Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil melalui Edukasi Nutrisi dan Suplementasi Tepat Guna
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2722Keywords:
anemia, ibu hamil, edukasi nutrisi, suplementasi zat besi, Puskesmas JatibeningAbstract
Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang cukup tinggi di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Jatibening. Data awal menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mengalami kadar hemoglobin di bawah normal, yang berisiko terhadap kesehatan ibu dan janin. Upaya pencegahan melalui edukasi gizi dan suplementasi zat besi diharapkan mampu menekan angka kejadian anemia.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi nutrisi dan pemberian suplementasi zat besi dalam mencegah anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Jatibening.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest without control group. Sampel penelitian adalah ibu hamil trimester II–III yang berkunjung ke Puskesmas Jatibening sebanyak 40 orang, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa edukasi gizi mengenai pentingnya zat besi dan asam folat, disertai suplementasi tablet Fe selama 3 bulan. Data kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired t-test.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil setelah intervensi, dari 10,2 g/dL menjadi 11,8 g/dL (p < 0,05). Distribusi frekuensi juga menunjukkan penurunan proporsi ibu hamil yang mengalami anemia dari 56,7% menjadi 23,3%. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi gizi yang terarah, ditambah suplementasi zat besi tepat guna, efektif dalam menurunkan prevalensi anemia pada ibu hamil di Puskesmas Jatibening.
Kesimpulan: Edukasi nutrisi dan suplementasi zat besi berpengaruh positif terhadap peningkatan kadar hemoglobin dan pencegahan anemia pada ibu hamil. Disarankan agar Puskesmas Jatibening meningkatkan program konseling gizi dan memperkuat pemantauan kepatuhan konsumsi suplemen pada ibu hamil, serta melibatkan keluarga dalam mendukung penerapan pola makan sehat.
References
Astuti, N. P., & Dewi, R. (2022). Family support and adherence to iron supplementation in pregnant women. Indonesian Journal of Midwifery, 13(2), 45–53.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2020). Profil Kesehatan Jawa Tengah 2019. Semarang: Dinkes Jateng.
Handayani, D., Susilo, R., & Pratiwi, L. (2019). The effect of iron supplementation and nutrition education on anemia prevention among pregnant women. Journal of Public Health Research, 8(1), 112–118.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2021. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Putri, A., & Lestari, M. (2020). Knowledge and attitude of pregnant women towards anemia prevention. Midwifery Journal, 6(2), 88–96.
Rahayu, S., Fatimah, N., & Nuraini, T. (2018). Educational level and compliance in iron tablet consumption among pregnant women. Indonesian Nursing Journal, 23(1), 57–65.
Sari, D. N., Yuliana, E., & Rini, A. (2021). Nutrition education and its impact on hemoglobin levels in pregnant women. Journal of Maternal and Child Health, 6(4), 372–380.
World Health Organization. (2019). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2020). Anaemia in women and children: Global health estimates. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2021). Global nutrition targets 2025: Anaemia policy brief. Geneva: WHO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Budi Ermanto, Bayu Laksamana Jati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












