Pemberdayaan UMKM Otak-Otak Bandeng Berbasis Blue Economy melalui Teknologi Tepat Guna dan Digitalisasi di Kabupaten Lamongan

Pengabdian

Authors

  • Endang Indartuti Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Nekky Rahmiyati Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Jesica May Wulandari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Salsabila Ahmad Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1351

Keywords:

UMKM, teknologi tepat guna, digital marketing, pemberdayaan masyarakat, Lamongan, pengolahan hasil laut

Abstract

Kabupaten Lamongan merupakan salah satu sentra utama perikanan budidaya di Jawa Timur dengan produksi bandeng yang tinggi dan berkelanjutan. Potensi ini belum sepenuhnya dioptimalkan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dalam sektor pengolahan hasil laut. UMKM Bandeng Reza, yang memproduksi otak-otak bandeng secara tradisional, menjadi contoh nyata dari pelaku usaha yang memiliki produk unggulan namun terkendala pada aspek efisiensi produksi, jangkauan pemasaran digital, dan pencatatan keuangan yang belum terstruktur. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas usaha Bandeng Reza melalui pendekatan teknologi dan manajerial.

Metode pelaksanaan program meliputi identifikasi masalah secara partisipatif, pengadaan Teknologi Tepat Guna berupa mesin pengaduk bumbu dan daging bandeng, pelatihan pemasaran digital menggunakan media sosial dan marketplace, serta pelatihan pencatatan keuangan berbasis aplikasi digital. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan kolaboratif yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan mitra usaha secara aktif. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, serta analisis kemampuan mitra dalam menerapkan teknologi dan keterampilan baru. Hasil menunjukkan adanya peningkatan efisiensi produksi, pemahaman terhadap pemasaran digital, serta kemampuan awal dalam menyusun laporan keuangan usaha. Komitmen dan keterlibatan mitra menjadi indikator penting keberlanjutan program. Program ini memberikan kontribusi strategis terhadap penguatan UMKM berbasis sumber daya lokal dan ekonomi biru, serta dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya yang menghadapi permasalahan serupa.

References

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lamongan. (2023). Data Statistik UMKM Kabupaten Lamongan Tahun 2022–2023. Lamongan: DKUKM.

Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan. (2023). Laporan Tahunan Produksi Perikanan Budidaya 2022–2023. Lamongan: Dinas Perikanan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2021). Rencana Aksi Nasional Ekonomi Biru Berkelanjutan. Jakarta: KKP.

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2021). Pedoman Peningkatan Kapasitas Usaha Mikro melalui Teknologi dan Manajemen. Jakarta: Deputi Pengembangan SDM KemenKopUKM.

Raharja, R., Suryani, T., & Kusuma, D. (2021). Pengaruh Digitalisasi dalam Pengembangan UMKM Berbasis Teknologi. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 110–125. https://doi.org/10.1234/jpm.2021.6.2.110

Utami, S. P. (2022). Efektivitas Strategi Digital Marketing terhadap UMKM Pesisir Madura. Jurnal Ekonomi dan Teknologi, 7(1), 45–60. https://doi.org/10.5678/jet.2022.7.1.45

Wibowo, A., & Nugroho, D. (2020). Teknologi Tepat Guna untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi UMKM Pangan. Jurnal Inovasi Teknologi Masyarakat, 5(1), 30–40.

Downloads

Published

20-06-2025

How to Cite

Endang Indartuti, Nekky Rahmiyati, Jesica May Wulandari, & Salsabila Ahmad. (2025). Pemberdayaan UMKM Otak-Otak Bandeng Berbasis Blue Economy melalui Teknologi Tepat Guna dan Digitalisasi di Kabupaten Lamongan: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 4828–4835. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1351