Model Pemberdayaan Nelayan Pesisir Melalui Manajemen Rantai Pasok Berbasis Pendidikan Vokasi Maritim
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1957Keywords:
Digitalisasi, Kemandirian, Nelayan, Pendidikan Vokasi, Rantai PasokAbstract
Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan model pemberdayaan nelayan pesisir melalui pendekatan manajemen rantai pasok berbasis pendidikan vokasi maritim. Latar belakang pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini didasari oleh rendahnya keterlibatan nelayan dalam sistem rantai pasok perikanan serta terbatasnya akses terhadap pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan lokal. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Kampung Nelayan Keputih Timur, Gang Pompa Air, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 85 nelayan dan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan 10 pemangku kepentingan lokal. Hasil survei menunjukkan bahwa hanya 27% nelayan memahami konsep dasar rantai pasok, dan 18% pernah mengikuti pelatihan vokasi maritim. Setelah dilakukan intervensi berupa pelatihan vokasi terstruktur, partisipasi nelayan dalam rantai pasok meningkat menjadi 64%, dan pendapatan bulanan meningkat rata-rata sebesar 23,5%. Model pemberdayaan yang dikembangkan mencakup tiga komponen utama: pelatihan vokasi berbasis praktik, integrasi koperasi nelayan sebagai simpul distribusi, serta digitalisasi proses rantai pasok dengan aplikasi lokal. Hasil validasi menunjukkan bahwa model ini berada pada Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) level 6, yaitu telah teruji dalam lingkungan operasional terbatas. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menyimpulkan bahwa model vokasi berbasis rantai pasok mampu meningkatkan kemandirian dan daya saing nelayan pesisir. Disarankan agar model ini direplikasi di wilayah pesisir lainnya dengan penyesuaian lokal.
References
Hermawan, R., Sunarya, A., Roekminiati, S., & Pramono, S. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Perempuan Dalam Pengelolaan Ikan di Pesisir Paciran Lamongan. Majalah Ilmiah Cahaya Ilmu, 6(2). https://doi.org/10.37849/mici.v6i2.416
Yusuf, M., Sa’diyah, H., Husni, S., Nursan, M., Utama, A. F., & Widiyanti, N. M. N. Z. (2022). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Melalui Peningkatan Keterampilan Pengolahan Hasil Perikanan di Desa Labuan Lombok. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1), 251–256. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i1.1435
Murtaqi, M. R., Suryanti, S., Ardiyanti, A. R., Prasetyo, A., & Anggitiara, N. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Nelayan melalui Pembentukan Kelompok Baru dalam Mewujudkan Desa Maritim Unggul Tapak, Semarang, Jawa Tengah. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 377–384. https://doi.org/10.54082/ijpm.271
Raihansyah, M. Z., Abqari, R. V., Alwafy, M. H., Syafa'at, M. B., & Radianto, D. O. (2023). Pentingnya Pendidikan Vokasi dalam Mengembangkan Ilmu Bisnis Maritim di Indonesia. Journal of Creative Student Research, 2(2). https://doi.org/10.55606/jcsr-politama.v2i2.3636
Valentina, A., Wardany, K., & Mariana, E. (2020). Partisipasi Masyarakat Nelayan Dalam Pemberdayaan Ekonomi di Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Jurnal Masyarakat Maritim, 4(1), 1–11. https://doi.org/10.31629/jmm.v4i1.2566
Wardana, R. S., Erlisya, V., Simbolon, L. O., & Simanjuntak, G. Y. (2022). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Provinsi Kepulauan Riau melalui Inovasi Pengolahan Hasil Tangkap Nelayan. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 8(1). https://doi.org/10.33627/es.v8i1.3306
Chasanah, U., & Prathama, A. (2023). Pemberdayaan Nelayan Wilayah Pesisir oleh Pemerintah Desa Banjar Kemuning Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Noken: Ilmu Ilmu Sosial, 8(2), 190–200. https://doi.org/10.33506/jn.v8i2.1931
Santosa, A. W. B., Waluyo, B. S., Pujiyanto, S., & Astuti, S. R. (2016). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pantai dalam Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi di Sentra Industri Kapal Kayu di Kabupaten Batang. Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan, 13(1). https://doi.org/10.14710/kpl.v13i1.10244
Zakariya, A. F. (2020). Pemberdayaan Nelayan dalam Membangun Kekuatan Ekonomi Melalui Produk Pengolahan Ikan di Desa Karangagung. Islamic Management and Empowerment Journal, 2(2), 133–150. https://doi.org/10.18326/imej.v2i2.133-150
Widyanto, M. A., Suwarno, P., & Yulianto, B. A. (2022). Strategi Revitalisasi Rantai Pasok Maritim Indonesia di Era Pandemi Covid 19. Jurnal Education and Development, 10(2), 99–108. https://doi.org/10.37081/ed.v10i2.3241
Diantara, S. D. (2021). Partisipasi Masyarakat Maritim dalam Pemberdayaan Ekonomi di Pulau Alor, NTT. Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan (JKPT), 2(1). https://doi.org/10.52859/jkpt.v2i1.111
Hasriyanti, F. S. R. R. (2024). Pemberdayaan Kelompok Nelayan Tamparang dalam Meningkatkan Ekonomi Lokal di Desa Topejawa, Takalar. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(1). https://doi.org/10.36430/selaparang.v8i1.4532
Mathisen, B. M., Haro, P., Hanssen, B., Björk, S., & Walderhaug, S. (2016). Decision Support Systems in Fisheries and Aquaculture: A systematic review. arXiv preprint. https://doi.org/10.48550/arXiv.1608.07804
Tran, T. H. (2018). Critical factors and enablers of food quality and safety compliance risk management in the Vietnamese seafood supply chain. arXiv preprint. https://doi.org/10.48550/arXiv.1806.10399
Bjørk Jensen, R. (2020). Fragmented digital connectivity and security at sea. arXiv preprint. https://doi.org/10.48550/arXiv.2001.00321
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Didik Purwiyanto, Adi Purwanto, Eka Pujo, Carlos Lazaro, Beni Agus Setiono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












