Puding Tempe: Inovasi Pangan Lokal Sehat untuk Pencegahan Stunting di Desa Lambangan
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4422Keywords:
Desa Lambangan, Pangan Lokal, Stunting, Tempe, PudingAbstract
Stunting pada balita dimulai sejak bayi masih dalam rahim ibu, dan gejalanya akan muncul setelah bayi berusia 24 bulan. Jika terjadi pada periode golden age, stunting dapat berdampak serius. Untuk mencegah stunting pada anak, edukasi kesehatan tentang stunting dan demonstrasi makanan bergizi diperlukan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan camilan yang sehat dan kaya nutrisi. Salah satu makanan yang bergizi tinggi ini adalah tempe, yang merupakan sumber protein nabati lokal dan memiliki potensi yang besar untuk diolah menjadi makanan yang disukai anak-anak. Di Desa Lambangan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Adi Buana Surabaya memulai program kerja dengan memberikan pelatihan pembuatan Puding Tempe, yang merupakan camilan sehat yang berasal dari bahan pangan lokal. Program ini melibatkan sosialisasi gizi, demonstrasi pembuatan Puding Tempe, dan pendampingan warga dalam proses pengolahan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa warga lebih memahami manfaat tempe untuk mencegah stunting, belajar membuat puding dari tempe, dan memiliki rencana untuk membuat sendiri. Diharapkan inovasi ini akan menjadi langkah berkelanjutan dalam mencegah stunting dan membantu keluarga menjadi lebih sejahtera.
References
Early Febrinda, A., Astawan, M., Wresdiyati, T., & Dewi Yuliana, N. (2013). KAPASITAS ANTIOKSIDAN DAN INHIBITOR ALFA GLUKOSIDASE EKSTRAK UMBI BAWANG DAYAK. Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan, 24(2), 161–167. https://doi.org/10.6066/jtip.2013.24.2.161
Fatih Nuril Anwar, A., Aristiya, N., Berkah Asisah, A., Novita Sari, D., Puspa Komala, K., Andinika Shidqi, L., Diandra Salsabila, G., Qisti Rosmalia, N., Mela Rosida, S., & Raka Siwi, I. (n.d.). Upaya Pencegahan Stunting dengan Peningkatan Pengetahuan Ibu Mengenai MP-ASI di Desa Waru Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo. Nur Lathifah Mardiyati, 11(11), 14.
garuda3031156. (n.d.).
Gizi, N., Kelor, P., Prodi Pendidikan Profesi Dietisien, M., Gizi, J., Kemenkes Makassar, P., & Jurusan Gizi, D. (n.d.). KOMPOSISI GIZI, TINGKAT KESUKAAN DAN DAYA TERIMA MORINGA PUDDING DENGAN PENAMBAHAN BUBUK DAUN KELOR PADA BALITA STUNTING. In Media Gizi Pangan (Vol. 28).
Jahe, K. S., Bahan, S., Puding, P., Made, P., Angga Wijaya, K., Wayan, N., & Mariani, R. (2023). Quality of Ginger Juice as An Ingredient For Pudding. Jurnal Pariwisata Dan Bisnis), 02(7), 1617–1631. https://doi.org/10.22334/paris.v2i7
Jenderal, D., Dan, K., Kesehatan, A., Rasuna, J. H. R., & Blok, S. (n.d.). KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA. https://link.kemkes.go.id/TLSP2ProduksiAlatKesehatan.
Rahmiwati, A., Ningsih, W. I. F., Bema Ramdika, S., Yuliarti, Y., Sari, D. M., Harwanto, F., Febry, F., Sari, I. P., Yuliana, I., Arinda, D. F., & Ramadhani, I. D. (2023). Demo Masak dan Lomba Masak Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Posyandu Melati, Plaju, Kota Palembang. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(2), 747–752. https://doi.org/10.54082/jamsi.743
Sofiyatin, R., & Naskah, G. (2022). MAKANAN SELINGAN BERBASIS PANGAN LOKAL UNTUK ANAK USIA 3-5 TAHUN DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 3(2). http://jkp.poltekkes-mataram.ac.id/index.php/pks
Systematic Literature Review: Pengaruh Negatif Stunting terhadap Perkembangan Kognitif Anak. (2021). Jurnal Biostatistik, Kependudukan, Dan Informatika Kesehatan, 1(2). https://doi.org/10.7454/bikfokes.v1i2.1012
Rusliani, N., Hidayani, W. R., & Sulistyoningsih, H. (2022). Literature review: Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Buletin ilmu kebidanan dan keperawatan, 1(01), 32-40.
Apriluana, G., & Fikawati, S. (2018). Analisis faktor-faktor risiko terhadap kejadian stunting pada balita (0-59 bulan) di negara berkembang dan asia tenggara. Media penelitian dan pengembangan kesehatan, 28(4), 247-256.
Waliulu, S. H., Ibrahim, D., & Umasugi, M. T. (2018). Pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan stunting anak usia balita. Jurnal Penelitian Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal of Health Research" Forikes Voice"), 9(4), 269-272.
Hasanah, R., Aryani, F., & Effendi, B. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting pada anak balita. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(1), 1-6.
Ni’mah, K., & Nadhiroh, S. R. (2015). Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Media gizi indonesia, 10(1), 13-19.
Aurima, J., Susaldi, S., Agustina, N., Masturoh, A., Rahmawati, R., & Madhe, M. T. M. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Indonesia. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 1(2), 43-48.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dian Majid, Anisa Huriyah Sadikah, Gani Putra Fiantono, Amar Salasa, Rifqi Ferdiyanto Ramadhan, Manggala Unggul Priyonggo, Lailatul Amaliya, Dimas Ferdiansyah Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












