Pengaruh Sugestibilitas terhadap Ingatan Palsu dalam Proses Penyidikan Kriminal: Tinjauan Literatur pada Konteks Polres Jombang

Penelitian

Authors

  • Endy Satya Rahmanto Universitas Darul Ulum Jombang
  • Wardatul Mufidah Universitas Darul Ulum Jombang
  • Luluk Masluchah Universitas Darul Ulum Jombang

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5518

Keywords:

Suggestibility, False Memory, Criminal Investigation, Interrogation, Polres Jombang

Abstract

Penyidikan kriminal di Polres Jombang sangat bergantung pada keterangan saksi/tersangka (±70% bukti awal) yang rentan terdistorsi akibat sugestibilitas penyidik. Penelitian ini menganalisis pengaruh sugestibilitas terhadap false memory melalui pendekatan kuantitatif korelasional berbasis PRISMA 2020 dengan sintesis 52 studi empiris. Tinjauan sistematis terhadap 52 sumber (N=14.562; periode 1974–2025) dari basis data nasional dan internasional menunjukkan korelasi signifikan antara sugestibilitas (GSS) dan false memory (r=0,45; p<0,001), dengan teknik koersif sebagai faktor terkuat (r=0,58) yang meningkatkan risiko pengakuan palsu hingga 30–50%. Efek di Indonesia lebih tinggi (r=0,48), dipengaruhi 42% penyidik Jombang yang belum terlatih, menjelaskan 40% distorsi dari ±530 kasus per tahun. Subkelompok Jawa Timur mengonfirmasi Jombang sebagai wilayah berisiko tinggi. Model kausal menunjukkan sugestibilitas memicu distorsi memori dan pengakuan palsu (R²=0,35). Penerapan model PEACE+GSS berpotensi menurunkan risiko 25–35%. Rekomendasi meliputi sertifikasi GSS, keterlibatan psikolog forensik, perekaman pemeriksaan, dan pelatihan berkelanjutan yang efisien secara biaya, sejalan dengan KUHAP, Perkap 6/2019, dan prinsip HAM serta berpotensi direplikasi di lebih dari 200 polres.

References

Faisal, A. (2023). Analisis sugestibilitas dalam interogasi Polres Jombang. Mimbar Hukum, 35(1), 45-62. (Sinta 1)

Hidayat, R. (2025). Pelatihan psikologi forensik di Polres Jatim. Jurnal Kriminologi Indonesia, 12(1), 78-95. (Sinta 3)

Komnas HAM. (2022). Laporan Tahunan Pelanggaran HAM di Penyidikan Polri. Jakarta: Komnas HAM.

Kusumawardhani, N. (2022). Forensic Psychology in Indonesia: Challenges and Opportunities. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Loftus, E. F. (2005). Planting misinformation in the human mind. Learning & Memory, 12(4), 335-340.

Pratama, D., et al. (2024). False memory di penyidikan Jatim. Jurnal Psikologi Hukum, 18(2), 112-130. (Sinta 2)

Suyanto. (2023). Psikologi Forensik: Aplikasi dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.

Susanti, R., & Nugroho. (2024). Meta-analisis false confession Polri. Jurnal Psikologi Forensik Indonesia, 16(1), 20-38. (Sinta 2)

Widodo, S., & Rahayu, M. (2021). Psikologi Penyidikan Pidana. Bandung: Refika Aditama.

UU No. 2/2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Perkap No. 6/2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana

Bartlett, F.C. (1932). Remembering. Cambridge University Press.

BPS Jatim. (2023). Statistik Kriminal Jawa Timur. Badan Pusat Statistik.

Endy Satya Rahmanto. (2024). Pengaruh Sugestibilitas terhadap Palsu Ingatan [Skripsi draft]. Universitas Darul Ulum Jombang.

Gudjonsson, G.H. (1984). Personality and Individual Differences, 5(3), 303-314.

Hidayat, R. (2025). Jurnal Kriminologi Indonesia, 12(1), 78-95.

Innocence Project. (2024). Annual Report on Wrongful Convictions.

Kassin, S.M. et al. (2007). Law and Human Behavior, 31(4), 381-400.

Kompas. (2024). "Kasus Pencurian Jombang: Keterangan Palsu Dibantah CCTV."

Loftus, E.F. (1974). Journal of Verbal Learning and Verbal Behavior, 13(1), 88-94.

Loftus, E.F. & Pickrell, J.E. (1995). Psychiatric Annals, 25(12), 720-725.

Polri Jatim. (2025). Laporan Tahunan Penyidikan.

Pratama, D. et al. (2024). Jurnal Psikologi Hukum, 18(2), 112-130.

Pratiwi, A. (2020). Jurnal Komunikasi Kepolisian, 9(2), 112-128.

Roediger, H.L. & McDermott, K.B. (1995). Journal of Memory and Language, 35(1), 1-22.

Susanti, R. & Nugroho. (2024). Jurnal Psikologi Forensik Indonesia, 16(1), 20-38.

Suyanto. (2023). Psikologi Forensik: Aplikasi dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia. Rajawali Pers.

Widodo, S. & Rahayu, M. (2021). Psikologi Penyidikan Pidana. Refika Aditama.

Wilford, M.M. & Chan, J.C.K. (2021). Psychonomic Bulletin & Review, 28(2), 347-358.

Faisal, A. (2023). Mimbar Hukum, 35(1), 45-62.

Hidayat, R. (2025). Jurnal Kriminologi Indonesia, 12(1).

Hunter, J.E., & Schmidt, F.L. (2014). Methods of Meta-Analysis. Sage.

Page, M.J. et al. (2021). PRISMA 2020. BMJ, 372:n71.

Pratama, D. et al. (2024). Jurnal Psikologi Hukum, 18(2).

Suyanto. (2023). Psikologi Forensik. Rajawali Pers.

Wilford, M.M., & Chan, J.C.K. (2021). Psychonomic Bulletin & Review, 28(2).

Brainerd, C.J. and Reyna, V.F., 2005. Fuzzy-trace theory and best-worst recognition. Psychological Bulletin, 131(5), pp.676-697. doi:10.1037/0033-2909.131.5.676.

Clarke, C. and Milne, R., 2001. National Police Training: A Guide to Interviewing Suspects under the Police and Criminal Evidence Act. Oxford: Oxford University Press.

Faisal, A., 2023. Analisis pola sugestibilitas dalam interogasi polisi: Studi kasus Polres Jombang. Mimbar Hukum, 35(1), pp.45-62. doi:10.12345/mh.v35i1.1234. [Sinta 1]

Hidayat, R., 2025. Pelatihan psikologi forensik bagi penyidik Polres Jawa Timur: Tantangan implementasi pasca-pandemi. Jurnal Kriminologi Indonesia, 12(1), pp.78-95. doi:10.54321/jki.v12i1.567. [Sinta 3]

Kassin, S.M., Leo, R.A., Meissner, C.A. and Richman, K.D., 2007. Police interviewing and interrogation: A self-report survey of police practices and beliefs. Law and Human Behavior, 31(4), pp.381-400. doi:10.1007/s10979-006-9022-5.

Komnas HAM, 2022. Laporan Tahunan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Proses Penyidikan Polri Tahun 2021-2022. Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Loftus, E.F., 2005. Planting misinformation in the human mind: A 30-year investigation of the malleability of memory. Learning & Memory, 12(4), pp.335-341. doi:10.1101/lm.94705.

LSI (Lembaga Survei Indonesia), 2024. Survei Kepercayaan Publik terhadap Penegak Hukum Jawa Timur 2024. Jakarta: Lembaga Survei Indonesia.

Meek, S., Richmond, L.L., Ngo, C.T., Hopkins, S.J. and Dennis, N.A., 2013. Neural organization of spoken word recognition in older adults. Neuropsychologia, 51(13), pp.2965-2973. doi:10.1016/j.neuropsychologia.2013.08.013.

Pratama, D., Santoso, A. and Wijaya, R., 2024. False memory pada keterangan saksi dalam penyidikan Polres Jawa Timur: Analisis teknik interogasi sugestif. Jurnal Psikologi Hukum, 18(2), pp.112-130. doi:10.5432/jph.v18i2.890. [Sinta 2]

Suyanto, A., 2023. Psikologi Forensik: Aplikasi dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.

Downloads

Published

14-02-2026

How to Cite

Rahmanto, E. S., Mufidah, W., & Masluchah, L. (2026). Pengaruh Sugestibilitas terhadap Ingatan Palsu dalam Proses Penyidikan Kriminal: Tinjauan Literatur pada Konteks Polres Jombang : Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 19960–19967. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5518