Penerapan Model Discovery Learning Alam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Materi Fungsi Organ Gerak Tubuh pada Manusia di SD Negeri 7 Dobo
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.2374Keywords:
Discovery Learning, Hasil Belajar, Fungsi Organ Gerak Tubuh Pada ManusiaAbstract
Pendidikan adalah upaya yang terorganisasi, berencana dan berlangsung secara terus menerus sepanjang hayat untuk membina anak didik menjadi manusia paripurna, dewasa, Dan Berbudaya. Untuk Mencapai Hal Tersebut, Maka Pembangunan Di Bidang Pendidikan merupakan suatu proses yang memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan demikian pendidikan hendaknya mampu mengkondisikan, dan memberikan dorongan untuk dapat mengoptimalkan dan membangkitkan potensi siswa, meumbuhkan aktivitas serta daya cipta (kreativitas), sehingga akan menjamin terjadinya dinamika di dalam proses pembelajaran (Rusman, 2019). Hasil belajar sangat tergantung pada kemampuan awal siswa, kelengkapan sarana dan prasarana lingkungan sosial dan kualitas proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan mengacu pada permasalahan yang dihadapi dengan latar belakang yang berbeda, sehingga berdampak pada motivasi dan pengalaman belajarnya. Model discovery learning merupakan suatu model pemecahan masalah yang akan bermanfaat bagi anak didik dalam menghadapi kehidupannya dengan sebaik mungkin dan pembelajaran lebih terasa bermakna, sehingga hasil belajar siswa pun akan meningkat (Ilahi, 2012). Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan hasil belajar ipa siswa kelas V materi fungsi organ gerak tubuh pada manusia di SD Negeri 7 Dobo dengan menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk menjelaskan kegiatan belajar mengajar di dalam kelas dengan menggunakan model discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil tes awal pada kelas V berada pada kualifikasi gagal, hal ini membuktikan bahwa tingkat penguasaan siswa masih sangat minim terhadap materi fungsi organ gerak tubuh pada manusia. Proses kegiatan belajar mengajar pada kelas V berada pada kualifikasi baik, dimana pada tes akhir siklus I diperoleh rata-rata skor pencapaian siswa (77.42%). Hasil tes akhir siklus II secara klasikal tuntas dengan rata-rata skor pencapaian siswa (100%). Hal ini menunjukan bahwa semua siswa mampu memahami materi dengan materi fungsi organ gerak tubuh pada manusia dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dengan baik sesuai dengan tahapannya. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat membantu siswa untuk mencapai hasil belajar pada materi fungsi organ gerak pada manusia, karena dalam model pembelajaran ini siswa dilibatkan langsung dari awal pembelajaran sehingga siswa lebih aktif dan kreatif dalam mengkonstruksi pengetahuannya.
References
Ainurrahman, Belajar dan Pembelajaran (Bandung: Alfabeta, 2013).
Alwi, H.,dkk (2000). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.
Arikunto Suharsini. 2007. Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung : Rosdakarya
Darmodjo, H. & Kaligis, J. R. E. 1991/1992. Pendidikan IPA II. Jakarta : Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Darmodjo, H. & Kaligis, J. R.E. (1991/1992). Pendidikan IPA II. Jakarta : Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Depdikbud. 1999. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta, Kemendikbud.
Depdiknas. 2006. Model Pengembangan Silabus Mata Pelajaran Dan Rencana Pelaksanan Pembelajaran IPA Terpadu. Jakarta: Tidak diterbitkan.
Direktorat Ketenagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.
Hamalik, Oemar. 2008. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Iskandar, S. M (1996/1997). Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemendikbud. 2014. Model Discovery Learning: Lampiran III:
Kurniawan. (2013). “Metode Inkuiri Terbimbing dalam Pembutan Media Pembelajaran Biologi untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Kreativitas Siswa SMP. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia (JPII), 2 (1).pp. 8-11
Mappeasse, M. Y. (2009). Pengaruh cara dan motivasi belajar terhadap hasil belajar programmable logic controller (PLC) siswa kelas III jurusan listrik SMK Negeri 5 Makassar. Jurnal Medtek, 1(2), 1-6.
Panjaitan, S. (2017). Meningkatkan Hasil Belajar IPA Media Gambar pada Siswa Kelas IIa SDN 78 Pekanbaru. Jurnal Primary Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau, 1(1)
Permendikbud Nomor 58 Tahun 2014. Jakarta: Tidak diterbitkan. Universitas Kristen Petra.
Republik Indonesia, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tantang Sistem Pendidikan Nasional, hlm. 6.
Rurman 2016. Seri Manajemen Sekolah Bermutu. Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Edisi kedua ; Jakarta. PT Raja Grafindo Prasada
Samatowa, U. (2006). Bagaimana Membe- lajarkan IPA di Sekolah Dasar. Jakarta:
Samatowa, Usman. (2006). Bagaimana membelajarkan IPA Di Sekolah Dasar. Jakarta: Depdiknas
Skandar, S. M. (1996/1997). Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sudjana, N. (2002) Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar, Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Sudjana, N. 2010. Penilaian Hasil Proses Belajar-Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Wahidmurni, dkk. 2010. Evaluasi Pembelajaran Kompetensi dan Praktik. Yogyakarta: Nuha Litera.
Wulandari,Yun Ismi, Sunarto dan Salman Alfarisy Totalia. 2015. Implementasi Model Discovery Learning Dengan Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritisdan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI IIs I Sma Negeri 6 SurakartaTahun Pelajaran 2014/2015. FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta, hal.8
Yulianti, D. 2010. Bermain Sambil Belajar Sains di Taman Kanak-kanak. Jakarta: PT. Indeks
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hediaty La Sitiman, Yan Y. Garlora, Theophanie Pattinasarany, Ztella Rumawatine

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












