Tata Rias dan Tata Busana Tari Milok Sambatan Karya Raden Gunawan di Banyuasin III
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1510Keywords:
Dance Attire, Milok Sambatan, Simple Make UpAbstract
Milok Sambatan Dance is a creative dance in Banyuasin which was created in 2003 in Banyuasin precisely in Pangkalan Balai, which tells about the joy of Banyuasin children when helping their parents in the rice fields by working together. Milok Sambatan means milu bergotong royong or working together. The research method used is a qualitative descriptive method. The results of the study showed that the Milok Sambatan dance tells of solidarity between the Banyuasin people in working together. And in the makeup of the Milok Sambatan dance, it is a simple or unobtrusive makeup and the clothes used are also fairly simple dance clothes that are adjusted to the dance, namely people working in the rice fields.
References
Bernika Muhlis Lasari, Hasan Hasan, & Efita Elvandari. (2024). Tata Rias Dan Busana Tari Melaju Dengan Mutu Di Universitas PGRI Palembang. Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media Dan Desain, 1(4), 190–198. https://doi.org/10.62383/abstrak.v1i4.229
Hazni, Hayati, Fitriah, & Mutiawati, Yeni. (2023). Analisis Kegiatan Main Peran Makro Untuk Menstimulasi Percaya Diri Pada Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Cinta Ananda Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 4(1), 1–10.
Khasanah, A. N., & Lestari, T. (2023). Tata Rias Dan Busana Dalam Tari Sembah Berambak. Journal Transformation of …, 4(9), 495–505. Retrieved from https://www.ojs.cahayamandalika.com/index.php/jtm/article/view/1893%0Ahttps://www.ojs.cahayamandalika.com/index.php/jtm/article/download/1893/1693
Kojongian, Melisa, Tumbuan, Willem, & Ogi, Imelda. (2022). Efektifitas Dan Efisiensi Bauran Pemasaran Pada Wisata Religius Ukit Kasih Kanonang Minahasa Dalam Menghadapi New Normal. Jurnal EMBA, 10(4), 1968.
Kurniyawan, Andika Wahyu, & Utina, Usrek Tani. (2019). Makna dan Fungsi Ricikan pada Busana Wayang Wong Gaya Surakarta. Jurnal Seni Tari, 8(2), 176–185. https://doi.org/10.15294/jst.v8i2.32477
Meleong J. Lexy. (2022). METODE PENELITIAN KUALITATIF. PT REMAJA ROSDAKARYA
Majid, Suardika, Ketut, & Yazid. (2019). Karakteristik Tata Rias Dan Busana Pada Tari Lulo Di Sanggar Anasepu Kota Kendari. Pembelajaran Seni Dan Budaya, 4(2), 70–77.
Maryelliwati. (2019). Rangkiang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat UP3M STKIP PGRI Sumatera Barat PELATIHAN TATA RIAS DAN BUSANA UNTUK GURU DAN SISWA TK NASYIATUL AISYIYAH MUNGKA, KEC. MUNGKA, KAB. 50 KOTA. Pengabdian Pada Masyarakat, 1(Juni), 25–29. Retrieved from http://ejournal.stkip-pgri-sumbar.ac.id/index.php/rangkiang
Nurdewi, Nurdewi. (2022). Implementasi Personal Branding Smart Asn Perwujudan Bangga Melayani Di Provinsi Maluku Utara. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 1(2), 297–303. https://doi.org/10.55681/sentri.v1i2.235
Pebrianti, Sestri Indah, Arsih, Utami, Lanjari, Restu, & Aesijah, Siti. (2023). Pelatihan Rias dan Busana Tari Bagi Siswa Sanggar Jelantik Sasongko Dalam Mewujudkan Kemandirian Berkarya Seni. 4(1), 52–58.
Restiana, Ida, & Arsih, Utami. (2019). Proses Penciptaan Tari Patholan di Kabupaten Rembang. Jurnal Seni Tari, 8(1), 111–119. https://doi.org/10.15294/jst.v8i1.29167
Rochayati, Elvandari, Hera. (2016). MENUJU KELAS KOREOGRAFI. Komunitas Lumbung Kreatif
Sahbuki Ritonga. (2023). Rekapitulasi Rata-Rata Data Hasil Wawancara Calon Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Bukhary Labuhanbatu Tahun 2023. Tarbiyah Bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama Dan Sains, 7(2), 1–6. https://doi.org/10.58822/tbq.v7i2.158
Septiani, R. Anisya Dwi, & Wardana, Deni. (2022). Implementasi Program Literasi Membaca 15 Menit Sebelum Belajar Sebagai Upaya Dalam Meningkatkan Minat Membaca. Jurnal Perseda, V(2), 130–137. Retrieved from https://doi.org/10.37150/perseda.v5i2.1708
Sugiyono. (2023). METODE PENELITIAN KUALITATIF. ALFABETA CV
Siswantari, Heni, & Putra, Lovandri Dwanda. (2021). Pengembangan Modul Pembelajaran Tari Kreasi Bagi Mahasiswa. Jurnal Seni Tari, 1(10), 104–111.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mevia, Rully Rochayati, Deria Sepdwiko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












