Peran Perguruan Tinggi dalam Membangun Resiliensi Mahasiswa terhadap Radikalisme
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2114Keywords:
Perguruan Tinggi, Resiliensi Mahasiswa, RadikalismeAbstract
Indonesia sebagai negara yang majemuk dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan dasar ideologi Pancasila, kerap kali menghadapi tantangan dalam menjaga keharmonisan sosial dan keutuhan bangsa. Salah satu tantangan yang masih perlu perhatian serius di era sekarang ini adalah penyebaran paham radikalisme dan ekstrimisme kekerasan. Penyebaran ini telah menyasar seluruh lapisan masyarakat, tidak terkecuali pada lingkungan perguruan tinggi. Perguruan tinggi memiliki posisi yang sangat strategis, bukan hanya sebagai wadah transfer ilmu pengetahuan tetapi juga wadah pembentukan karakter, pengembangan nalar dan pemantapan ideologi kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran perguruan tinggi dalam upaya kontra-radikalisme, peran perguruan tinggi dalam membangun resiliensi mahasiswa terhadap radikalisme, dan menggali faktor penghambat dalam pembentukan resiliensi mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan literature review. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam program kontra radikalisasi melalui tiga pilar utama, yaitu penguatan ideologi dan wawasan kebangsaan; kontra narasi dan pengawasan serta penguatan kelembagaan dan komunitas kampus. Pembentukan resiliensi mahasiswa terhadap radikalisme dapat dilakukan melalui pendekatan kognitif, ideologi, sosial dan emosional. Pembentukan resiliensi ini masih terhambat oleh beberapa faktor yaitu rendahnya literasi, lemahnya identitas nasional, paparan media sosial serta minimnya dukungan lingkungan dan keluarga. Oleh karena itu, peran perguruan tinggi perlu diperkuat secara holistic agar dapat menciptakan generasi muda yang tangguh secara ideologis dan sosial dalam menghadapi pengaruh paham radikal.
References
Achmad, N., Harahap, R. H., & Ihsan, M. I. (2023). Radicalism movement in higher education in Indonesia: Students’ understanding and its prevention. Kasetsart Journal of Social Sciences, 44(1). https://doi.org/10.34044/j.kjss.2023.44.1.13
Al Fitri, R., Agus, M., & Nurwahid, S. (2024). Implementasi Karakter Keislaman Dalam Mengatasi Paham Radikalisme di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Islam, 02(02), 53–63.
Anggraeni, L., Darmawan, C., & Tanshzil, S. W. (2019). Revitalisasi peran perguruan tinggi dalam menangani gerak radikalisme dan fenomena melemahnya bela negara di kalangan mahasiswa. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 2(1), 34. https://doi.org/10.12928/citizenship.v2i1.15957
Anhar, A., Tasya, T., Selviana, S., & Tanjung, K. (2024). Peran Komunikasi Verbal dan Nonverbal Dalam Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Resiliensi Mahasiswa. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(6), 7191–7198. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i6.2094
Ardiansyah, A. A., & Erihadiana, M. (2022). Strengthening Religious Moderation as A Hidden Curriculum in Islamic Religious Universities in Indonesia. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 109–122. https://doi.org/10.31538/nzh.v5i1.1965
Beni, H., & Rachman, A. (2019). MEDIA SOSIAL DAN RADIKALISME MAHASISWA. ORASI: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 10(2), 191. https://doi.org/10.24235/orasi.v10i2.5368
Burhanuddin, N., & Khairuddin, K. (2022). The Radicalism Prevention through Academic Policies at State Islamic Higher Education in Indonesia. Ulumuna, 26(2), 363–391. https://doi.org/10.20414/ujis.v26i2.511
Hajri Hendra, P. (2023). ESENSI MEMBANGUN IDENTITAS NASIONAL SEBAGAI WUJUD PERTAHANAN BUDAYA PADA MAHASISWA PPKN. Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama Dan Kebudayaan, 23(1), 173–178. https://doi.org/10.32795/ds.v23i1.4153
Hanggara, A., Pradja, N. S., Rahmat, P. S., Ramadhan, D. J., & Putri, A. (2024). PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP TINGKAT RESILIENSI MAHASISWA FKIP UNIKU. Equilibrium: Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Ekonomi, 21(01), 15–21. https://doi.org/10.25134/equi.v21i01.8924
Leuape, E. S. (2023). Radikalisme Dan Ikthiar Kapabilitas Literasi Informasi Pada Persepsi Kelompok Mahasiswa. Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi, 12(1), 44–58. https://doi.org/10.35508/jikom.v12i1.7945
Masruroh, U. (2021). Program Kontra-Radikalisasi melalui Pena Tasamuh: Penguatan Kader Fatayat NU di Yogyakarta dalam Bidang Literasi Online dan Media Sosial. Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 6(2), 163. https://doi.org/10.14421/jkii.v6i2.1187
Maunah, A. (2022). Radicalism Among Indonesia’s Young Generation: How to Overcome It? Indonesian Journal of Counter Terrorism and National Security, 1(2), 247–266. https://doi.org/10.15294/ijctns.v1i2.59803
Maylaffayza, H., Kulsum Berlian, U., Oktaviana Ningrum, A., Syarifah Fatimah Ma, M., Al Jami, had, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Jl Ir Juanda No, ah H., Tangerang Selatan, K., Kunci, K., & Syarifah Fatimah, M. (2022). Gerakan Literasi Mahasantri: Ikhtiar Menggiatkan Literasi Islami untuk Mengikis Gejala Intoleransi. TADDABUR: JURNAL INTEGRASI KEILMUAN, 1(2). https://doi.org/10.15408/tadabbur.v1vi2i.31548
Muhamad, Y. M., Al Muchtar, S., & Anggraeni, L. (2021). Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Upaya Internalisasi Nilai Toleransi Dalam Mencegah Potensi Radikalisme di Universitas Pendidikan Indonesia. Jurnal Educatio, 7(3), 1270–1279. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1403
Muhdi, M., Hamdan, H., & Murdan, M. (2023). Strengthening Movement Ideology through The Management of Campus Da’wah Institutions. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(3), 779–792. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v7i3.5244
Muhsin, I. (2019). Ideology of Pancasila versus Islamism: Measuring Actions and Reactions of Campus Organs to Permenristekdikti No. 55 of 2018 in UGM and UIN Yogyakarta. ADDIN, 13(2), 215. https://doi.org/10.21043/addin.v13i2.7010
Nandang, K., Saefullah, S., Abidin, Z., & Rosid, A. (2025). Peran Tauhid Sosial dalam Pembentukan Pemuda Kontra-radikalisasi. Multidiscience : Journal of Multidisciplinary Science, 2(1), 21–28. https://doi.org/10.59631/multidiscience.v2i1.273
Nugroho, P., Sutrisno, A., & Aminudin, C. (2024). Media Sosial dan Radikalisme: Bagaimana Teknologi Informasi Mempengaruhi Pemikiran Ekstrem. HUMANIORUM, 1(4), 110–115. https://doi.org/10.37010/hmr.v1i4.31
Pakpahan, G. K., Salman, I., Setyobekti, A. B., Sumual, I. S., & Christi, A. M. (2021). Internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam upaya mencegah radikalisme. KURIOS, 7(2). https://doi.org/10.30995/kur.v7i2.351
Purwandi, L. (2018). Radicalism Rising among Educated People ? (Research Findings On Professionals, College and High Schools Students).
Qodir, Z. (2018). Kaum Muda, Intoleransi, dan Radikalisme Agama. Jurnal Studi Pemuda, 5(1), 429. https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.37127
Ramdhani, A., Ramdhani, M., & Amin, A. (2014). Writing a Literature Review Research Paper: A step-by-step approach. International Journal of Basic and Applied Science, 3, 47–56.
Salim, A. (2020). The Madrasa Resistance Against Radicalism. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 13(2), 315–336. https://doi.org/10.21580/nw.2019.13.2.5173
Saputra, A. (2020, December 20). Sebarkan Ajaran Teroris di Medsos, Mahasiswa di Kalsel Dibui 6 Tahun. Detik.Com. https://news.detik.com/berita/d-5302675/sebarkan-ajaran-teroris-di-medsos-mahasiswa-di-kalsel-dibui-6-tahun
SETARA Institute. (2019, June 30). TIPOLOGI KEBERAGAMAN MAHASISWA: SURVEI DI 10 PERGURUAN TINGGI NEGERI. SETARA. https://setara-institute.org/tipologi-keberagamaan-mahasiswa-survei-di-10-perguruan-tinggi-negeri/
Suci Dinarti, N., & Anggraeni Dewi, D. (2022). PENTINGNYA PERAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KALANGAN MAHASISWA UNTUK MENCEGAH PAHAM RADIKALISME. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1).
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R dan D (23rd ed.). Alfabeta.
Suhari, S., Srinarwati, D. R., Irnawati, I., & Lestari, B. B. (2021). Pencegahan Paham Radikalisme melalui Pemahaman Ideologi Pancasila dan Budaya Sadar Hukum. Manggali, 1(2), 196. https://doi.org/10.31331/manggali.v1i2.1774
Supriyati, S. (2023). PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL DAN HARGA DIRI TERHADAP RESILIENSI MAHASISWA PERANTAU. Jurnal Psikologi Malahayati, 5(1). https://doi.org/10.33024/jpm.v5i1.8896
Thesalonika Hanabele Okvellia, C., & Setyandari, A. (2022). Resiliensi Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir Program Studi Bimbingan dan Konseling Tahun Ajaran 2021/2022. Solution : Jurnal of Counseling and Personal Development, 4(2), 18–24.
Tri Belan Harjuna, R., & Rinaldi. (2022). Kontribusi Regulasi Emosi terhadap Resiliensi Mahasiswa dengan Rentang Usia Remaja Pasca Kematian Orangtua. Happiness, Journal of Psychology and Islamic Science, 6(1), 29–44. https://doi.org/10.30762/happiness.v6i1.480
Wahyudi, D., & Kurniasih, N. (2018). KONSTRUKSI PENDIDIKAN KELUARGA SEBAGAI PIONIR DERADIKALISASI PAHAM AGAMA. FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya, 325. https://doi.org/10.25217/jf.v3i2.365
Wahyudi, S. T., & Hadi, S. (2021). PENGOPTIMALAN PERAN PENGGIAT MEDIA SOSIAL DALAM MANANGKAL RADIKALISME DI DUNIA MAYA. Esensi Hukum, 3(2), 134–143. https://doi.org/10.35586/esensihukum.v3i2.101
Widodo, A., Suratman, S., & Salim, N. (2022). Korelasi Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi dengan Pemahaman Identitas Nasional dan Sikap Nasionalisme. Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 3(1), 1. https://doi.org/10.31002/kalacakra.v3i1.5310
Yasa, E. S., Hamad, I., Syauqillah, M., & Puspitasari, P. (2024). Strategi Menangkal Paham Radikalisme pada Perguruan Tinggi: Studi Kasus Keterlibatan Mahasiswa Universitas Indonesia dalam Aksi Terorisme. Jurnal Keamanan Nasional, 8(1), 74–91. https://doi.org/10.31599/6asaxz08
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Irwan Swandana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












