Pelatihan Pemasaran Efektif untuk Pedagang Keliling Solo: Mengoptimalkan Potensi Bisnis dengan Teknologi

Authors

  • Kurniawati Darmaningrum Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)
  • Darsono Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)
  • Istinganah Eni Maryanti Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)
  • Hayuning Ambar Ristika Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)
  • Arya Wijaya Kusuma Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1548

Keywords:

Street Vendors, Digital Marketing, Entrepreneurship Training, Empowerment, Business Technology

Abstract

Program pelatihan pemasaran efektif bagi pedagang keliling di Kota Solo dilaksanakan untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian usaha mikro melalui optimalisasi sarana produksi dan pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan ini terdiri dari lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan produksi, pelatihan manajemen dan pemasaran, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap 50 pedagang, program ini memberikan dampak positif berupa peningkatan keterampilan produksi higienis (85%), kemampuan pembukuan sederhana (70%), pemasaran digital (60%), serta penggunaan aplikasi usaha (55%). Pendekatan partisipatif dan berbasis pengalaman mempercepat adopsi teknologi dan pembentukan pola pikir kewirausahaan. Teori pemberdayaan, kewirausahaan sosial, dan adopsi inovasi mendasari implementasi program ini. Hasilnya menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan yang terstruktur mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperkuat ketahanan ekonomi pelaku usaha mikro secara berkelanjutan.

References

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta. (2022). Surakarta dalam angka 2022. BPS Kota Surakarta.

https://surakartakota.bps.go.id

Christopher, M. (2011). Logistics & supply chain management (4th ed.). Pearson Education Limited.

Dees, J. G. (2001). The meaning of social entrepreneurship. Kauffman Center for Entrepreneurial Leadership.

https://entrepreneurship.duke.edu/news-item/the-meaning-of-social-entrepreneurship/

Kementerian Koperasi dan UKM. (2022). Laporan tahunan pemberdayaan UMKM.

https://kemenkopukm.go.id

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.

Sen, A. (1999). Development as freedom. Oxford University Press.

Setyawan, R., Sari, P. W., & Nugroho, H. (2023). Studi kelayakan sarana usaha pedagang keliling di Surakarta. Jurnal Ekonomi Mikro Terapan, 11(2), 123–134. https://doi.org/10.1234/jemt.v11i2.567

Supriyanto, A. (2022). Tantangan transformasi digital UMKM di Indonesia: Studi pada pedagang sektor informal. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 20(1), 45–58. https://doi.org/10.21009/jmk.201

Zimmerman, M. A. (1995). Psychological empowerment: Issues and illustrations. American Journal of Community Psychology, 23(5), 581–599. https://doi.org/10.1007/BF02506983

Downloads

Published

01-07-2025

How to Cite

Kurniawati Darmaningrum, Darsono, Istinganah Eni Maryanti, Hayuning Ambar Ristika, & Arya Wijaya Kusuma. (2025). Pelatihan Pemasaran Efektif untuk Pedagang Keliling Solo: Mengoptimalkan Potensi Bisnis dengan Teknologi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 54–60. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1548