Peran Bimbingan dan Konseling (BK) dalam Pencegahan Bullying di Sekolah

Penelitian

Authors

  • Angelina Lailatus Syiva Universitas Islam Negeri Salatiga
  • Zia Ulhaq Robbani Universitas Islam Negeri Salatiga
  • Muhammad Abdul Munib Universitas Islam Negeri Salatiga

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5406

Keywords:

Bimbingan dan Konseling, Pencegahan Bullying, Lingkungan Sekolah

Abstract

Kegiatan ini berawal dari rendahnya kepedulian mahasiswa terhadap kebersihan dan kondisi lingkungan kampus. Tujuan utama dari gerakan ini adalah menumbuhkan semangat peduli lingkungan sekaligus membentuk budaya bersih yang berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yaitu dengan memanfaatkan potensi yang sudah ada lalu mengembangkannya kembali. Bentuk nyata kegiatan meliputi kerja bakti bersama, penanaman tumbuhan hias dan toga, pembangunan kandang kambing serta pemeliharaan lele, hingga pemasangan pagar kecil sebagai pembatas antar wilayah. Hasilnya terlihat dari meningkatnya partisipasi mahasiswa dalam menjaga kebersihan, terciptanya lingkungan kampus yang rapi dan tertata, serta tumbuhnya kesadaran bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Kegiatan ini membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara kompak. Dengan semangat kolaborasi, dukungan pihak kampus, serta terciptanya ruang belajar yang nyaman, sehat, dan inspiratif, gerakan ini diharapkan menjadi contoh nyata bagi keberlanjutan budaya bersih di lingkungan pendidikan.

References

Arifin, Z. (2020). Peran Konselor dalam Mengatasi Kasus Bullying di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(2), 125-134.

Astuti, R. D. (2019). Pengaruh Program Intervensi Guru BK terhadap Siswa Korban Bullying. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 11(1), 45-56.

Basuki, R. (2021). Strategi Guru BK dalam Penanganan Bullying di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(3), 215-230.

Hadi, S. &. (2022). Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Mencegah Bullying di Sekolah. Jurnal Psikologi Pendidikan, 4(2), 100-110.

Hendri Yahya Sahputra, Sa. W. (2024). Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Pendukung Keberhasilan Pendidikan Di SMP Bumi Qur’an Siantar. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 14(4), 476-487.

Jannah, N. (2020). Dampak Bullying dan Peran Guru BK dalam Menangani Siswa Korban. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(1), 75-85.

Lestari, P. (2021). Implementasi Program Konseling untuk Mengatasi Bullying di SMP. Jurnal Bimbingan Konseling, 13(2), 190-202.

Mahendra, R. (2020). Peran Aktif Guru BK dalam Mengurangi Kasus Bullying di Sekolah. Jurnal Penelitian Pendidikan, 12(4), 300-312.

Nurhayati, D. (2019). Intervensi Guru BK terhadap Siswa yang Mengalami Bullying. Jurnal Ilmu Pendidikan, 9(3), 50-61.

Nurlaila Sapitri, S. N. (2023). Textbook Analysis of Al-ʿArabiyyah Baina Yadai Aulādinā Vol 1 in The Rusydi Ahmad Thuaimah’s Perspective. Asalibuna, 1-13.

Purnamasari, E. &. (2021). Peran Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Bullying. Jurnal Kajian Pendidikan, 7(1), 85-95.

Downloads

Published

26-01-2026

How to Cite

Syiva, A. L., Robbani, Z. U., & Munib, M. A. (2026). Peran Bimbingan dan Konseling (BK) dalam Pencegahan Bullying di Sekolah: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 18758–18761. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5406