Perspektif Dualisme Sebagai Inovasi Penciptaan Karya Tari

Penelitian

Authors

  • Yussi Ambar Sari Universitas Teknologi Sumbawa
  • Waode Muriani Ekasari Virno Bolu Universitas Muhammadiyah Buton
  • Wulan Pujiyarti Universitas Teknologi Sumbawa

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1482

Keywords:

Dualisme, Kesempurnaan, Koreografi

Abstract

Dualisme sebagai segala sesuatu yang berasal daru dua substansi dasar yang berdiri sendiri dan tidak bisa melebur satu sama lain, namun dalam dapat membentuk kesatuan dalam perannya masing-masing. Mengangkat tema kemunafikan yaitu insan yang memiliki dua sisi yang berbeda atau bisa disebut dengan sisi ganda.  Kamus definisi dari Oxford Languages Ganda adalah berbayang (seakan-akan ada dua). Dilihat dari sisi yang berbeda manusia itu sempurna dalam hal fisik memiliki tangan, kaki, wajah, dan hati. Sisi kesempurnaan manusia digambarkan melalui simbol cahaya, sisi lainnya manusia digambarkan melalui simbol kain. Rangsang tari yang digunakan dalam karya ini adalah rangsang visual. Karena berawal dari melihat tingkah laku seseorang dilingkungan sekitar kita. Dalam karya ini mengandung tipe tari dramatik bahwa gagasan yang dikomunikasikan sangat kuat dan penuh daya pikat, dinamis dan banyak ketegangan, dan dimungkinkan dilibatkan konflik antara orang seorang dalam dirinya. Karya Ganda merupakan hasil perspektif dari dualisme yang divisualkan dalam bentuk karya tari dengan wujud koreografi duet.

References

Bagus, Lorens.2005. Kamus Filsafat. Jakarta:Gramedia.

Danesi, Marcel. (2012), Pesan, Tanda dan Makna, Yogyakarta: Jalasutra.

Darmaprawira, Sulasmi. 2002, Warna, Teori dan Kreativitas Penggunaannya, Bandung: ITB.

Hadi, Y. Sumandiyo. (2011), Koreografi: Bentuk-Teknik-Isi, Yogyakarta:Cipta Media & Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta.

Hallows, Joane. 2010, Feminisme, Feminitas dan Budaya Populer. Yogyakarta: Jalasutra.

Iskandar. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta : Rineka Cipta

Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: PT. RINEKA CIPTA.

Martono, Hendro. 2010, Mengenal Tata Cahaya Seni Pertunjukan, Yogyakarta: Cipta Media.

Miroto, Martinus. 2022. Dramaturgi Tari. Yogyakarta: Badan Penerbitan ISI Yogyakarta.

Murdiyanto, Eko. 2020. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: UPN Veteran.

Murgiyanto, Sal. 1983. Koreografi Pengetahuan Dasar Komposisi Tari. Jakarta: Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan.

Ricoeur, Paul. 2012. Teori Interpretasi. Yogyakarta: IRCiSoD.

Smith, Jaqueline. 1976. Composition A Practical Guide for Teachers. London: A & Black. Terjemahan Ben Suharto. 1985. Komposisi Tari: Sebuah Petunjuk Praktis Bagi Guru. Yogyakarta: Ikalasti.

Downloads

Published

28-06-2025

How to Cite

Yussi Ambar Sari, Waode Muriani Ekasari Virno Bolu, & Wulan Pujiyarti. (2025). Perspektif Dualisme Sebagai Inovasi Penciptaan Karya Tari : Penelitian . Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 5758–5763. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1482