Sosialisasi Perkembangan Bahasa dan Implementasi Budaya Literasi Sejak Dini di SD Cordova Samarinda
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2544Keywords:
Language Development, Implementation of Literacy Culture, Elementary SchoolAbstract
The activity "Socialization of Language Development and Implementation of Early Literacy Culture in Cordova Samarinda" generally aims to find out the Socialization of Language Development and Implementation of Early Literacy Culture for Class Teachers and Students of Grade IV SD Cordova Samarinda. The method of implementing this service is by means of surveys and direct socialization in the field. Introduction to language development and getting used to literacy culture from an early age can be started by communicating with people in the home environment, community environment, school environment, by reading story books or fairy tales to children routinely by parents at home and teachers can also implement reading books and students listening in class. Although it seems like a simple activity, reading books to children is the first stage of introducing children to the world of literacy. Improving literacy culture in the digital era, for example, is very important. Literacy has a big role in training children's basic skills in reading, writing and telling stories.
References
Agus Budiman. 2022. Ini pentingnya tumbuhkan literasi sejak dini, https://www.umsurabaya.ac.id/homepage/news_article?slug=dosen-um surabayainipentingnya-tumbuhkan-kemampuan-literasi-sejak-dini.
Alpiyanto. (2011). Rahasia Mudah Mendidik dengan Hati. Bekasi : Tujuh Samudra Alfath.
Artana, I. K. (2016). Upaya menumbuhkan minat baca pada anak. Jurnal Acarya Pustaka, 2(1), 1–13.
Aulinda. (2020). Menanamkan Budaya Literasi pada Anak Usia Dini di Era Digital. Universitas PGRI Semarang.
Depdikbud. (2016). Modul Pelatihan Penguatan Pendidikan Karakter Bagi Guru. Jakarta.
Devi Lestari, 2022. Pentingnya Gerakan Literasi bagi Anak Usia Dini di Era Kurikulum Merdeka.https://memontum.com/pentingnya-gerakan-literasi-bagi-anak-usiadini-di-erakurikulum-merdeka#ixzz7nqPrGIDv
Iman, B.N. (2022). Budaya Literasi dalam Dunia Pendidikan. Universitas Muhamadiyah Cirebon.
Khorunisa, N. (2022). Penerapan Budaya Literasi sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Nilai- nilai Pancasila di Era Digital. Bandung : Universitas Pendidikan Indonesia.
Latifa, U. (2017). Aspek Perkembangan pada Anak Sekolah Dasar : Masalah dan Perkembangannya. Journal of Multidisciplinary Studies, 1(2), 185-196.
Lubis, W. U. (2020). Sosialisasi Pentingnya Peran Orang Tua terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Medan.
Mulyani, S. (2013). Peningkatan kemampuan membaca pemahaman dan sikap siswa melalui model pembelajaran kontruktivisme (studi eksperimen kuasi pada siswa kelas vii di smpnegeri 1 patumbak. Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra Dan Budaya, 1(2).
Rohim, D. C. (2020). Peran Literasi dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa di Sekolah Dasar. Universitas Muhammadiyah Kudus.
Sugiarti, U. (2012). Pentingnya pembinaan kegiatan membaca sebagai implikasi pembelajaranbahasa Indonesia. Basastra, 1(1).
Surna, N. (2014). Psikologi Pendidikan 1. Jakarta : Erlangga.
Tambunan, E.E. (2023). Sosialisasi Literasi dalam Meningkatkan Minat Baca di Lingkungan 1 Kelurahan Kayombuan Kecamatan Padangsidimpuan Utara. Universitas Graha Nusantara.
Wahyudi, M. A. (2019). Plagiarism jurnal celebes education review. Jurnal Celebes EducationReview, 1(2), 112–116.
Zubaedah, S. (2018). Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Berkisah. Yogyakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurul Hikmah Nur, Eka Selvi Handayani, Gamar Al Haddar, Muhammad Ibnu Sa’ad, Intan Nur Safikah, Nur Yanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












