Pelatihan Pembuatan dan Penggunaan Media Digital Interaktif untuk Edukasi Siswa Bahasa Inggris di Daerah Terpencil Maluku Barat Daya

Pengabdian

Authors

  • Fredi Meyer Universitas Pattimura
  • Louisa Sarah Kamanasa Universitas Pattimura
  • Hendrik J. Maruanaya Universitas Pattimura
  • Yuliana Kilikily Universitas Pattimura
  • Crisendy Marsya Maahaly Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4490

Keywords:

Literasi Digital, Pendidikan 3T, Media Interaktif, Budaya Kalwedo, Maluku Barat Daya

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan siswa di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dalam penggunaan teknologi pendidikan melalui pelatihan pembuatan dan penggunaan media digital interaktif berbasis budaya lokal. Pelatihan ini memanfaatkan aplikasi Canva, PowerPoint interaktif, dan Quizizz untuk mendukung pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih menarik dan kontekstual. Metode pelaksanaan mengadopsi pendekatan partisipatif, kontekstual, dan berbasis komunitas, serta melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris melalui skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi digital guru, peningkatan motivasi belajar siswa, serta lahirnya produk media pembelajaran yang mengangkat nilai-nilai budaya Kalwedo sebagai identitas lokal. Program ini berkontribusi dalam menciptakan model digitalisasi pendidikan yang adaptif di wilayah kepulauan terpencil.

References

Arends, R. I. (2012). Learning to teach (9th ed.). McGraw-Hill Education.

Arifin, M., & Nizar, M. (2020). Strategi penyusunan anggaran berbasis kegiatan untuk program pengabdian masyarakat. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Pendidikan, 11(1), 56–64.

Cousins, J. B., & Whitmore, E. (1998). Framing participatory evaluation. New Directions for Evaluation, 80, 5–23. https://doi.org/10.1002/ev.1114

Heinich, R., Molenda, M., Russell, J. D., & Smaldino, S. E. (2002). Instructional media and technologies for learning (7th ed.). Pearson Education.

Huda, N., Subekti, A., & Mulyasa, H. (2021). Integrasi nilai budaya lokal dalam media pembelajaran Bahasa Inggris untuk siswa daerah terpencil. Jurnal Pendidikan Bahasa, 18(2), 75–90.

Kemdikbudristek. (2022). Laporan profil pendidikan di wilayah 3T. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kirkpatrick, D. L., & Kirkpatrick, J. D. (2006). Evaluating training programs: The four levels (3rd ed.). Berrett-Koehler Publishers.

McBride, A. M. (2018). Participatory development and community engagement: A theoretical framework. Journal of Community Practice, 26(1), 5–25. https://doi.org/10.1080/10705422.2018.1425053

Permendikbud No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Sumarna, R., Widiati, U., & Musthafa, B. (2020). Local culture-based learning: Its effects on student engagement and performance. Indonesian Journal of English Language Teaching, 15(1), 21–35.

UNESCO. (2022). Reimagining our futures together: A new social contract for education. Paris: UNESCO Publishing.

UNESCO. (2023). Digital learning in remote areas: A global review. Paris: UNESCO Institute for Lifelong Learning.

Downloads

Published

05-01-2026

How to Cite

Meyer, F., Sarah Kamanasa, L., J. Maruanaya, H., Kilikily, Y., & Marsya Maahaly, C. (2026). Pelatihan Pembuatan dan Penggunaan Media Digital Interaktif untuk Edukasi Siswa Bahasa Inggris di Daerah Terpencil Maluku Barat Daya: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 16710–16712. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4490

Most read articles by the same author(s)