Galib, M., Amran, F. D., & Suryanti, S. (2022). Pemanfaatan Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat. JPPM: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 145–152. https://doi.org/10.30595/jppm.v6i1.7581
Siregar, E. (2021). Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Pot Bunga untuk Menunjang Perekonomian Warga Desa Pengalihan di Era Pandemi Covid-19. Jurnal Agro Indragiri, 8(2), 22–26. https://doi.org/10.32520/jai.v8i2.1748
Rusti, N., Widakdo, D S., dan Halil. 2025. Komodifikasi Limbah Sabut Kelapa sebagai Upaya Pengembangan Produk Kreatif Berbasis Potensi Lokal dalam Mendukung Perekonomian Anggota Kelompok Tani Diporejo Desa Kedayunan, urnal Pengabdian Nusantara, 9 (2), 2025,392-401, DOI: https://doi.org/10.29407/ja.v9i2.23534
Winarno, F. G. (2015). Kelapa Pohon Kehidupan. Gramedia Pustaka.Penyusunan Referensi yang mengikuti teknik yang standar harus dilakukan secara baku dan konsisten. Untuk menjaga konsistensi cara pengacuan, pengutipan dan referensi sebaiknya menggunakan aplikasi Reference Manager, seperti Zotero, Mendeley, atau aplikasi berbayar yang lain. Ditulis dalam spasi tunggal, antar daftar referensi diberi jarak 1 spasi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Imam Bukhori, Batrisyia Ramadhani, Ambyani Sri Afwa, Alinnuha Faza Naurina, Syifaul Jannah, Sindi Kriswanti, Tri Wahyuningsih, Muhammad Nailun Naja, Nafisatul Marhamah, Ade Septiawan, Isnaini Lilis Elviyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












