Langkah Inovatif Mengurangi Limbah Rumah Tangga: Sosialisasi dan Pelatihan Daur Ulang Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Desa Pudak Kec. Kumpeh Ulu Kab.Muaro Jambi
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4556Keywords:
Community Service, Halal Edupreunership, StudentsAbstract
Community service with an innovative concept of reducing household waste by recycling used cooking oil into aromatherapy candles involving the mothers of Hamlet 2, Pudak Village, Kumpeh Ulu District, Muaro Jambi Regency was carried out on November 14, 2025. This study examined the application of used cooking oil as the main raw material in the production of aromatherapy candles in Pudak Village, Hamlet 2. The study aims to address environmental problems caused by improperly managed used cooking oil disposal, by converting the waste into products with economic value. The production process includes filtering and refining used cooking oil, melting it with natural wax, mixing it with essential oils, and molding it into usable aromatherapy candles. The village community was actively involved through training and increasing environmental awareness, so that they were able to manage waste and at the same time open up sustainable creative business opportunities. The resulting aromatherapy candles showed good physical qualities, such as texture and burning power, and provided social and economic benefits to the local community. This initiative is a practical model of integrated waste management with community empowerment and economic development in rural areas, which is in line with the principles of environmental sustainability and improving welfare.
References
Afrianto, E., & Liviawaty, E. (2010). Pengolahan dan Pengawetan Pangan. Bandung: Alfabeta.
Aini, D. N., Arisanti, D. W., Fitri, H. M., & Safitri, L. R. (2020). Pemanfaatan Minyak Jelantah Untuk Bahan Baku Produk Lilin Ramah Lingkungan Dan Menambah Penghasilan Rumah Tangga Di Kota Batu. Warta Pengabdian, 14(4), 253-262.
Amin, S., & Febriani, D. (2021). Pemanfaatan minyak jelantah sebagai usaha kreatif masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 112–120.
Arifin, M., & Nugroho, A. (2020). Dampak pemanasan berulang minyak goreng terhadap kualitas kimia dan fisik. Jurnal Teknologi Pangan, 11(1), 45–52.
Dwiyanti, R., & Putra, A. (2019). Analisis kadar asam lemak bebas pada minyak jelantah hasil penggorengan berturut-turut. Jurnal Sains dan Kimia, 8(2), 67–74.
Hidayat, R., & Mulyani, S. (2022). Pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi bagi ibu rumah tangga. Jurnal Abdimas Kreatif, 3(1), 23–30.
Kernani Rizki N. (2022) Pemanfaatan Minyak Jelantah dalam Pembuatan Lilin Aromaterapi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Unnes, 4(3) 343-349.
Kusuma, T., & Pratama, W. (2021). Edukasi pengelolaan limbah rumah tangga untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri, 4(3), 200–210.
Novianti, S., & Wahyudi, A. (2018). Oksidasi dan degradasi minyak goreng selama pemanasan. Jurnal Kimia Terapan Indonesia, 9(2), 120–128.
Rahmawati, N., & Fitri, K. (2020). Pelatihan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk ekonomi kreatif. Jurnal Abdidaya, 4(2), 78–85.
Sanli, H., Canakci, M., & Alptekin, E. (2011). Characterization of Waste Frying Oils Obtained from Different Facilities. Proceedings of the World Renewable Energy Congress – Sweden, 57, 479–485.
Sari, M., & Yuliani, E. (2022). Kajian bahaya minyak jelantah terhadap kesehatan manusia. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 7(1), 34–41.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanto, H. (2020). Pemanfaatan essential oil sebagai bahan pewangi alami dalam pembuatan lilin aromaterapi. Jurnal Industri Kreatif, 6(1), 55–62.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Syarifah Syamilah, Sitti Aminah, Nasa Khairina, Andi Saputra, Shinta Shinta, Rendi Febriyansyah, Hendra Tera

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












