Tantangan Guru PAI Melaksanakan Asesmen Autentik pada Tiga Domain Taksonomi Bloom di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5105Keywords:
Asesmen Autentik, Pendidikan Agama Islam (PAI), Kelas Digital, Penilaian Holistik, Pendidikan KarakterAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan implementasi asesmen autentik dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di ruang kelas digital pada jenjang sekolah menengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap seorang guru PAI yang mengajar di sekolah berbasis sistem digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika yang kompleks antara konsep ideal asesmen autentik dan praktik di lapangan. Meskipun sekolah telah difasilitasi dengan perangkat dan platform digital serta guru memiliki pemahaman teoretis mengenai penilaian holistik yang mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan, implementasi asesmen autentik belum sepenuhnya optimal. Teknologi digital cenderung dimanfaatkan sebatas untuk mendigitalisasi bentuk penilaian konvensional, seperti pelaksanaan ujian daring dan pengolahan nilai, tanpa disertai pengembangan evaluasi yang interaktif, reflektif, dan bermakna. Tantangan utama tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga humanistik, antara lain menurunnya minat siswa terhadap mata pelajaran PAI serta beban administratif yang tinggi sehingga membatasi ruang guru untuk membangun relasi personal dengan peserta didik. Temuan penting penelitian ini menyoroti strategi adaptif guru yang menempatkan nilai-nilai kemanusiaan sebagai inti asesmen, dengan menekankan pendekatan personal dan menjadikan penilaian akhlak sejajar dengan capaian akademik, bahkan dalam sistem digital yang cenderung kaku. Penelitian ini menegaskan adanya kesenjangan antara potensi teknologi digital dan pemanfaatannya dalam asesmen PAI, serta merekomendasikan pengembangan model asesmen digital yang lebih fleksibel, berorientasi pada penguatan karakter, meringankan beban guru, dan mampu menghidupkan kembali motivasi belajar siswa, sehingga teknologi benar-benar berfungsi memperkaya esensi pendidikan Islam.
References
al-Banna, J. (2005). Tajdid al-Islam wa i‘adat ta’sis wa mazumat al-ma‘rifah al-islamiyah. Daar al-Fikr al-Islami.
al-Bukhari, M. ibn I. ibn I. ibn al-Mughirah ibn Bardazbah al-Ju‘fi. (2004). Sahih al-Bukhari (Vol. 1, Hadis No. 52). Dâr al-Hadith.
Armstrong, K. (2007). Perang suci: Dari Perang Salib hingga Perang Teluk (H. Darmawan, Trans.: Cet. ke-5). Serambi.
Assyaukanie, L. (1998). Tipologi dan wacana pemikiran Arab kontemporer. Jurnal Pemikiran Islam Paramadina
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Fathoni, A. (2020). Asesmen autentik dalam pembelajaran: Konsep dan implementasi untuk meningkatkan keterlibatan dan gambaran kompetensi siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nurdin, N., & Ali, M. (2022). Integrasi nilai karakter dalam asesmen digital pendidikan agama Islam: Tantangan dan strategi. Jurnal Pendidikan Islam.
Pratiwi, I. A., & Dewi, D. A. (2024). Membangun motivasi belajar melalui asesmen autentik berbasis digital dalam pembelajaran PAI. Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan.
Putra, R. W. Y., Sari, D. P., & Hidayat, F. (2023). Desain pengalaman belajar bermakna: Pemanfaatan teknologi untuk asesmen autentik di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan.
Sari, R. K., & Hidayat, F. (2019). Efisiensi dan transparansi asesmen autentik melalui pemanfaatan teknologi digital. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan.
Wahyudi, D. (2021). Kendala integrasi nilai akhlak dan spiritual dalam instrumen asesmen digital pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Okta Rosfiyani, Alimah Zaini, Saumi Sumanior, Nurul Wafa, Maulana Malik Ibrahim, Desya Assyifa Yelviani, Najwa Putri Khaerani, M. Sofiyyurrahman, Rizky Fadhillah, Syahputra Panduwardan, M. Anjas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












