Analisis Gambaran Indikator Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. RM Djoelham Binjai Periode Triwulan I Tahun 2025
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5919Keywords:
AvLOS, BOR, BTO, Efesiensi, Indikator Rawat Inap.Abstract
Menganalisis efisiensi penggunaan tempat tidur rawat inap di RSUD Dr. RM Djoelham Binjai berdasarkan indikator pelayanan standar (BOR, AvLOS, TOI, BTO, NDR, GDR) dan evaluasi menggunakan Grafik Barber Johnson. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur di rumah sakit dan mengidentifikasi nilai indikator-indikator tersebut pada periode waktu yang dikaji. Menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Data yang digunakan adalah data sekunder rekapitulasi rawat inap RSUD Dr. RM Djoelham Binjai selama Triwulan I Tahun 2025, mencakup enam indikator utama pelayanan rawat inap. Metode pengambilan sampel yang diterapkan dalam penelitian ini adalah total sampling, yaitu mengambil keseluruhan data periode Triwulan I Tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar indikator rawat inap pada Triwulan I Tahun 2025 belum mencapai nilai efisiensi yang ideal yang ditetapkan oleh Juknis SIRS. Indikator BOR (22,00%) dan BTO (5,04 kali) berada jauh di bawah standar ideal, yang mengindikasikan tingkat pemanfaatan tempat tidur yang rendah. Demikian pula AvLOS (3,06 hari) dan TOI (13,91 hari) berada di luar batas ideal, serta angka kematian NDR (36,66‰) dan GDR (46,58‰) melebihi standar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur di RSUD Dr. RM Djoelham Binjai pada periode Triwulan I Tahun 2025 masih tergolong belum efisien dan memerlukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan rawat inap.
References
A Prasetyorini. 2019. Buku Ajar Statistik Kesehatan Bagi Administrator Rumah Sakit. Jakarta: Indomedia Pustaka
Hatta, Gemala R. 2009. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta: UI Press.
Herawati, N., Hidayat, A., BSI Jakarta, A., & BSI Bogor, A. (2018). Suwarsito 3) Niken Herawati 1). Niken Herawati, 1(5), 522–535.
Hosizah, dan Maryati Y. 2018. Bahan Ajar Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan (RMIK) Sistem Informasi Kesehatan II Statistik Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2011. Juknis SIRS 2011 Sistem Informasi Rumah Sakit. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2020. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit. Jakarta: Kemenkes RI
Notoadmojo, S. 2017. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Ramadani, N., & Ullatifa, N. (2020). Analisis dan Perancangan Sistem Indikator Pelayanan Rumah Sakit. Prosiding 4 SENWODIPA, November, 28–38.
Simanjuntak, E., & Angelia S, C. (2019). Analisa Indikator Rawat Inap Periode Tahun 2017-2018 Di Rumah Sakit Sinar Husni Medan. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 4(2), 614–619. https://doi.org/10.52943/jipiki.v4i2.84
Sudra, R. I. 2010. Statistik Rumah Sakit Dari Sensus Pasien & Grafik BarberJohnson Hingga Statistika Kematian & Otopsi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sugiono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Issue January).
Suprapto, Haddy. 2017. Metodologi Penelitian Untuk Karya Ilmiah. Yogyakarta: Gosyen Publishing
Valentina. 2019. Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur di Ruang Rawat Inap Berdasarkan Grafik Barber Johnson di RSUD Dr. Pirngadi Medan. Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi kesehatan Imelda. Medan: STIKes Imelda.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eirene Mutiara Margaretha, Zulfahmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












