Peran Aktualisasi Etnososial dalam Kebudayaan Kudus untuk Menjawab Isu Sosial

Penelitian

Authors

  • Sri Rahayu Kusumaningsih Universitas Muria Kudus

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4707

Keywords:

Ethnosocial, Kudus Culture, Local Wisdom, Contemporary Social Issues, Social Cohesion

Abstract

The development of modernization and globalization has influenced patterns of social interaction in society, resulting in the weakening of traditional social values such as solidarity, mutual cooperation, and togetherness. This condition necessitates contextual approaches to addressing social issues that are grounded in local wisdom. This study aims to analyze the role of the actualization of ethnosocial values in Kudus culture as a strategy for responding to contemporary social issues. The research employs a qualitative approach with a case study design conducted in Kudus Regency. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, with informants selected purposively, including community leaders, cultural figures, religious leaders, and local residents. Data analysis was carried out interactively through data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source and technique triangulation to ensure data validity. The findings indicate that ethnosocial values in Kudus culture—such as tolerance, mutual cooperation, deliberation, social solidarity, and togetherness—are still actively actualized in social life. The actualization of these values plays an important role in maintaining social harmony, strengthening social cohesion, and addressing social issues such as conflict, individualism, and challenges of interaction in digital spaces. This study confirms that the actualization of ethnosocial values has strong potential as an adaptive and sustainable strategy for social problem solving.

References

Abdullah, I. (2020). Kearifan lokal sebagai modal sosial dalam membangun harmoni masyarakat multikultural. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 22(1), 1–14.

Ahimsa-Putra, H. S. (2021). Etnosains, etnososial, dan pembangunan berkelanjutan. Antropologi Indonesia, 42(2), 125–139.

Arifin, S. (2020). Toleransi dan moderasi beragama dalam masyarakat multikultural Indonesia. Religi: Jurnal Studi Agama-Agama, 16(1), 1–18.

Asikin, A. (2025). Social cohesion of local wisdom for plural communities. International Journal Ihya’ ‘Ulum al-Din, 16.

Astuti, T., & Nugroho, Y. (2022). Transformasi nilai budaya lokal dalam ruang digital. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 26(2), 143–156.

Azra, A. (2020). Islam Nusantara dan kontribusinya terhadap kohesi sosial. Studia Islamika, 27(3), 555–578.

Budiwanti, E. (2021). Kearifan lokal dan resolusi konflik sosial berbasis komunitas. Jurnal Sosiologi Reflektif, 15(1), 23–38.

Darmawan, I., & Setiawan, B. (2023). Gotong royong sebagai modal sosial di era modern. Jurnal Pembangunan Sosial, 8(1), 45–58.

Hadi, S. (2020). Nilai budaya lokal dan ketahanan sosial masyarakat. Jurnal Humaniora, 32(2), 189–201.

Haryanto, J. T. (2021). Modal sosial dan keberlanjutan harmoni sosial. Jurnal Ilmu Sosial, 20(1), 77–90.

Hasanah, U., & Maulana, R. (2022). Aktualisasi nilai kearifan lokal dalam pendidikan karakter. Cakrawala Pendidikan, 41(2), 356–369.

Hidayat, R. N. (2021). Local wisdom as social capital in strengthening community harmony. Journal of Social and Cultural Studies, 13.

Kurniawan, A. (2020). Musyawarah sebagai mekanisme resolusi konflik lokal. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 5(1), 14–26.

Lestari, E., & Widyastuti, S. (2023). Degradasi nilai sosial di ruang digital dan upaya penguatannya. Jurnal Komunikasi Sosial, 11(2), 101–115.

Mahfud, C. (2021). Pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 123–137.

Mulyadi, M. (2020). Budaya lokal sebagai basis pembangunan sosial. Jurnal Sosiologi Reflektif, 14(2), 211–225.

Nasikun. (2021). Struktur sosial dan integrasi masyarakat multikultural. Jurnal Sosiologi, 26(1), 55–70.

Nurhadi, A., & Prasetyo, E. (2022). Nilai toleransi dalam masyarakat plural Indonesia. Jurnal Harmoni Sosial, 7(1), 33–46.

Nurhayati, H. R. (2021). Local wisdom as social capital in strengthening community harmony. Journal of Social and Cultural Studies, 13.

Pranowo, B. (2020). Agama dan kohesi sosial di masyarakat lokal. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 16(2), 199–213.

Putnam, R. D. (2020). Social capital and community resilience in modern society. Journal of Civil Society, 16(4), 301–317.

Rahardjo, T. (2021). Kearifan lokal sebagai strategi resolusi konflik sosial. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 145–158.

Ridwan, N. A. (2020). Landasan keilmuan kearifan lokal. Ibda’: Jurnal Kebudayaan Islam, 18(1), 27–38.

Sari, D. P., & Hidayat, A. (2023). Solidaritas sosial masyarakat lokal di tengah modernisasi. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 9(2), 88–102.

Setiadi, E. M., & Kolip, U. (2021). Pengantar sosiologi budaya kontemporer. Jurnal Sosial Humaniora, 12(1), 1–15.

Suparlan, P. (2020). Kebudayaan dan masyarakat Indonesia modern. Antropologi Indonesia, 41(1), 67–82.

Suryadi, K. (2022). Penguatan nilai lokal dalam kebijakan sosial. Jurnal Kebijakan Publik, 13(2), 144–159.

Susanto. (2022). Digital transformation and the erosion of local social values. Indonesian Journal of Sociology, 15.

Syamsuddin, M. (2021). Modal sosial dan pembangunan berbasis budaya. Jurnal Pembangunan Sosial, 6(2), 101–115.

Tohari, A. (2024). The role of local wisdom in creating peace and social harmony in villages. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 13.

Wahyuni, S., & Kholid, M. (2022). Tantangan aktualisasi kearifan lokal di era digital. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 20(1), 67–80.

Wibowo, A. (2020). Pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 187–200.

Yuliana, R., & Hanafiah, M. (2023). Literasi digital berbasis nilai budaya lokal. Jurnal Media dan Budaya, 5(1), 45–59.

Zainuddin, M. (2021). Kearifan lokal dan integrasi sosial masyarakat Jawa. Jurnal Sosiologi Agama, 15(2), 233–247.

Zuhdi, M. (2020). Moderasi beragama dan pembangunan harmoni sosial. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 20(2), 345–360.

Downloads

Published

30-12-2025

How to Cite

Sri Rahayu Kusumaningsih. (2025). Peran Aktualisasi Etnososial dalam Kebudayaan Kudus untuk Menjawab Isu Sosial: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 15509–15516. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4707