Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Lingkungan Melalui Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Kelurahan Pendrikan Lor
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4678Keywords:
minyak jelantah, lilin aromaterapi, pemberdayaan ibu rumah tangga, peningkatan pendapatan, Harga Pokok Produksi (HPP)Abstract
Permasalahan limbah minyak goreng bekas (jelantah) masih menjadi isu lingkungan di tingkat rumah tangga, khususnya di kawasan perkotaan. Di sisi lain, ibu rumah tangga memiliki potensi besar untuk diberdayakan secara ekonomi melalui kegiatan produktif berbasis keterampilan sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi ibu rumah tangga melalui pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi produk lilin aromaterapi bernilai jual. Program dilaksanakan di Kelurahan Pendrikan Lor, Kecamatan Semarang Tengah, dengan metode pelatihan dan pendampingan yang meliputi sosialisasi dampak lingkungan minyak jelantah, praktik pembuatan lilin aromaterapi, serta pengenalan dasar pengemasan dan pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang layak digunakan dan dipasarkan, serta menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan. Program ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan limbah rumah tangga, tetapi juga membuka peluang usaha kreatif berbasis lingkungan bagi ibu rumah tangga. Dengan demikian, pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan dan aplikatif.
References
Akbar, F., Munawwarah, I., Zamri, N. A., Saputri, R. M., & Sari, S. N. (2025). Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah dalam Pembuatan Lilin Aromaterapi di Nagari Sipangkur. Jurnal Pustaka Mitra, 5(5), 283–288.
Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. (2025). Program Kampung Iklim (Proklim). https://kemenlh.go.id/contents/16/Program-Kampung-Iklim-Proklim
Fernando, A., Hakim, D. L., Hamzah, D. A., & Barat, J. (2024). Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga : Pelatihan Minyak Jelantah Jadi Sabun Ramah Lingkungan ( Empowering Housewives : Training on Turning Used Cooking Oil into Eco-Friendly Soap ). Jurnal Pemberdayaan Umat (JPU), 3(2), 69–80.
Hal, M. (2025). PROCESSING OF USED WASTE OIL TO REDUCE ENVIRONMENTAL. Al Basirah Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(c), 132–140.
Hidyus, S. A., Ghinari, N., Sherlian, A. P., & Aji, F. (2024). Jurnal Bina Desa Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah sebagai Sabun Cuci Padat untuk Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Desa Karangwuni Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo Pendahuluan. 6(3), 344–353.
Meidayanti, K., Siska, A. I., Alfiyah, N., & Banyuwangi, P. N. (2024). Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci Sebagai Upaya Mewujudkan Strategi Daerah Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah. I-Com : Indonesian Community Journal Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi, 4(4), 2587–2595.
Nurhidayati, N., Rahoyo, R., & Anggraheni, D. (2023). MENUMBUHKAN KREATIFITAS IBU RUMAH TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DENGAN MEMPRODUKSI BARANG KEBUTUHAN SEHARI-HARI DI KELURAHAN METESEH KECAMATAN TEMBALANG SEMARANG. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 6017–6021.
Rahmawati Dewi, A. et. a. (2025). Economics Note. Economics Note, 1(1), 31–36.
Sari, S. M., Hisyam, C. J., Seruni, M. P., Nainggolan, A. C., & Anargya, A. (2025). Penerapan Ekonomi Sirkular dalam Proses Pengelolaan Sampah oleh Bank. Aktivisme : Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik Dan Sosial Indonesia, 2(3), 280–289.
Widhatama, B. S., Rifan, M., Ardelia, V., & Pitaloka, D. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Pada PKK Kelurahan Pegirian. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 6(September), 1324–1335.
Widhiarso, W., & Nayla, M. (2022). Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Kolaborasi dengan. Indonesian Journal of Community Services, 4(1), 74–82.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurhidayati, Rahoyo, Dini Anggraheni, Endang Rusdianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












