Kemitraan LPKA Kelas II Bandung dengan Instansi Eksternal dalam Meningkatkan Kesadaran Hukum Anak Binaan

Penelitian

Authors

  • Syakila Ratubalqis Parawangsa Diputri Universitas Pendidikan Indonesia
  • Dadang Sundawa Universitas Pendidikan Indonesia
  • Asep Mahpudz Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2009

Keywords:

Foster Children, LPKA, Partnership, Guidance, Civic Awareness

Abstract

The research aims to analyze the structure of partnerships formed, the implementation of development programs through such collaborations, and the readiness of foster children to engage with these programs. Employing a qualitative approach and a case study method, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation review. The findings reveal that partnerships with external institutions, such as the Child Rights Advocacy Institute (LAHA), are mutualistic in nature, grounded in principles of equality, transparency, and mutual benefit. The rehabilitation programs include skills training, religious education, legal counseling, and psychosocial support, guided by social learning theory. The readiness of foster children is influenced by both internal factors (motivation, self-awareness) and external factors (supportive environment, program delivery), which in turn affect behavioral changes, increased discipline, and active participation. These findings offer critical recommendations for strengthening partnership-based child rehabilitation programs that are aligned with the goals of civic education and social reintegration.

References

Afdalaziz, Muhammad Omar, dan Hartika Utami Fitri. 2024. “Peran Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) dalam Melakukan Pemberdayaan Terhadap Mantan Anak Didik Lapas.” Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni 2(3):305–13.

Austin, James E. 2000. “Strategic Collaboration Between Nonprofits and Businesses.” Nonprofit and Voluntary Sector Quarterly 29(1):69–97. doi: 10.1177/089976400773746346.

Azizah, Rizqina Nur. 2020. “Pembinaan Keterampilan Sebagai Metode Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Didik Pemasyarakatan Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (Lpka) Klas Ii Bandar Lampung.” Repository Library Ar-raniry, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Bandura, Albert. 1986. “Social foundations of thought and action: A social cognitive theory.” Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.

Brinkerhoff, Jennifer M. 2002. “Government-nonprofit partnership: A defining framework.” Public Administration and Development 22(1):19–30. doi: 10.1002/pad.203.

Fazira, Ahsyabila, Dasim Budimansyah, dan Asep Mahpudz. 2024. “Transformasi Pendidikan Kewarganegaraan di Era Society 5.0: Menerapkan Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara.” Didaktika: Jurnal Kependidikan 13(1):809–24.

Gray, Barbara. 1989. Collaborating: Finding Common Ground for Multiparty Problems. Wiley.

Haryaningsih, Sri, dan Titik Hariyati. 2020. “Resosialisasi di lembaga pemasyarakatan khusus anak.” Jurnal Konseling dan Pendidikan 8(3):191. doi: 10.29210/151300.

Haste, Helen. 2004. “Constructing the Citizen.” Political Psychology 25(3):413–39. doi: 10.1111/j.1467-9221.2004.00378.x.

Isep, Isep. 2016. “Peranan Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pendidikan Hukum Dalam Mengupayakan Internalisasi Hukum Di Kalangan Peserta Didik.” Jurnal Penelitian Pendidikan 13(1). doi: 10.17509/jpp.v13i1.3474.

Kurniawati, Arini, dan Fatma Ulfatun Najicha. 2023. “Pentingnya Peningkatan Kesadaran Kewarganegaraan Pada Mahasiswa Di Lingkungan Kampus.” Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 12(2):98–109. doi: 10.33061/jgz.v12i2.9971.

Nurgiansyah, Heru, Sapriya, Maria Lufrasinya Bribin, Heni Mulyani, Ryan Prayogi, dan Suriaman. 2023. “Model pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan hukum.” Jurnal Basicedu 7(6):4300–4307.

RUBA’I , Erdianto, Ledy Diana. 2015. “KESADARAN HUKUM MASYARAKAT DALAM BERLALU LINTAS DI KEPULAUAN MERANTI.” JOM Fakultas Hukum II(2):1–15.

Sakman, Sakman, dan Dadang Sundawa. 2022. “Membangun Kesadaran Hukum Tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga Pada Ibu Rumah Tangga di Desa Cibunar Kidul Kabupaten Garut.” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2(2):68–75. doi: 10.56393/jpkm.v2i1.1172.

Sapriya, Muhfin. 2005. “Pembelajaran PKN melalui Konsep.” Jurnal civicus Implementasi KBK melalui berbagai Konsep.

Soerjono Soekanto. 2002. Kesadaran Hukum dan Kepatuhan Hukum. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sugiyono, D. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,. Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulistiyani, Ambar Teguh. 2017. Kemitraan dan Model-Model Pemberdayaan. Yogyakarta: Gava Media.

Suntara, Reza Adriantika. 2022. “Peran Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pendidikan Hukum Bagi Warga Negara.” Scripta : Jurnal Kebijakan Publik Dan Hukum 2(2):307–16.

Susmayanti, Riana. 2023. “Character Building As One of the Focuses of National.” 7(1).

Utomo, Pudjo. 2018. “Membangun Kesadaran Hukum Masyarakat Menuju Green City.” Nurani Hukum 1(1):11. doi: 10.51825/nhk.v1i1.4812.

Downloads

Published

13-08-2025

How to Cite

Syakila Ratubalqis Parawangsa Diputri, Dadang Sundawa, & Asep Mahpudz. (2025). Kemitraan LPKA Kelas II Bandung dengan Instansi Eksternal dalam Meningkatkan Kesadaran Hukum Anak Binaan: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 4063–4073. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2009