Efektifitas Pemberlakuan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 80 Tahun 2020 terhadap Penangkapan Glass Eel Sidat di Muara Sungai Cimandiri, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2174Keywords:
Policy Effectiveness, Glass eel, Eel, Ministerial Decree 80/2020, Cimandiri RiverAbstract
Fisheries management policy regulations are a fundamental pillar in addressing the problem of fisheries resource utilization, including overfishing, by providing controlled limits for fishermen and the industry. This study aims to analyze glass eel catches in the Cimandiri River Estuary, Palabuhanratu, Sukabumi, West Java, after the implementation of Ministerial Decree No. 80 of 2020. This study was conducted in February - March 2025 using a survey method with a quantitative approach and descriptive analysis of the data. The determination of respondents was carried out using a purposive sampling technique with a total of 30 people. The results of the study indicate that this policy is not fully effective. Fisherman compliance is still low due to a lack of understanding, economic factors, and minimal supervision.
References
Aoyama, J. (2009). Life history and evolution of migration in catadromous eels (Genus Anguilla). Aqua-BioScience Monographs, 2(1).
Astuti, R., & Rahul, R. (2023). Analisis hubungan panjang-berat dan faktor kondisi ikan sidat (Anguilla marmorata) di Danau Laut Tawar, Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh. Jurnal Perikanan Unram, 13(1), 98–105.
Diansyah, S., & Marlian, N. (2016). Pemberian pakan berbeda pada benih ikan sidat (Anguilla sp.) yang berasal dari Kuala Bubon sebagai upaya domestikasi. Jurnal Perikanan Tropis, 3(2).
Dunn, W. N. (2003). Pengantar analisis kebijakan publik (Terjemahan). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Fahmi, M. R., & Hirnawati, R. (2010). Keragaman ikan sidat tropis (Anguilla sp.) di perairan Sungai Cimandiri, Pelabuhan Ratu, Sukabumi. In Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur, 1(1), 1–8.
Fajarwati, D., Sari, M., & Hartono, B. (2023). Pengaruh pendidikan terhadap penggunaan teknologi dalam usaha budidaya perikanan. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan, 18(1), 55–64.
Hadiwinata, A. M. (2015). Analisis hukum terhadap pengaturan pengelolaan perikanan berbasis masyarakat di Indonesia. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 2(1), 1–29.
Hakim, A. A., Djumanto, & Nugroho, E. (2015). Penentuan kawasan perikanan refugia ikan sidat (Anguilla spp.) dari beberapa sungai yang bermuara ke Teluk Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat [Tesis tidak dipublikasikan]. Institut Pertanian Bogor.
Hakim, A. A., Kamal, M. M., Butet, N. A., & Affandi, R. (2016). Kondisi kualitas air sungai, aktivitas penangkapan, dan pemangku kepentingan (stakeholders) pada perikanan sidat di DAS Cimandiri, Jawa Barat. In Seminar Nasional II: Pengelolaan Pesisir dan Daerah Aliran Sungai, Yogyakarta (pp. 497–506).
Hakim, A. A., Djumanto, & Nugroho, E. (2019). Distribusi dan habitat sidat (Anguilla spp.) di Muara Sungai Cimandiri, Sukabumi, Jawa Barat. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 10(1), 44–52.
Herianti, I. (2005). Rekayasa lingkungan untuk memacu perkembangan ovarium ikan sidat (Anguilla bicolor). Oseanologi dan Limnologi, 37, 25–41.
Hermawan, A., Sutrisno, & Maulana, R. (2017). Pengaruh pengalaman terhadap keberhasilan usaha pembudidayaan ikan. Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan, 11(1), 25–32.
Imron, M., Nugroho, E., & Rachmawati, D. (2018). Efektivitas alat tangkap seser dalam penangkapan glass eel (Anguilla spp.) di perairan estuari. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 9(2), 67–74.
Imron, M., Putra, R. R., Baskoro, M. S., & Soeboer, D. A. (2018). Usaha penangkapan benih sidat menggunakan alat tangkap seser di Muara Cibuni-Tegal Buleud-Sukabumi Jawa Barat. ALBACORE: Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 2(3), 295–305.
Kirana, E. N., Boesono, H., & Fitri, A. D. P. (2015). Analisis hasil tangkapan pada alat tangkap Anco (Lift Net) berdasarkan perbedaan waktu pengoperasian siang dan malam di Waduk Kedungombo Boyolali. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 4(4), 125–134.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2020). Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 80/KEPMEN-KP/2020 tentang Perlindungan Terbatas Ikan Sidat (Anguilla spp.). Jakarta, Indonesia: KKP.
Krismono, & Karamihardja, E. S. (2012). Penangkapan dan konservasi benih sidat (glass eel) di Indonesia. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 4(2), 123–132.
Leaini, R. (2021). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian kualitatif: Studi purposive sampling. Jurnal Penelitian Sosial dan Humaniora, 6(1), 12–19.
Matsui, I. (1984). Theory and practice of eel culture (Vol. 4). CRC Press.
Maulina, I., Junianto, Anna, Z., & Rizal, A. (2019). Bioeconomic model of glass eel resources in coastal waters Sukabumi, Indonesia. Global Science Journals, 7.
Nisa, R. (2021). Implementasi regulasi penangkapan benih ikan sidat (glass eel) di Sungai Cimandiri [Skripsi, Institut Pertanian Bogor]. IPB Repository. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/109252
Noor, A. Y. M., & Abidin, Z. (2019). Competitiveness of Indonesian eel (Anguilla sp) in international market. Journal of Economic and Social of Fisheries and Marine, 7(1), 44–58.
Saktiawan, B., Sudrajat, A. O., & Mahfud, M. (2019). Analisis partisipasi nelayan dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan di pesisir utara Jawa. Jurnal Sains Perikanan, 15(2), 123–132.
Sugianti, Y., Putri, M. R. A., & Purnamaningtyas, S. E. (2020). Spesies ikan sidat (Anguilla spp.) dan karakteristik habitat ruayanya di Sungai Cikaso, Sukabumi, Jawa Barat. Limnotek: Perairan Darat Tropis di Indonesia, 27(1).
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kombinasi (Mix methods). Bandung: Alfabeta.
WWF. (2019). Studi perikanan sidat di Indonesia: Tantangan dan peluang pengelolaan berkelanjutan. World Wide Fund for Nature Indonesia
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aldi Hakim, Ine Maulina, Alexander Khan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












