Program Edukasi Mitigasi Longsor Bagi Warga di Kawasan Perbukitan

Authors

  • Dwi Saleha Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Triana Srisantyorini Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Guntur Arie Wibowo Universitas Samudra
  • Tiwuk Herawati Universitas Muhammadiyah Malang
  • Munawir Universitas Islam Kebangsaan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5910

Keywords:

Mitigasi Longsor, Warga, Kawasan Perbukitan

Abstract

Program edukasi mitigasi longsor bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan warga dalam mencegah serta menghadapi bencana longsor di kawasan perbukitan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi sosialisasi, edukasi, serta simulasi dan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program edukasi mitigasi longsor bagi warga di kawasan perbukitan berhasil meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan warga terkait risiko bencana longsor. Melalui serangkaian kegiatan, warga memperoleh pengetahuan yang lebih komprehensif mengenai penyebab dan karakteristik longsor, serta mampu mengenali tanda-tanda awal yang menjadi indikator potensi terjadinya bencana. Selain peningkatan pengetahuan, program ini juga membekali warga dengan keterampilan praktis untuk mitigasi sederhana, seperti pemeliharaan saluran air dan penanaman vegetasi penguat lereng, sehingga masyarakat dapat menerapkan tindakan preventif secara langsung. Dampak lain dari program ini terlihat pada meningkatnya partisipasi warga dalam pengelolaan lingkungan dan munculnya kesadaran kolektif untuk mengurangi risiko longsor di masa depan. Warga mulai terlibat aktif dalam kerja bakti, perbaikan infrastruktur sederhana, dan pemeliharaan lingkungan, yang menunjukkan bahwa edukasi tidak hanya meningkatkan pemahaman individu, tetapi juga mendorong perilaku kolektif yang berkelanjutan. Dengan terbentuknya kesadaran bersama ini, diharapkan warga mampu meningkatkan kesiapsiagaan, menjaga keselamatan lingkungan, dan membangun komunitas yang lebih tangguh untuk menghadapi risiko longsor.

References

Afrian, R. (2021). Kajian Mitigasi Terhadap Penyebab Bencana Banjir di Desa Sidodadi Kota Langsa. Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi, 5(2), 165. https://doi.org/10.32663/georaf.v5i2.1660

Akbar, R. H., Handayati, N., & Hamdani, F. (2026). Peran Bhabinkamtibmas dalam Penanggulangan Tanah Longsor untuk Menjaga Stabilitas Kamtibmas di Polsek Sendang Polres Tulungagung. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 5(1), 896–904. https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6236

Ani Darliani, Wirda, Erly Muavizar, & Hayati. (2025). Pengaruh Pendidikan Kesiapsiagaan dan Respons Wilayah Aisyiyah terhadap Efektivitas Penanggulangan Bencana Alam. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(4 Nopember), 6123–6136. https://doi.org/10.58230/27454312.3026

Aprilana, A., & Edvan Satria, C. (2023). Analisis Tingkat Kerawanan Bencana Tanah Longsor Pada Kecamatan Cisarua Dan Kecamatan Ngamprah. Jurnal Impresi Indonesia, 2(10), 997–1002. https://doi.org/10.58344/jii.v2i10.3630

Daud, A. Y., Syafri, S., & Jaya, B. (2025). Analisis Mitigasi Bencana Tanah Longsor Di Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju. Urban and Regional Studies Journal, 7(2), 190–203. https://doi.org/10.35965/ursj.v7i2.6043

Deviani, N., & Aprilia, T. (2024). Dampak Gempa Bumi yang Dirasakan oleh Santri di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar, Ponorogo, Jawa Timur. Psikis; Jurnal Psikologi Islami, June, 1–6.

Hidayat, R. (2018). Analisis Stabilitas Lereng pada Longsor Desa Caok, Purworejo, Jawa Tengah. Jurnal Sumber Daya Air, 14(1), 63–74. https://doi.org/10.32679/jsda.v14i1.195

I Dewa Made Alit Karyawan, Rohani, Hasyim, I Dewa Gede Jayanegara, Salehudin, H. S., & Yasa, I. W. (2025). Sosialisasi Potensi Bencana dan Rekomendasi Mitigasi Kawasan Destinasi Air Terjun di Desa Santong , Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 8(2), 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/jpmpi.v8i2.11475

Ichwan Muis, Khairil Anwar. (2018). Model Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Pengurangan Risiko Bencana Tanah Longsor di Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Asian Social Work Journal (ASWJ), 3(4), 19–30.

Karlina, L., & Ismanto, M. (2017). Enggan Mengungsi, Lebih Baik di Rumah Sendiri: Keberadaan Plenggrongan sebagai Bentuk Respon Kultural Masyarakat Desa Sitiarjo dalam Menghadapi Bencana Banjir Bandang. Prosiding Pertemuan Ilmiah Tahunan Riset Kebencanaan KE 4 - 2017 Universitas Indonesia, 8–10.

Marliana, T., Mariay, I. F., Angrianto, N. L., & Imburi, C. S. (2026). Edukasi Mitigasi Bencana Berbasis Masyarakat di Wilayah Rawan Risiko. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(4), 21800–21811.

Marto, F. A., Ardi, I. A., Priyoga, I., Studi, P., Wilayah, P., & Kota, D. (2024). Analisis Kebencanaan Wilayah Berdasarkan Karakteristik Bentang Lahan di Kabupaten Kulon Progo. Matra, 5(1), 42–62.

Mohamad, N. H., Pomalango, Z. B., & Yusuf, N. A. R. (2025). Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan KesiapsiagaanBencana Tanah Longsor Pada Masyarakat Di Desa Tulabolo KecamatanSuwawa Timur. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(7), 4571–4579. https://doi.org/10.56338/jks.v8i7.8257

Naryanto, H. S., Soewandita, H., Ganesha, D., Prawiradisastra, F., & Kristijono, A. (2019). Analisis Penyebab Kejadian dan Evaluasi Bencana Tanah Longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur Tanggal 1 April 2017. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(2), 272. https://doi.org/10.14710/jil.17.2.272-282

Ningkeula, E. S. (2015). Analisis karakteristik metereologi dan morfologis DAS Wai Samal Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 8(2), 81–91. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.8.2.81-91

Prihatin, R. B. (2018). Masyarakat Sadar Bencana: Pembelajaran dari Karo, Banjarnegara, dan Jepang. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 9(2), 221–239. https://doi.org/10.46807/aspirasi.v9i2.1106

Putri Melani, A., Faadhil Hatif, D. A., Amelia, A., Mulyasari, R., & Nandi Haerudin, dan. (2025). Mitigasi Bencana Longsor Daerah Lampung Selatan Dengan Menggunakan Metode Analisis Spasial GIS. Jurnal Teknologi Dan Inovasi Industri, 6(2), 74–81. https://doi.org/10.23960/jtii.v6i2.114

Radite Ranggi Anata. (2025). Analisis Kerusakan Lingkungan Akibat Praktik Pertanian Kentang Intensif terhadap Objek Wisata di Kawasan Dataran Tinggi Dieng. AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian, 43(1), 57–68. https://doi.org/10.47728/ag.v43i1.588

Ridho’i, A., Sidiq, N., Sarya, G., & Andriawan, A. H. (2025). Penggunaan Citra sebagai Penyuluhan Masyarakat yang Berada di Rawan Terjadi Bencana Tanah Longsor. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(1), 495–502. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i1.333

Suleman, I. (2024). Optimalisasi Program Sekolah Siaga Bencana: Upaya Perlindungan Komprehensif terhadap Ancaman Bencana Tanah Longsor di Sekolah Dasar 47 Dumbo Raya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society, 3(2), 29–38. https://doi.org/10.37905/phar.soc.v3i2.25825

Utami, D. N. (2019). Kajian Dampak Perubahan Iklim Terhadap Degradasi Tanah. Jurnal Alami : Jurnal Teknologi Reduksi Risiko Bencana, 3(2), 122. https://doi.org/10.29122/alami.v3i2.3744

Utami, S. M., & Arsi, A. A. (2022). Lingkungan Perdesaan: Sebuah Tantangan Perubahan Bagi Masyarakat Pegunungan. Bookchapter Alam Universitas Negeri Semarang, 1(1), 90–120. https://doi.org/10.15294/ka.v1i1.86

Zulyaden, Fazlina, R., Rinaldy, Veranita, Rahmat, F. H., Djamaluddin, Purnamasari, D., & Farizal, T. (2025). Peningkatan Kapasitas Siswa Madrasah dalam Mitigasi Bencana Gempa dan Tsunami melalui Edukasi Tanggap Darurat di MTsN 4 Suak Timah, Aceh Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Konstruksi (MAJJAMA), 3(2), 148–152. https://doi.org/10.63877/jpmk.v3i2.195

Downloads

Published

30-03-2026

How to Cite

Dwi Saleha, Triana Srisantyorini, Guntur Arie Wibowo, Tiwuk Herawati, & Munawir. (2026). Program Edukasi Mitigasi Longsor Bagi Warga di Kawasan Perbukitan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 23006–23017. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5910