Membangun Integritas Sejak Dini: Pendidikan Antikorupsi untuk Guru SMA melalui Integrasi Ekonomi, Karakter, dan Teknologi

Penelitian

Authors

  • Khresna Bayu Sangka Universitas Sebelas Maret
  • Agung Nur Probohudono Universitas Sebelas Maret
  • Nurmadi Harsa Sumarta Universitas Sebelas Maret
  • Anis Widjajanto Universitas Sebelas Maret
  • Estetika Mutiaranisa Kurniawati Universitas Sebelas Maret
  • Nur Chayati Universitas Sebelas Maret
  • Ramadzan Defitri Pratama Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1980

Keywords:

Pendidikan antikorupsi, Guru, Integritas, Karakter, Artificial Intelligence

Abstract

Pendidikan anti korupsi merupakan pendekatan strategis dalam membangun karakter dan integritas generasi muda sejak jenjang sekolah menengah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru SMA mengenai konsep dan implementasi pendidikan antikorupsi melalui kegiatan sosialisasi interaktif. Metode yang digunakan adalah desain one-group pretest-posttest dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Peserta kegiatan adalah guru SMA di wilayah Surakarta yang mengikuti pelatihan yang melibatkan ceramah interaktif, studi kasus, dan pemanfaatan teknologi seperti chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) sebagai media evaluasi. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar guru berada pada kategori belum memahami atau kurang memahami. Setelah kegiatan, terjadi peningkatan signifikan: kategori “sangat memahami” naik dari 10% menjadi 53%, sementara kategori “tidak memahami” turun dari 33% menjadi 7%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang disertai teknologi dan diskusi etis dapat mendorong pemahaman yang lebih baik. Kegiatan ini memperkuat urgensi penguatan kapasitas guru sebagai agen pembentukan nilai, sejalan dengan tujuan Indonesia Emas 2045 dan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 16 tentang institusi yang adil dan berintegritas.

References

Creswell, J. W. (2014). Research design : qualitative, quantitative, and mixed methods approache. SAGE Publications.

Indonesia Corruption Watch. (2024, May 19). Angka korupsi meningkat pada 5 tahun terakhir, ICW ungkap ada dua faktor penyebabnya. Indonesia Corruption Watch. https://www.suara.com/news/2024/05/19/184045/angka-korupsi-meningkat-pada-5-tahun-terakhir-icw-ungkap-ada-dua-faktor-penyebabnya

Kemendikdasmen. (2023, June 21). Kemendikdasmen Berkomitmen Meningkatkan Pendidikan Antri Korupsi di Sekolah. Kemendikdasmen. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2023/06/dukung-kpk-berantas-korupsi-kemendikbudristek-berpartisipasi-dalam-paku-integritas

KPK. (2024, September 26). KPK Tahan 4 Tersangka Pengembangan Perkara Korupsi Pengadaan Proyek Bandung Smart City. Komisi Pemberantasan Korupsi. https://www.kpk.go.id/id/ruang-informasi/berita/kpk-tahan-4-tersangka-pengembangan-perkara-korupsi-pengadaan-proyek-bandung-smart-city

Pemprov Jateng. (2019, April 8). Implementasi Pendidikan Anti Korupsi di Jawa Tengah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. https://jdih.jatengprov.go.id/inventarisasi-hukum/detail/pergub-nomor10-tahun-20197

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Downloads

Published

26-07-2025

How to Cite

Khresna Bayu Sangka, Agung Nur Probohudono, Nurmadi Harsa Sumarta, Anis Widjajanto, Estetika Mutiaranisa Kurniawati, Nur Chayati, & Ramadzan Defitri Pratama. (2025). Membangun Integritas Sejak Dini: Pendidikan Antikorupsi untuk Guru SMA melalui Integrasi Ekonomi, Karakter, dan Teknologi: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 2440–2444. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1980