Program Edukasi Mitigasi Longsor Bagi Warga di Kawasan Perbukitan
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5910Keywords:
Mitigasi Longsor, Warga, Kawasan PerbukitanAbstract
Program edukasi mitigasi longsor bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan warga dalam mencegah serta menghadapi bencana longsor di kawasan perbukitan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi sosialisasi, edukasi, serta simulasi dan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program edukasi mitigasi longsor bagi warga di kawasan perbukitan berhasil meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan warga terkait risiko bencana longsor. Melalui serangkaian kegiatan, warga memperoleh pengetahuan yang lebih komprehensif mengenai penyebab dan karakteristik longsor, serta mampu mengenali tanda-tanda awal yang menjadi indikator potensi terjadinya bencana. Selain peningkatan pengetahuan, program ini juga membekali warga dengan keterampilan praktis untuk mitigasi sederhana, seperti pemeliharaan saluran air dan penanaman vegetasi penguat lereng, sehingga masyarakat dapat menerapkan tindakan preventif secara langsung. Dampak lain dari program ini terlihat pada meningkatnya partisipasi warga dalam pengelolaan lingkungan dan munculnya kesadaran kolektif untuk mengurangi risiko longsor di masa depan. Warga mulai terlibat aktif dalam kerja bakti, perbaikan infrastruktur sederhana, dan pemeliharaan lingkungan, yang menunjukkan bahwa edukasi tidak hanya meningkatkan pemahaman individu, tetapi juga mendorong perilaku kolektif yang berkelanjutan. Dengan terbentuknya kesadaran bersama ini, diharapkan warga mampu meningkatkan kesiapsiagaan, menjaga keselamatan lingkungan, dan membangun komunitas yang lebih tangguh untuk menghadapi risiko longsor.
References
Afrian, R. (2021). Kajian Mitigasi Terhadap Penyebab Bencana Banjir di Desa Sidodadi Kota Langsa. Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi, 5(2), 165. https://doi.org/10.32663/georaf.v5i2.1660
Akbar, R. H., Handayati, N., & Hamdani, F. (2026). Peran Bhabinkamtibmas dalam Penanggulangan Tanah Longsor untuk Menjaga Stabilitas Kamtibmas di Polsek Sendang Polres Tulungagung. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 5(1), 896–904. https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6236
Ani Darliani, Wirda, Erly Muavizar, & Hayati. (2025). Pengaruh Pendidikan Kesiapsiagaan dan Respons Wilayah Aisyiyah terhadap Efektivitas Penanggulangan Bencana Alam. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(4 Nopember), 6123–6136. https://doi.org/10.58230/27454312.3026
Aprilana, A., & Edvan Satria, C. (2023). Analisis Tingkat Kerawanan Bencana Tanah Longsor Pada Kecamatan Cisarua Dan Kecamatan Ngamprah. Jurnal Impresi Indonesia, 2(10), 997–1002. https://doi.org/10.58344/jii.v2i10.3630
Daud, A. Y., Syafri, S., & Jaya, B. (2025). Analisis Mitigasi Bencana Tanah Longsor Di Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju. Urban and Regional Studies Journal, 7(2), 190–203. https://doi.org/10.35965/ursj.v7i2.6043
Deviani, N., & Aprilia, T. (2024). Dampak Gempa Bumi yang Dirasakan oleh Santri di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar, Ponorogo, Jawa Timur. Psikis; Jurnal Psikologi Islami, June, 1–6.
Hidayat, R. (2018). Analisis Stabilitas Lereng pada Longsor Desa Caok, Purworejo, Jawa Tengah. Jurnal Sumber Daya Air, 14(1), 63–74. https://doi.org/10.32679/jsda.v14i1.195
I Dewa Made Alit Karyawan, Rohani, Hasyim, I Dewa Gede Jayanegara, Salehudin, H. S., & Yasa, I. W. (2025). Sosialisasi Potensi Bencana dan Rekomendasi Mitigasi Kawasan Destinasi Air Terjun di Desa Santong , Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 8(2), 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/jpmpi.v8i2.11475
Ichwan Muis, Khairil Anwar. (2018). Model Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Pengurangan Risiko Bencana Tanah Longsor di Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Asian Social Work Journal (ASWJ), 3(4), 19–30.
Karlina, L., & Ismanto, M. (2017). Enggan Mengungsi, Lebih Baik di Rumah Sendiri: Keberadaan Plenggrongan sebagai Bentuk Respon Kultural Masyarakat Desa Sitiarjo dalam Menghadapi Bencana Banjir Bandang. Prosiding Pertemuan Ilmiah Tahunan Riset Kebencanaan KE 4 - 2017 Universitas Indonesia, 8–10.
Marliana, T., Mariay, I. F., Angrianto, N. L., & Imburi, C. S. (2026). Edukasi Mitigasi Bencana Berbasis Masyarakat di Wilayah Rawan Risiko. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(4), 21800–21811.
Marto, F. A., Ardi, I. A., Priyoga, I., Studi, P., Wilayah, P., & Kota, D. (2024). Analisis Kebencanaan Wilayah Berdasarkan Karakteristik Bentang Lahan di Kabupaten Kulon Progo. Matra, 5(1), 42–62.
Mohamad, N. H., Pomalango, Z. B., & Yusuf, N. A. R. (2025). Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan KesiapsiagaanBencana Tanah Longsor Pada Masyarakat Di Desa Tulabolo KecamatanSuwawa Timur. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(7), 4571–4579. https://doi.org/10.56338/jks.v8i7.8257
Naryanto, H. S., Soewandita, H., Ganesha, D., Prawiradisastra, F., & Kristijono, A. (2019). Analisis Penyebab Kejadian dan Evaluasi Bencana Tanah Longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur Tanggal 1 April 2017. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(2), 272. https://doi.org/10.14710/jil.17.2.272-282
Ningkeula, E. S. (2015). Analisis karakteristik metereologi dan morfologis DAS Wai Samal Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 8(2), 81–91. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.8.2.81-91
Prihatin, R. B. (2018). Masyarakat Sadar Bencana: Pembelajaran dari Karo, Banjarnegara, dan Jepang. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 9(2), 221–239. https://doi.org/10.46807/aspirasi.v9i2.1106
Putri Melani, A., Faadhil Hatif, D. A., Amelia, A., Mulyasari, R., & Nandi Haerudin, dan. (2025). Mitigasi Bencana Longsor Daerah Lampung Selatan Dengan Menggunakan Metode Analisis Spasial GIS. Jurnal Teknologi Dan Inovasi Industri, 6(2), 74–81. https://doi.org/10.23960/jtii.v6i2.114
Radite Ranggi Anata. (2025). Analisis Kerusakan Lingkungan Akibat Praktik Pertanian Kentang Intensif terhadap Objek Wisata di Kawasan Dataran Tinggi Dieng. AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian, 43(1), 57–68. https://doi.org/10.47728/ag.v43i1.588
Ridho’i, A., Sidiq, N., Sarya, G., & Andriawan, A. H. (2025). Penggunaan Citra sebagai Penyuluhan Masyarakat yang Berada di Rawan Terjadi Bencana Tanah Longsor. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(1), 495–502. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i1.333
Suleman, I. (2024). Optimalisasi Program Sekolah Siaga Bencana: Upaya Perlindungan Komprehensif terhadap Ancaman Bencana Tanah Longsor di Sekolah Dasar 47 Dumbo Raya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society, 3(2), 29–38. https://doi.org/10.37905/phar.soc.v3i2.25825
Utami, D. N. (2019). Kajian Dampak Perubahan Iklim Terhadap Degradasi Tanah. Jurnal Alami : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana, 3(2), 122. https://doi.org/10.29122/alami.v3i2.3744
Utami, S. M., & Arsi, A. A. (2022). Lingkungan Perdesaan: Sebuah Tantangan Perubahan Bagi Masyarakat Pegunungan. Bookchapter Alam Universitas Negeri Semarang, 1(1), 90–120. https://doi.org/10.15294/ka.v1i1.86
Zulyaden, Fazlina, R., Rinaldy, Veranita, Rahmat, F. H., Djamaluddin, Purnamasari, D., & Farizal, T. (2025). Peningkatan Kapasitas Siswa Madrasah dalam Mitigasi Bencana Gempa dan Tsunami melalui Edukasi Tanggap Darurat di MTsN 4 Suak Timah, Aceh Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Konstruksi (MAJJAMA), 3(2), 148–152. https://doi.org/10.63877/jpmk.v3i2.195
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Saleha, Triana Srisantyorini, Guntur Arie Wibowo, Tiwuk Herawati, Munawir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












