Kesenjangan Supply-Demand di Sektor Kesehatan: Tantangan dan Solusi

Penelitian

Authors

  • Novy Olyvia Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Suci Yuliawati Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Ahmad Tirmizi Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Budi Hartono Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Alfani Ghutsa Daud Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1585

Keywords:

Penyediaan, Permintaan, Kesehatan, Kesenjangan

Abstract

Banyak negara, termasuk Indonesia, masih menghadapi kesenjangan antara supply (penyediaan) dan demand (permintaan) layanan kesehatan. Kesenjangan ini mencakup ketidakseimbangan dalam jumlah tenaga medis, fasilitas kesehatan, ketersediaan obat-obatan, hingga aksesibilitas layanan di berbagai wilayah. Permintaan terhadap layanan kesehatan cenderung meningkat dari waktu ke waktu seiring dengan pertumbuhan penduduk, pergeseran demografi menuju populasi yang menua, serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Sayangnya, peningkatan ini tidak selalu diimbangi dengan pertumbuhan pasokan layanan kesehatan yang memadai. Mengidentifikasi bentuk-bentuk kesenjangan antara supply dan demand dalam sektor kesehatan. Prosedur penelitian ini menerapkan metode tinjauan literatur sistematis dengan mengikuti pedoman PRISMA. Supply SDM memainkan peran penting dalam keberhasilan pembangunan sektor kesehatan. Jika demand terhadap tenaga kesehatan tidak dipenuhi melalui perencanaan supply yang baik, maka akan terjadi kekurangan tenaga kerja yang berdampak pada penurunan kualitas pelayanan, berkurangnya kenyamanan pasien, serta meningkatnya beban kerja bagi tenaga yang tersedia. Ketidakseimbangan jumlah, distribusi, dan kompetensi tenaga kesehatan menyebabkan rendahnya akses dan mutu layanan, terutama di wilayah terpencil, pedesaan, dan pesisir. Oleh karena itu, untuk menjawab tantangan tersebut, perlu diterapkan kebijakan berbasis data yang menyesuaikan supply tenaga kesehatan dengan demand layanan masyarakat, strategi insentif, regulasi masa bakti, penguatan infrastruktur, pengembangan karir, pelatihan digital, serta integrasi manajemen SDM ke dalam perencanaan strategis nasional dan daerah.

References

Agustina, A. (2022). Surplus : Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Ekonomi Tentang Supply dan Demand Sumber Daya Pelayanan Kesehatan dan Dampaknya bagi Masyarakat, 1(1), 104–113.

Amanda, A. P., Wasir, R., & Nurani, F. S. (2024). Membangun SDM Kesehatan Unggul : Menjembatani Kesenjangan Kualitas dan Kuantitas untuk Masa Depan Sistem Kesehatan Indonesia. Jurnal Kesehatan, 2(6), 379–392.

Aprianto, B., & Zuchri, F. N. (2021). Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia Kesehatan Di Fasilitas Kesehatan: a Literature Review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(3), 160–166.

Arianti, A. F., Tanjung, N. U., & Susilawati. (2024). Problematika Terkait Ketersediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Wilayah Kerja Puskesmas Di Problems Related to the Availability of Health Human Resources in the Working Area of Health Centers in North. Jurnal Kesehatan Komunitas, 10(2), 392–398.

Astuti, W. D., Jaya, L. J., & Wasir, R. (2024). Strategi dan Tantangan SDM Kesehatan di Masa Depan: Menghadapi Perubahan Global dan Lokal. Indonesian Journal of Health Science, 4(6s), 822–830.

Attriani, A. N. (2022). Tantangan dan Isu Strategis Sumber Daya Kesehatan Manusia Kesehatan Pada Puskesmas di Indonesia. Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(3), 363–368. https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6102

Febriani, M. M., Hidayat, S., & Saepudin. (2021). Evaluasi Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia Pada Penempatan Kerja Petugas Di UPT Puskesmas Malingping. National Conference on Applied Business, Education, & Technology (NCABET), 1(1), 36–49.

Gunawan, J., & Aungsuroch, Y. (2015). Indonesia health care system and Asean economic community. International Journal of Research in Medical Sciences, 3(7), 1571–1577. https://doi.org/10.18203/2320-6012.ijrms20150231

Gurning, F. P., Al, M. Z., Lubis, W., Hasibuan, N. R., & Adeliyani, M. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia Pada Penempatan Tugas dan Fungsi Kerja di UPT Puskesmas Sering. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(5), 706–710.

Kemenkes RI, U. (2020). Penilaian Cepat: Dampak Pandemi COVID-19 terhadap Layanan Imunisasi di Indonesia. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Kemenkes, & UNICEF. (2020). Laporan Kajian Cepat Kesehatan : Memastikan Keberlangsungan Layanan Kesehatan Esensial Anak dan Ibu di Masa Pandemi COVID-19 di Indonesia. Kemenkes Dan Unicef, 1–8. https://covid19.go.id/artikel/2020/07/24/laporan-kajian-cepat-kesehatan

Mahendradhata, Y., Andayani, N. L. P. E., Hasri, E. T., Arifi, M. D., Siahaan, R. G. M., Solikha, D. A., & Ali, P. B. (2021). The Capacity of the Indonesian Healthcare System to Respond to COVID-19. Frontiers in Public Health, 9(July), 1–9. https://doi.org/10.3389/fpubh.2021.649819

Nur, M., Yusuf, S., Dwi, A., & Rusman, P. (2021). Analisis Peningkatan Kinerja Tenaga Kesehatan Melalui Pengembangan Sumber Daya Manusia di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidrap. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, 4(2), 190–200.

Octaviani, P., Fitri, T. A., Kurnia, I. P., Wasir, R., & Arbitera, C. (2024). Perencanaan SDM Kesehatan: Mewujudkan Kebutuhan Tenaga Kesehatan Melalui Strategi yang Efektif. Indonesian Journal of Health Science, 4(6s), 953–960.

Puspitasari, S. T., & Mawarni, D. (2021). Need , Demand dan Supply Pada Kualitas Layanan Fasilitas Kesehatan Tingkat I Bpjs Kesehatan Era Pandemi Covid-19. Preventia : The Indonesian Journal of Public Health, 6(2), 13–22. https://doi.org/10.17977/um044v6i1p13-22

UU No.17. (2023). Undang-Undang Republik Indonesia No.17 tahun 2023 tentang Kesehatan. 1–300.

UU No.36. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia No.36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan. 1–28.

World Health Organization. (2010). Monitoring The Building Blocks of Health Systems : A Handbook of Indicators and Their Measurement Strategies. Geneva: WHO Press, 1–92.

Downloads

Published

03-07-2025

How to Cite

Novy Olyvia, Suci Yuliawati, Ahmad Tirmizi, Budi Hartono, & Alfani Ghutsa Daud. (2025). Kesenjangan Supply-Demand di Sektor Kesehatan: Tantangan dan Solusi: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 298–310. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1585