Pelaksanaan Pelatihan pada Masyarakat dalam Kegiatan Proses Pembuatan Larutan Lidah Buaya Sebagai Bahan Penghambat Mikroorganisme atau Mencegah Infeksi yang Membahayakan (Antiseptik) Pada Gigi Tiruan

Pengabdian

Authors

  • Dwi Pratiwi Kasmara STIKes Senior Medan
  • Sri Wahyuni Sambo Universitas Nurul Hasanah Kutacane
  • Anik Nuryati Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
  • Rezqiqah Aulia Rahmat Universitas Bosowa Makassar
  • Rahmat Pannyiwi Rahmat Pannyiwi

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2273

Keywords:

Lidah Buaya, Antiseptik Alami, Gigi Tiruan, Pelatihan Masyarakat, Pencegahan Infeksi

Abstract

Infeksi pada pengguna gigi tiruan sering terjadi akibat akumulasi mikroorganisme, terutama Candida albicans dan bakteri patogen lain, yang menempel pada permukaan gigi tiruan. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai perawatan gigi tiruan menyebabkan tingginya risiko stomatitis, bau mulut, dan peradangan jaringan mulut. Penggunaan antiseptik berbahan kimia kadang menimbulkan efek samping seperti iritasi dan alergi, sehingga diperlukan alternatif alami yang aman dan mudah didapat. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lidah buaya (Aloe vera) untuk membuat larutan antiseptik alami bagi perawatan gigi tiruan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan mengenai manfaat lidah buaya, demonstrasi pembuatan larutan, dan praktik langsung oleh peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta observasi keterampilan saat praktik.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari 25% menjadi 85% setelah pelatihan. Peserta juga mampu membuat larutan lidah buaya secara mandiri dengan kualitas yang baik. Larutan ini dipandang lebih aman, murah, dan ramah lingkungan dibandingkan pembersih kimia yang biasa digunakan. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pemanfaatan bahan alam lokal untuk meningkatkan kesehatan mulut dan mencegah infeksi pada pengguna gigi tiruan.

References

Allen, L. V. (2019). Aloe Vera: A Scientific Approach to its Therapeutic Potential. Journal of Herbal Medicine, 18(3), 112–118.

Aryanto, R., & Wibowo, A. (2021). Inovasi Pemanfaatan Tanaman Herbal untuk Kesehatan Gigi dan Mulut. Jurnal Kesehatan Herbal Indonesia, 7(2), 55–62.

Bhat, G., & Kudva, P. (2021). Natural Antimicrobials in Oral Health. International Journal of Dental Research, 14(2), 45–53.

Budiman, I., & Sari, M. (2020). Pemanfaatan Lidah Buaya dalam Kesehatan Gigi dan Mulut. Jurnal Kesehatan Gigi Indonesia, 9(1), 33–41.

Dewi, R. K., & Lestari, N. (2022). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembuatan Antiseptik Herbal. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 5(2), 77–85.

Fitriani, H., & Prasetyo, A. (2021). Efektivitas Aloe Vera sebagai Agen Antijamur terhadap Candida albicans. Jurnal Mikrobiologi Kesehatan, 6(1), 21–28.

Gupta, A. K., & Nicol, K. (2019). Use of Herbal Antiseptics in Dentistry. Dental Health Journal, 15(4), 256–263.

Hanifah, A. N., Lubis, H., Harfika, M., Zulham, Z., Sambo, S. W., & Surtikanti, S. (2024). The Social Reality of Health on Premarital Sexual Behavior among Adolescents in Makassar. International Journal of Health Sciences, 2(1), 383–393. https://doi.org/10.59585/ijhs.v2i1.321

Handayani, S., & Putri, D. (2020). Perawatan Gigi Tiruan dan Pencegahan Infeksi. Jurnal Prostodonti Indonesia, 6(2), 55–63.

Hilal, A., Yulis, D. M., Latif, S. A., Mainassy, M. C., Nuryati, A., & Dewi, C. (2024). Pendidikan Kesehatan dan Sosialisasi terhadap persoalan kesehatan Jentik Nyamuk Sejak Dini di Daerah Antang sebagai Tempat Pembuangan Sampah. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 639–647. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i4.482

Irawan, T., & Saputra, J. (2021). Antiseptik Alami untuk Kesehatan Mulut. Journal of Oral Health and Community Service, 8(1), 14–22.

Kurniawan, F., & Adi, S. (2021). Aloe Vera dan Potensi Farmakologisnya dalam Bidang Kesehatan. Jurnal Farmasi Herbal Indonesia, 10(3), 118–126.

Kasmara, D. P., & Rashid, N. A. (2025). Polyscias Scutellaria As Natural Plant. International Journal of Health Sciences, 3(2), 225–238. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i2.647

Lestari, D., & Nugroho, A. (2020). Pengaruh Perendaman Gigi Tiruan dalam Larutan Herbal terhadap Pertumbuhan Mikroba. Jurnal Prostodonti Indonesia, 6(2), 55–62.

Malaha, N., Rusdi, M., Syafri, M., Pannyiwi, R., Sima, Y., & Rahmat, R. A. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok di SMA N 1 Liang Kabupaten Banggai Kepulauan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 11–16. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.17

Nugraha, D., & Rahman, F. (2021). Stomatitis Akibat Gigi Tiruan: Pencegahan dan Penanganannya. Jurnal Kedokteran Gigi Terapan, 12(1), 44–51.

Nur, I., & Susilo, D. E. (2023). Perlakuan Akuntansi Pembiayaan Ijarah berdasarkan PSAK no.107 (Studi Kasus BMT Rizqona Ikabu Tambakberas Jombang). JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(1), 18–29. https://doi.org/10.59585/jimad.v1i1.93

Naim, H., Mahendika, D., Afifah Harahap, N., Prabu Aji, S., Batubara, A., Yunita, L., & Pannyiwi, R. (2023). The Relationship between Maternal Knowledge of Complementary Foods with the Nutritional Status of Toddlers. International Journal of Health Sciences, 1(1), 20–25. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i1.47

Puspitasari, H., & Santoso, B. (2020). Antiseptik Herbal sebagai Alternatif Perawatan Gigi Tiruan. Jurnal Inovasi Kesehatan, 4(3), 89–97.

Rahmawati, N., & Yusuf, I. (2021). Pemanfaatan Tanaman Aloe Vera dalam Kesehatan Masyarakat. Jurnal Herbal Nusantara, 9(1), 10–18.

Sari, D. P., & Wulandari, M. (2021). Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Pengguna Gigi Tiruan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 5(1), 67–75.

Syahrul, M., & Aisyah, R. (2020). Pemanfaatan Bahan Alami untuk Antiseptik. Jurnal Kesehatan Komunitas, 11(2), 34–42.

Wijaya, A., & Harahap, E. (2022). Inovasi Pelatihan Pembuatan Antiseptik Alami Berbasis Herbal. Jurnal Pengabdian Kesehatan Indonesia, 8(1), 50–59.

Downloads

Published

15-08-2025

How to Cite

Dwi Pratiwi Kasmara, Sri Wahyuni Sambo, Anik Nuryati, Rezqiqah Aulia Rahmat, & Rahmat Pannyiwi. (2025). Pelaksanaan Pelatihan pada Masyarakat dalam Kegiatan Proses Pembuatan Larutan Lidah Buaya Sebagai Bahan Penghambat Mikroorganisme atau Mencegah Infeksi yang Membahayakan (Antiseptik) Pada Gigi Tiruan: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 4252–4257. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2273