Edukasi Kesehatan Mengenai Penyakit Jantung Koroner Bagi Warga Desa Simpang Empat Sungai Baru Kabupaten Tanah Laut
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2315Keywords:
penyakit jantung koroner, edukasi kesehatan berbasis komunitas, faktor risiko, kesehatan pedesaanAbstract
Penyakit jantung koroner (PJK) masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan yang umumnya memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Program berbasis komunitas ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga mengenai faktor risiko, langkah pencegahan, dan strategi deteksi dini PJK melalui edukasi kesehatan terarah. Kegiatan dilaksanakan di Desa Simpang Empat Sungai Baru melalui ceramah interaktif tatap muka yang didukung media visual, melibatkan 180 peserta (80 laki-laki dan 100 perempuan). Mayoritas peserta berada pada kelompok usia dewasa (79%), dengan sebagian besar berpendidikan terakhir Sekolah Dasar (68,6%), dan proporsi yang cukup besar memiliki riwayat hipertensi (34%), anemia (31%), atau hiperlipidemia (21%). Sepanjang kegiatan, peserta menunjukkan minat tinggi dan keterlibatan aktif. Meskipun tidak dilakukan pengukuran kuantitatif, hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang disesuaikan secara budaya dan kontekstual, serta diperkuat oleh peran kader kesehatan desa, memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan upaya pencegahan PJK secara berkelanjutan di masyarakat pedesaan.
Coronary heart disease (CHD) remains one of the leading causes of mortality in Indonesia, particularly in rural areas where access to healthcare services is often limited. This community-based program aimed to enhance residents’ knowledge of CHD risk factors, preventive measures, and early detection strategies through targeted health education. The intervention was conducted in Simpang Empat Sungai Baru Village via face-to-face interactive lectures supported by visual media, involving 180 participants (80 men and 100 women). Most participants were adults (79%), the majority had completed only primary school education (68.6%), and a substantial proportion reported a history of hypertension (34%), anemia (31%), or hyperlipidemia (21%). Throughout the sessions, participants demonstrated strong interest and active engagement. Although no quantitative evaluation was conducted, the findings indicate that culturally and contextually adapted health education, reinforced by the active involvement of village health cadres, holds considerable potential to strengthen sustainable CHD prevention efforts in rural communities.
References
Bachtiar, L., Gustaman, R. A., Maywati, S., Masyarakat, P. K., Kesehatan, I., & Siliwangi, U. (2023). Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner (PJK) (Analisis Data Sekunder Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Subang). Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 19(1), 52. https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/jkki/article/view/6862
Cahyani, D. I., Kartasurya, M. I., & Rahfiludin, M. Z. (2020). Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam Perspektif Implementasi Kebijakan (Studi Kualitatif). Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 10. https://doi.org/10.26714/jkmi.15.1.2020.10-18
Chen, Z., Liu, M., Zhang, S., Xiong, Z., Zhong, X., Yang, D., Kong, J., He, X., Zhu, Y., Hu, X., & Zhuang, X. (2021). Urban index and lifestyle risk factors for cardiovascular diseases in China: A cross-sectional study. Science Progress, 104(1), 1–13. https://doi.org/10.1177/00368504211003762
Desky, R., & Susanto, B. (2021). Hubungan Faktor Risiko Dengan Angka Kejadian Penyakit Jantung Koroner Di Puskesmas Kota Kutacane Kecamatan Babusalam Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2020. Jurnal Kedokteran STM (Sains Dan Teknologi Medik), 4(2), 83–89. https://doi.org/10.30743/stm.v4i2.97
Di Cesare, M., McGhie, D. V., Perel, P., Mwangi, J., Taylor, S., Pervan, B., Kabudula, C., Narula, J., Bixby, H., Pineiro, D., Gaziano, T. A., & Pinto, F. J. (2024). The Heart of the World. Global Heart, 19(1). https://doi.org/10.5334/gh.1288
Husain, W. L. N., Buraena, S., Syamsu, R. F., Nurmadilla, N., & Arsal, A. F. (2022). Gambaran Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner Akut Di RSUD Aloe Saboe Gorontalo. Indonesian Journal of Health, 2(3), 162–173. https://doi.org/10.33368/inajoh.v2i03.75
Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2022
Loucks, E. B., Buka, S. L., Rogers, M. L., Liu, T., Kawachi, I., Kubzansky, Laura D. Martin, L. T., & Gilman, S. E. (2013). Education and coronary heart disease risk associations may be affected by early-life common prior causes: a propensity matching analysis. Annals of Epidemiology, 22(4), 221–232. https://doi.org/10.1016/j.annepidem.2012.02.005.Education
Maharani, A., & Tampubolon, G. (2014). Unmet needs for cardiovascular care in Indonesia. PLoS ONE, 9(8), 1–10. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0105831
Nasution, I. S., Rahmadani, A. D., Audina, W., Sari, D. P., & Sari, N. D. (2025). Systematic Review: Pengaruh Gaya Hidup dan Pengetahuan Masyarakat terhadap Risiko Penyakit Jantung Koroner. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(2), 287–298. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v4i2.4337
Nasution, I. S., Said, N. B., Mutiara Salsabila, Maulidia, A., Aulia, Z. S., & Suci ramadhani. (2024). Kebijakan Kesehatan di Indonesia: Tinjauan, Tantangan, dan Rekomendasi. Vitamin : Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, 2(3), 195–206. https://doi.org/10.61132/vitamin.v2i3.509
Oguoma, V. M., Nwose, E. U., Skinner, T. C., Digban, K. A., Onyia, I. C., & Richards, R. S. (2015). Prevalence of cardiovascular disease risk factors among a Nigerian adult population: Relationship with income level and accessibility to CVD risks screening. BMC Public Health, 15(1). https://doi.org/10.1186/s12889-015-1709-2
Solikin, Maysita, Z., & Nurhikmah. (2025). Correlation Between Chest Pain And Physical Activity In Patients With Coronary Heart Disease : A Study at H . Boejasin Regional General Hospital, Tanah Laut Regency. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 10(2), 168–175.
Tillmann, T., Vaucher, J., Okbay, A., Pikhart, H., Peasey, A., Kubinova, R., Pajak, A., Tamosiunas, A., Malyutina, S., Hartwig, F. P., Fischer, K., Veronesi, G., Palmer, T., Bowden, J., Davey Smith, G., Bobak, M., & Holmes, M. V. (2017). Education and coronary heart disease: Mendelian randomisation study. BMJ (Online), 358. https://doi.org/10.1136/bmj.j3542
Usri, N. A. (2022). Karakteristik Faktor Risiko Pasien Penyakit Jantung Koroner di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tahun 2020. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 2(9), 619–629. https://doi.org/10.33096/fmj.v2i9.117
Yarmaliza, & Zakiyuddin. (2019). Pencegahan Dini Terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) Melalui Germas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 3(2), 93–100.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ratih Indah Sari, Dwi Wulan Apriani, Yanti Fauziah , Yuvita, R.Topan Aditya Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












