Desain Buruan Sae: Pemanfaatan Lahan Sisa Perkotaan Untuk Optimalisasi Urban Farming Di Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5439Keywords:
Buruan SAE, Desain partisipatif, Urban Farming, Ketahanan pangan, Partisipasi Masyarakat, Kualitas RuangAbstract
Pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk mendukung program Buruan SAE, inisiatif urban farming terintegrasi yang digagas DISPANGTAN Kota Bandung untuk mengatasi tantangan ketahanan pangan. Program ini memanfaatkan lahan sisa di permukiman padat sebagai area perkebunan produktif skala mikro untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Minimnya lahan pertanian di Kota Bandung dan tingginya inflasi komoditas perkebunan menjadi latar belakang program ini, yang kini tersebar di berbagai wilayah permukiman. Kegiatan pengabdian ini berlokasi di Kelurahan Cikutra, kawasan dengan dominasi permukiman yang memiliki keterbatasan lahan. Lahan sisa yang tersedia sering kali tidak teratur, kecil, dan kurang optimal untuk digunakan sebagai perkebunan. Pengabdian ini bertujuan memetakan karakteristik lahan sisa di area Buruan SAE dan merancang desain yang ideal untuk memenuhi kebutuhan perkebunan di lokasi tersebut. Pengembangan desain melibatkan masukan dari penggiat urban farming, masyarakat setempat, serta praktik baik dari lokasi Buruan SAE lain. Rancangan yang dihasilkan diharapkan menjadi model yang adaptif untuk diterapkan di berbagai lokasi Buruan SAE lainnya, sehingga dapat mendukung keberlanjutan urban farming dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
References
Adimihardja, K., & Hikmat, I. (2003). Participatory Research Appraisal: Dalam Pelaksanaan
Pengabdian Kepada Masyarakat. Humaniora.
Bokashi Organko. (2024). Make the most of your bokashi compost system. Skaza | Organic
Waste Management. Retrieved Septeember, 2024, from
https://bokashiorganko.com/bokashi-library/bokashi-compost-system
DKPP Kota Bandung. (2020). Buruan SAE, Integrated Urban Farming. Buruan SAE –
Dispangtan Kota Bandung. Retrieved April 29, 2024, from
https://buruansae.bandung.go.id/
Fauziya, Z. 2018. Menakar Ketahanan Pangan Kota Bandung. Website Kota Bandung.
Tersedia:https://www.bandung.go.id/news/read/5104/menakar-ketahanan-pangan-kota-
bandung
Green Network Asia. (2023, October 26). Buruan SAE: Inovasi Urban Farming di Bandung Dukung Kemandirian Pangan Kota. Green Network Asia. Retrieved September 5, 2024, from https://greennetwork.id/komunitas/buruan-sae-inovasi-urban-farming-di-bandung-dukung-kemandirian-pangan-kota/
Haqi, M. (2023, October 26). Buruan SAE: Inovasi Urban Farming di Bandung Dukung Kemandirian Pangan Kota. Green Network Asia. Retrieved September 5, 2024, from https://greennetwork.id/komunitas/buruan-sae-inovasi-urban-farming-di-bandung-dukung-kemandirian-pangan-kota/
Jaenudin, M. (2021, Maret). Bata Terawang Sarana Pengkomposan Sampah Organik. Atma Go. Retrieved September, 2024, from https://www.atmago.com/berita-warga/bata-terawang-sarana-pengkomposan-sampah-organik_aa2e9da7-2810-4e27-9d30-256686a836b2
Parsudi, S. (2019). Model, Motivasi Dan Kendala Masyarakat Dalam Melakukan Pertanian Kota (Urban Farming) Di Kota Surabaya. Agridevina, 8(1). https://doi.org/10.33005/ad
Soraya, D. A., & Muhammad, H. (2022, April 21). Sumber Pangan Kota Bandung 96,47 Persen Masih Bergantung dari Luar Daerah | Republika Online. News. Retrieved April 22, 2024, from https://news.republika.co.id/berita/raokaa380/sumber-pangan-kota-bandung-9647-persen-masih-bergantung-dari-luar-daerah
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nabilah Dwisepti Cahyani, Yudhistira Kusuma, Nitih Indra Komala Dewi, Kunthi Herma Dwidayati, Annisa Shabrina Amri, Tutin Aryanti, Johar Maknun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












