Implementasi Pedoman Inkubasi Bisnis dalam Meningkatkan Kapasitas Wirausaha Mahasiswa Universitas Respati Yogyakarta
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5320Keywords:
Inkubator bisnis, Mahasiswa Berwirausaha, KewirausahaanAbstract
Banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menandai semakin sempit peluang kerja, perkembangan teknologi yang semakin canggih mengakibatkan kebutuhan akan tenaga manusia mulai bergeser untuk kemudian digantikan dengan mesin atau peralatan produksi lainnya. Jiwa dan semangat wirausaha untuk mahasiswa sangat dibutuhkan untuk memberi bekal pada mereka memasuki dunia kerja. Inkubasi bisnis merupakan salah satu cara untuk mewujudkan misi Universitas Respati Yogyakarta yaitu menjadi Universitas Unggul, Berjiwa Wirausaha dan Mampu Bersaing di Tingkat Global Tahun 2038.Inkubasi bisnis merupakan wadah yang digunakan untuk melatih mahasiswa yang mempunyai proposal bisnis untuk diikutkan hibah, dan juga mahasiswa yang mempunyai ide bisnis untuk diwujudkan menjadi bisnis yang menghasilkan keuntungan dan berkelanjutan. Inkubasi bisnis merupakan salah satu cara yang tepat untuk memberi bekal kepada mahasiswa tentang kewirausahaan.Tujuan kegiatan ini memiliki tujuan mencapai visi kewirausahaan UNRIYO dengan menghasilkan mahasiswa yang berwirausaha. Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pelatihan, pendampingan dan evaluasi bisnis yang dilakukan oleh mahasiswa. Program inkubasi bisnis mahasiswa telah terlaksana secara sistematis dan berkelanjutan. Kegiatan diawali dengan seleksi proposal usaha mahasiswa yang masuk untuk menilai kelayakan ide bisnis, potensi pasar, dan kesiapan tim. Proposal yang lolos seleksi selanjutnya memasuki tahap inkubasi, di mana mahasiswa tidak hanya dibina secara konseptual tetapi juga dilatih dan didampingi secara langsung dalam menjalankan usahanya. Pelatihan yang diberikan meliputi evaluasi ide bisnis dan pasar, evaluasi produk, evaluasi keuangan termasuk analisis kelayakan bisnis, serta evaluasi pemasaran. Selain itu, mahasiswa juga mengikuti praktik aplikasi pemasaran dan praktik pameran produk sebagai bentuk implementasi usaha secara nyata. Pada tahap akhir dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan usaha dan kualitas proposal bisnis. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, ditetapkan tiga kelompok usaha mahasiswa yang dinilai paling siap untuk dikirimkan proposalnya dalam program hibah Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).
References
Al-Mubaraki, H.M. & Busler, M. (2014). Business incubation as a tool for job creation and economic growth in the Gulf Cooperation Council Countries. Journal of Innovation and Entrepreneurship, 3(5), 1-20.
Baines, S., & Wheelock, J. (2018). Understanding the impact of business incubation: a systematic review. International Journal of Entrepreneurial Behaviour & Research, 24(1), 260-292.
Bygrave, W. D., & Timmons, J. A. (1992). Venture capital at the crossroads. Harvard Business Press.
Cohen, B., & Winn, M. (2007). Market imperfections, opportunity and sustainable entrepreneurship. Journal of Business Venturing, 22(1), 29-49.
De Clercq, D., Thongpapanl, N. T., & Dimov, D. (2019). A closer look at cross-functional collaboration and product innovation: Contingency effects of structural and cultural context. Journal of Product Innovation Management, 36(4), 449-469.
Katz, J. A. (2003). The chronology and intellectual trajectory of American entrepreneurship education: 1876–1999. Journal of Business Venturing, 18(2), 283-300.
Lalkaka, R., & Mahapatra, S. S. (2018). Entrepreneurship in India: historical perspectives and emerging challenges. International Journal of Entrepreneurial Behaviour & Research, 24(5), 1014-1028.
Lockett, A., & Wright, M. (2005). Resources, capabilities, risk capital and the creation of university spin-out companies. Research Policy, 34(7), 1043-1057.
LPPPM UNRIYO.(2023).Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNRIYO tahun 2023. Yogyakarta: UNRIYO
Maritz, A., Brown, R., & Thongpapanl, N. (2018). The emergence of the social entrepreneurship discipline. International Journal of Entrepreneurial Behaviour & Research, 24(3), 494-508.
Mian, S. A. (1997). Assessing value-added contributions of university technology business incubators to tenant firms. Research Policy, 26(2), 127- 145.
OECD. (2019). The innovation imperative: contributing to productivity, growth and well-being. Retrieved from https://www.oecd.org/sti/inno/the-innovation-imperative.htm
Van Burg, E., & Romme, A. G. (2015). Entrepreneurship education: what’s new? Journal of Small Business Management, 53(4), 912-927.
Kompasiana, 27 September 2024. Ketersediaan Lapangan Kerja yang Sempit di Indonesia.Melintas.id. 3 Maret 2025, korban PHK sepanjang tahun 2024 mencapai 80.000, ini alas an terjadinya gelombang PHK dan Solusi dari menganggur
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 V. Wiratna Sujarweni, Khaula Lutfiati Rohmah, Elisabeth Deta Lustiyati, Sri Hasta Mulyani, Metty, Dian Rhesa Rahmayanti, Fatma Nawang Setiyani, Bertold L. Loy Panda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












