Meningkatkan Kualitas Kesehatan Lansia dan Anak melalui Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan di Desa Padi, Mojokerto
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5599Keywords:
Anak Usia Sekolah, Diabetes Melitus, Promosi Kesehatan, Kesehatan Gigi dan Mulut, Lansia, Pengabdian MasyarakatAbstract
Permasalahan kesehatan masyarakat masih menjadi tantangan di daerah pedesaan, terutama pada kelompok rentan seperti anak usia sekolah dasar dan lansia. Rendahnya pemahaman mengenai kesehatan gigi dan mulut pada anak serta tingginya risiko Diabetes Melitus pada lansia menunjukkan perlunya upaya promotif dan preventif yang terfokus. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Padi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui dua program utama, yaitu edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi siswa sekolah dasar serta sosialisasi pencegahan Diabetes Melitus dan pemeriksaan kesehatan bagi kelompok lansia. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra desa, survei awal, edukasi kesehatan, demonstrasi, pemeriksaan kesehatan, dan praktik langsung yang dilaksanakan secara partisipatif. Hasil dari program ini menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif peserta selama berlangsungnya kedua program. Anak-anak mampu memahami dan menerapkan perilaku menjaga kesehatan gigi dan mulut, sementara lansia memperoleh informasi mengenai kondisi kesehatan mereka serta edukasi mengenai pencegahan Diabetes Melitus. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat desa.
References
Fauzi, A. A., Istianah, & T, S. (2025). HUBUNGAN PERSEPSI PENYAKIT DAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP SELF-CARE MANAGEMENT PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RUANG RAWAT JALAN PENYAKIT DALAM RSAU DR. M. SALAMUN TAHUN 2024. Jurnal Riset Ilmiah, 2(3), 1558–1569. https://doi.org/10.62335%0AJurnal
IDF. (2021). IDF Diabetes Atlas 1O TH Edition. https://diabetesatlas.org/idfawp/resource-files/2021/07/IDF_Atlas_10th_Edition_2021.pdf
Milita, F., Handayani, S., & Setiaji, B. (2021). Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II pada Lanjut Usia di Indonesia (Analisis Riskesdas 2018). Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 17(1), 9–20.
Mojokerto, D. K. K. (2024). Profil Kesehatan Kabupaten Mojokerto Tahun 2024. https://dinkes.mojokertokab.go.id/download/view/profil-kesehatan-kabupaten-mojokerto-tahun-2024-20250709_154119.pdf
Nanda, L. M., Endriani, R., Anggraini, D., Prakoso, A. T., & Rafni, E. (2025). Hubungan karies gigi dengan kualitas hidup pada anak usia Sekolah Dasar: studi cross-sectional. Jurnal Skala Kesehatan, 37(3), 320–325. https://doi.org/10.31964/jsk.v10i1.164
Nurwati, B. dan Setijanto, D. (2021). Kalimantan Selatan Dental Care Problems With Quality of Life in Children Ages 5-7 Years Old in Landasan Ulin District , Banjarbaru City , Selatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 21–25.
Putri, A., Halimah, & Susatyo, J. H. (2024). GAMBARAN ANGKA def-t PADA ANAK PRASEKOLAH DI TK DAARUL JANNAH PONTIANAK TIMUR. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi, 5(1), 115–120. https://doi.org/10.5005/jp-journals-10015-1533
Saprudin, N., Romdona, R., & Mawaddah, A. U. (2023). Faktor yang berhubungan dengan kejadian dini karies gigi pada anak di Kabupaten Kuningan. Journal of Nursing Practice and Education, 3(2), 151–158. https://doi.org/10.34305/jnpe.v3i2.682
SKI. (2023). Laporan Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Survei Kesehatan Indonesia.
WHO. (2022a). Global health estimates: Life expectancy and leading causes of death and disability. World Health Organization.
WHO. (2022b). Sugars and Dental Caries. World Health Organization.
WHO. (2024). Noncommunicable Diseases. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/factsheets/detail/noncommunicable-diseases
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Miftachul Nur Cahyaningtyas, Mia Ayu Dwi Anggraini, Mir'atush Sholikhah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












