Tipologi Praktik Ermuro pada Masyarakat Karo : Dinamika Tradisi Lisan Agraris dan Modernisasi

Penelitian

Authors

  • Yosua Saputra Ginting Universitas Sumatera Utara
  • Torang Naiborhu Universitas Sumatera Utara
  • Yoe Anto Ginting Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5960

Keywords:

Adaptasi Budaya, Ermuro, Gradasi Fungsi, Tradisi Lisan Karo, Variasi Vokal

Abstract

Modernisasi pertanian dan perubahan ekologi di lahan persawahan sering kali memicu pergeseran fungsi pada tradisi lisan agraris. Penelitian ini menelaah dinamika perubahan tradisi Ermuro (menjaga padi) pada masyarakat Karo yang kini mengalami divergensi praktik akibat desakan efisiensi dan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan tipologi variasi pelaksanaan Ermuro sekaligus menganalisis transformasi nilai yang melatarbelakanginya. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus komparatif di Kabupaten Deli Serdang, penelitian ini mengidentifikasi empat tipologi praktik yang berbeda secara signifikan. Pertama, Tipologi Spiritual-Katarsis, di mana nyanyian dipertahankan sebagai mekanisme doa dan terapi psikologis oleh perempuan lansia. Kedua, Tipologi Pragmatis-Domestik, yang dijalankan oleh laki-laki dengan orientasi pada afirmasi peran pencari nafkah dan produktivitas hasil. Ketiga, Tipologi Reduksi Performatif, yang ditandai dengan hilangnya elemen estetika musikal dan hanya menyisakan teriakan fungsional. Keempat, Tipologi Substitusi Teknologi, yakni penggantian agensi vokal manusia dengan perangkat audio mekanis yang memicu alienasi budaya. Temuan ini menyimpulkan bahwa tradisi Ermuro sedang mengalami gradasi fungsi yang drastis, bergerak dari aktivitas kontemplatif yang intim menuju aktivitas teknis yang bersifat mekanis

References

Barus, M., & Simangunsong, E. (2024). Penyajian Rengget dalam Lagu "Sora Mido" Karya Djaga Depari. Jurnal Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen.

Finnegan, R. (1970). Oral Poetry: Its Nature, Significance, and Social Context. Cambridge: Cambridge University Press.

Malinowski, B. (1944). Magic, Science and Religion and Other Essays. Garden City, NY: Doubleday.

Merriam, A. P. (1964). The Anthropology of Music. Evanston: Northwestern University Press.

Sembiring, T. (2017). Fungsi Nyanyian Tradisional Karo dalam Upacara Adat Perkawinan. (Skripsi Sarjana). Institut Seni Indonesia, Yogyakarta.

Sinuhaji, A. M. (2016). Analisis Nyanyian Ngeria pada Masyarakat Karo di Desa Sukandebi, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo. (Skripsi Sarjana). Universitas Sumatera Utara, Medan.

Tarigan, S. (2018). Analisis Nyanyian Populer Tradisional Karo sebagai Media Komunikasi Budaya dalam Masyarakat di Kota Medan. (Skripsi Sarjana). Institut Seni Indonesia, Yogyakarta.

Titon, J. T. (1984). Worlds of Music: An Introduction to the Music of the World's Peoples. New York: Schirmer Books.

Downloads

Published

14-04-2026

How to Cite

Ginting, Y. S., Naiborhu, T., & Ginting, Y. A. (2026). Tipologi Praktik Ermuro pada Masyarakat Karo : Dinamika Tradisi Lisan Agraris dan Modernisasi: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 23988–23992. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5960