Penguatan Peran Mahasiswa dalam Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Melalui Pembentukan JAPAN (Jejaring Pemuda Aktif Negeri) di Politeknik Negeri Subang

Penelitian

Authors

  • Tita Nurmalinasari Hidayat Politeknik Negeri Subang
  • Dwi Wahyu Kartikasari Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1062

Keywords:

Creatif Economy, Student, Culture

Abstract

This research is motivated by the crucial role of students as the younger generation in the development of a culture-based creative economy in Subang Regency. The primary objective of this study is to establish JAPAN (Jejaring Pemuda Aktif Negeri) as a platform to enhance the knowledge, understanding, and awareness of Politeknik Negeri Subang students regarding the creative economy and the preservation of local culture. This study employs a qualitative approach with a descriptive method. The findings indicate that the level of knowledge and awareness among Politeknik Negeri Subang students regarding the creative economy and culture still needs improvement. The formation of JAPAN within Politeknik Negeri Subang is expected to be a strategic solution capable of accommodating students to actively participate in the development of a culture-based creative economy, strengthen regional identity, and encourage the sustainability of creative programs, such as the widely recognized promotion of Wisma Karya. The sustainability of JAPAN is crucial for ensuring that students' roles in Subang's creative economy and culture continue to evolve and deliver tangible impact to the community.

References

Basri, F. (2012). Ekonomi Kreatif: Ekonomi Baru Berbasis Kreativitas. Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Basri, M.C. (2012). Rumah Ekonomi Rumah Budaya. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Cresswell, J.W. (2013). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset (Memilih diantara lima pendekatan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Departemen Perdagangan RI. (2008). Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025: Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2009 – 2015.

El Hasanah, L. (2015). Pengembangan Wirausaha Muda Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal studi pemuda. 4 (2). [Online]. Tersedia di: https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.36812.

Fahrudin, A. (2008). Pemberdayaan Partisipasi dan Penguatan Kapasitas Masyarakat. Bandung: Humaniora.

Florida, R. (2014). The Rise of the Creative Class–Revisited. New York: Basic Books.

Geertz, C. (1992). Tafsir Kebudayaan (Refleksi Budaya). Yogyakarta: Kanisius.

Geertz, C. (2010). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books

Gibson, C. & Homan, S. (2004). Urban Redevelopment, Live Music and Public Space: Cultural performance and the re-making of Mrrickville. Internationaal Journal of Cultural Policy. 10 (1), 67-84.

Hindaryatiningsih, N. H. (2016). Model Proses Pewarisan Nilai-Nilai Budaya Dalam Tradisi Masyarakat Buton. Journal: Journal Of Social Science and Humanities. 18. (2). 108-115. [Online]. Tersedia di: https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v18i2.9228.

Howkins, J. (2001). The Creative Economy. UK : The Penguin Press. Kartasasmita, Ginanjar. 1996. Pembangunan untuk rakyat. Jakarta: Pustaka Cidesindo.

Irawan, A. (2015). Perkembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 15(1), 45-56.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2014). Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional 2025.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Panduan Pengembangan Ekonomi Kreatif di Perguruan Tinggi.

Kementerian Pemuda dan Olahraga RI. (2009). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan.

Moleong, J.L. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Nabiel, A. (2021). Kabar Gembira! Museum Wisma Karya Subang Seger di Buka Untuk Umum. [Online]. Tersedia di: https://www.tintahijau.com/megapolitan/ragam/30468-kabar-gembira- museum-wisma-karya-subang-segera-dibuka-untuk-umum.

Rianse, U. (2013). Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Lokal. Kendari: Universitas Halu Oleo Press.

Rochmat, S. (2016). Misi Ekonomi Kreatif untuk Pembangunan Nasional. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 24(2), 101-113.

Satries, W.I, (2009). Peran Serta Pemuda Dalam Pembangunan Masyarakat. JurnalMadani.9.(1). [Online]. Tersedia di: http//ejournalunisma.net/ojs/index.php/mdani/issue/view.49/showToc.

Sugiono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta. Suryana. (2017). Ekonomi Kreatif, Ekonomi Baru Mengubah Ide Menciptakan Peluang. Jakarta: Salemba Empat.

Suharto, E. (2014). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: PT. Refika Aditama.

UNESCO. (2021). Creative Economy Report 2021: Widening Local Development Pathways.

Wahyungsih, S.D. (2019). Pendekatan Ekonomi Kreatif Terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Studi Kasus di Desa Pedekik). IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita. 8 (2), 195-205.

Wijayanti, V., & Kurniawan, D. A. (2021). Peran Perguruan Tinggi dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 155-167.

Downloads

Published

20-06-2025

How to Cite

Tita Nurmalinasari Hidayat, & Dwi Wahyu Kartikasari. (2025). Penguatan Peran Mahasiswa dalam Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Melalui Pembentukan JAPAN (Jejaring Pemuda Aktif Negeri) di Politeknik Negeri Subang: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 5135–5142. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1062