Implementasi Program-Program Edukasi Museum Provinsi Kalimantan Barat
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5933Keywords:
Implementasi, Edukasi, Museum, Operasional, ProgramAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program-program edukasi Museum Provinsi Kalimantan Barat yang diprogramkan dan dilaksanakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data; observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data melalui tahapan; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Museum Provinsi Kalimantan Barat memiliki enam program edukasi yaitu; Pelayanan Edukasi Kultural, Pameran Temporer, Lomba Edukatif Kultural, Pelestarian Kebudayaan, Sepekan Festival Museum, dan Museum Keliling. Pelaksanaan program-program melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kendala yang dihadapi; Keterbatasan SDM secara kualitas/kuantitas, Kekurangan sarana dan prasarana, Jarak koordinasi dan komunikasi eksternal, Kesulitan sumber bahan baku, Kurangnya jumlah peserta, Kurangnya kesiapan tenaga kerja dan eksternal, Waktu pelaksanaan berubah-ubah, Pecahnya vitrin dan Akses jalan kurang memadai. Dampak pelaksanaan program; kurangnya kualitas pameran, layanan dan daya tarik, sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi dan informasi, penambaham SDM dan berkerja sama dengan sejarawan.
References
Amborse, T., & Paine, C. (2006). Museum Basic (ii). Taylor & Francis.
Asiarto, L., & Tjahjopurnomo. (1993). Museum dan Sejarah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaab Proyek Pembinaan Permuseuman Jakarta.
Asiarto Luthfi, Ali Akbar, & Dian Sulistyowati. (2012). Museum dan Pendidikan (cet 1). Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman.
Daud, H. M. (2024). Mengenal Jenis Musuem. Radio Republik Indonesia.
Dewi, R. K., Chalimi, I. R., & Firmansyah, H. (2024). Pemanfaatan Museum Provinsi Kalimantan Barat Sebagai Sumber Belajar Sejarah Siswa Kelas XI di SMA Negeri 1 Pontianak. 4, 10718–10725.
Fadhillah, A. (2024). Eksistensi Museum Tsunami Sebagai Sarana Edukasi Sejarah Bagi Masyarakat Aceh. 1–77.
Firmansyah, H., Wiyono, H., Ramadhan, I., Adlika, N. M., Purnama, S., & Budiman, J. (2023). Tour de Musem: Pengenalan dan Pelestarian Budaya Kalimantan Barat. 7(3), 1050–1060.
Gunawan, I. (2013). Metode Penelitian Kualitatif (Suryani (ed.); Cet 1). Bumi Aksara.
Karlina, L., Jadidah, M., & Nurafifah, S. (2022). Cultural Introduction and Learning in Early Chilhood Through Collection Media at The National Museum. 1(1), 12–21.
Khusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Lembaga Pendidikan Suakrno Pressindo.
Mariasyih, Rochmiati, & Haryadi, Y. (2015). Panduan Musuem Provinsi Kalimantan Barat. UPT. Museum Provinsi Kalimantan Barat.
Museum Nasional Indonesia. (2025). Museum Nasional Indonesia Ajak Siswa Jakarta Telusuri Jejak Yupa. Museum Nasional Indonesia. https://www.museumnasional.or.id/5352/
Ratih, D. (2021). Pengembangan Manajemen Program Edukasi Di Museum Wayang Jakarta (Studi Kasus). http://repository.unj.ac.id/id/eprint/19334
Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2015 Tentang Museum. https://peraturan.bpk.go.id/Details/5642
Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 93 Tahun 2021. https://peraturan.bpk.go.id/Details/207746/pergub-prov-kalimantan-barat-no-93-tahun-2021
Prabowo, M. R., & Supardi, S. (2022). Pemanfaatan Museum dan Situs Cagar Budaya di Pontianak Sebagai Sumber Belajar Sejarah Indonesia. Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, 11(1), 1–14. https://doi.org/10.36706/jc.v11i1.14704
Raco. (2010). Metode Penelitian Kualitatif: Jenis, Karakteristik, dan Keunggulannya (L. Arita (ed.)). PT Grasindo.
Raksapati, A. (2020). Museum Sebagai Daya Tarik Wisata Di Indonesia. Warta Pariwisata, 18(2), 3–4. https://doi.org/10.5614/wpar.2021.18.2.01
Satori, D., & Komariah, A. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif (Cet ke-6). Alfabeta.
Sentosa, W., Hartini, H., & Cinthya, A. (2019). Tema Edukatif dalam Perancangan Interior Area Pameran Utama Museum Bencana Alam Jakarta. Mezanin, 2(1). http://journal.untar.ac.id/index.php/mezanin/article/view/11639
Sugiyono. (2016). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Sulistyowati, D. (2011). Strategi Edukasi Museum dan Pemasarannya. 1–19. https://museumku.wordpress.com/2011/03/08/strategi-edukasi-museum-dan-pemasarannya-studi-kasus-museum-sejarah-jakarta/
Sutopo, H. . (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif (Cet 2). Universitas Sebelas Maret.
Tim Direktorat, P. K. (2015). Permasalahan dan Tantangan Pengembangan Museum. Kemdikbud.Go.Id.
Tjahjopurnomo, R. (2011). Sejarah Permuseuman Di Indonesia. In Direktorat Jendral Kebudayaan.
Widadi, Z. (2010). ”Peran Edukasi Museum” Studi Kasus Museum Batik di Pekalongan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ayu Siska, Ika Rahmatika Chalimi, Mohammad Rikaz Prabowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












