Nilai-Nilai Pendidikan Islam yang Terkandung dalam Film Animasi Nussa dan Rara Episode “Belajar Jujur”
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5382Keywords:
Pendidikan Islam, Kejujuran, Akhlak, Film Animasi, Nussa Dan RaraAbstract
Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Salah satu nilai akhlak fundamental yang harus ditanamkan sejak usia dini adalah kejujuran (ṣidq), karena menjadi fondasi bagi terbentuknya kepercayaan, tanggung jawab, dan amanah. Seiring perkembangan teknologi dan karakteristik generasi digital, media pembelajaran berbasis audiovisual, khususnya film animasi, menjadi sarana alternatif yang relevan dalam internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai kejujuran dan nilai akhlak Islami dalam film animasi Nussa dan Rara episode “Belajar Jujur”. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Data primer diperoleh dari dialog, alur cerita, dan visualisasi film, sedangkan data sekunder berasal dari literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film animasi Nussa dan Rara merepresentasikan nilai kejujuran, tanggung jawab, amanah, serta keteladanan secara kontekstual dan edukatif. Penyajian nilai-nilai tersebut selaras dengan ajaran Al-Qur’an dan prinsip pendidikan karakter dalam Islam. Dengan demikian, film animasi Nussa dan Rara memiliki potensi signifikan sebagai media pembelajaran pendidikan Islam berbasis karakter bagi anak usia dini.
References
Al-Qur’an al-Karim. (n.d.). Surah At-Taubah ayat 119.
Anderson, T. (2008). The Theory and Practice of Online Learning. Edmonton: Athabasca University Press.
Arsyad, A. (2021). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. Thousand Oaks: SAGE Publications.
Hidayat, R., & Suryana, D. (2023). Pendidikan karakter anak usia dini dalam perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45–60.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kemendikbud.
Krippendorff, K. (2021). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. Thousand Oaks: SAGE Publications.
Lickona, T. (2021). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks: SAGE Publications.
Mulyasa, E. (2022). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Nata, A. (2021). Pendidikan Islam: Perspektif Teoretis dan Praktis. Jakarta: Prenadamedia Group.
Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6.
Rahmawati, E. (2022). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam film animasi Nussa dan Rara. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(2), 123–138.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2020). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Tilaar, H. A. R. (2021). Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta.
Warschauer, M., & Matuchniak, T. (2020). New technology and digital worlds: Analyzing evidence of equity in access, use, and outcomes. Review of Research in Education, 44(1), 179–225.
Yusuf, S. (2021). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Zubaedi. (2020). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Zuriah, N. (2021). Pendidikan Moral dan Budi Pekerti dalam Perspektif Perubahan. Jakarta: Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amanda Agustina Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












