Dekolonisasi Pendidikan Agama Kristen melalui Pedagogi Kritis Paulo Freire pada Masyarakat Suku Dani

Authors

  • james fransinopik Institut Agama Kristen Negeri Ambon
  • Anna Novinta Lilipory Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Indonesia
  • Felani Soplanit Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Indonesia
  • Gricebeth Sopamena Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Indonesia
  • Agusthina Siahaya Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6050

Keywords:

Pedagogi Kritis, Suku Dani, Keadilan Sosial, Pendidikan Agama Kristen, Noken

Abstract

Sektor pendidikan di wilayah Papua Pegunungan, khususnya pada masyarakat Suku Dani, memiliki peran krusial dalam menentukan masa depan keadilan sosial dan martabat kemanusiaan di tanah Papua. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa proses pedagogis masih terjebak dalam model banking education yang bersifat opresif, sehingga mengakibatkan dehumanisasi dan alienasi sosiokultural bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pedagogi kritis Paulo Freire dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebagai instrumen pembebasan bagi masyarakat Suku Dani, mengidentifikasi integrasi kearifan lokal dalam proses kesadaran kritis, serta mengevaluasi implikasinya terhadap upaya rekonsiliasi dan keadilan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka yang membedah literatur primer dan sekunder mengenai teori pembebasan serta realitas empiris di Papua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pedagogi kritis melalui tahap conscientização mampu mentransformasi posisi peserta didik dari objek pasif menjadi subjek sejarah yang memiliki kedaulatan berpikir. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis antara nilai-nilai teologis Kristen dengan kearifan lokal Suku Dani, seperti filosofi Noken dan tradisi Bakar Batu, yang difungsikan sebagai media dialogis inklusif. Faktor pendukung utama dalam reorientasi ini adalah adanya keselarasan antara misi emansipatoris gereja dengan semangat kolektivitas adat, sementara faktor penghambatnya meliputi residu trauma rasisme, marginalisasi struktural, serta rendahnya literasi kritis akibat standarisasi kurikulum yang kaku. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis dalam mereformasi kurikulum PAK agar lebih kontekstual dan berbasis pada "teks hidup" masyarakat setempat guna mewujudkan Syalom yang holistik dan berkeadilan di Papua Pegunungan.

References

Agustinova, D. E., Purwanta, H., Sariyatun, & Sutimin, L. A. (2023). Dehumanization of Education in Indonesia. In Proceedings of the Annual Conference on Research, Educational Implementation, Social Studies and History (AREISSH 2021) (pp. 34–42). Atlantis Press SARL. https://doi.org/10.2991/978-2-494069-17-6_5

Br. Sianturi, Y. A. (2021). Pengaruh Metode Problem Posing terhadap Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Siswa Kelas X SMA PGRI Siborongborong. Areopagus : Jurnal Pendidikan Dan Teologi Kristen, 19(1), 29–42. https://doi.org/10.46965/ja.v19i1.493

Dethan, Y. D., Nggeong, F. Y., Purnomo, C. P., Adu, M., & Atamou, M. L. (2026). Peran Pendidikan Agama Kristen Berbasis Nilai Kasih dalam Pembentukan Toleransi Peserta Didik di Sekolah Multikultural. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(3), 3404–3414. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i3.11005

Dike, Y., Ismanto, B., & Satyawati, S. T. (2024). ANALISIS PANDANGAN MASYARAKAT PAPUA TERHADAP PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT: KEBUTUHAN, HAMBATAN, DAN SOLUSI. Consilium: Education and Counseling Journal, 5(1), 460. https://doi.org/10.36841/consilium.v5i1.5736

Ina, A. T., & Mbati, M. D. (2025). Politik dalam Cakrawala Pendidikan Agama Kristen. Megethos: Jurnal Teologi, Pendidikan Kristiani Dan Pastoral Konseling, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.64953/megethos.v2i1.26

Jayadi, L. E. (2024). Teologi Pembebasan Dalam Pascamodernitas. Indonesian Journal of Religious, 7(1), 14–31. https://doi.org/10.46362/ijr.v7i1.63

Karlau, S. A., & Rukua, I. S. (2022). Revolusi dan Inovasi Model Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Yang Efektif Dalam Perspektif Paulo Freire. JURNAL LUXNOS, 8(1), 116–133. https://doi.org/10.47304/jl.v8i1.213

Mathias, G. (2025). Pendidikan Agama Kristen Di Gereja Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Sosial Dan Keterlibatan Jemaat Dalam Misi Gereja. EUANGGELION: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 5(2), 22–34. https://doi.org/10.61390/euanggelion.v5i2.99

Maulana, B. A., Alfareza, R., & Prasandi, D. (2026). Pendidikan Hadap Masalah: Analisis Komparatif Pemikiran John Dewey dan Paulo Freire. Jurnal Riset Dan Inovasi Pembelajaran, 6(1), 251–261. https://doi.org/10.51574/jrip.v6i1.4630

Maulana, D. F., Wijaya, D. A. S., Samsuri, S., & Suyato, S. (2025). Pemikiran Filosofis Paulo Freire Tentang Kewarganegaraan dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Filsafat Indonesia, 8(2), 198–209. https://doi.org/10.23887/jfi.v8i2.77522

Pandie, R. D. Y., Sianipar, D., & Naibaho, L. (2022). Pendidikan Agama Kristen yang Membebaskan: Pedagogis Kritis Paulo Freire dalam Konteks Budaya Suku Boti. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 7(2), 579–591. https://doi.org/10.30648/dun.v7i2.944

Robert Hendrik, & Endah Ratna Sonya. (2024). Analisis Konflik dan Masalah Sosial di Papua. Jurnal Humaya: Jurnal Hukum, Humaniora, Masyarakat, Dan Budaya, 4(1), 32–46. https://doi.org/10.33830/humaya.v4i1.5309

Rohinah, R. (2019). Re-Konsientisasi dalam Dunia Pendidikan (Membangun Kesadaran Kritis Melalui Pemikiran Paulo Freire). Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan, 8(1), 1. https://doi.org/10.18592/tarbiyah.v8i1.2355

Soegiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.

Suryani, M. (2024). Hakekat Pendidikan dalam Kehidupan Manusia. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(03), 537–544. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i03.3397

Wisda, R. S., & Erniyati, Y. (2024). SOSIALISASI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA GURU SDN 49/III KOTO BARU SANGGARAN KECAMATAN DANAU KERINCI. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 105–112. https://doi.org/10.59963/2024.v2i1/364/5/juramas

Yuel. (2025). Harmoni dalam keberagaman: Penguatan kompetensi pedagogik guru pendidikan agama Kristen untuk pembelajaran multikultural yang transformatif. KURIOS, 11(1), 66–79. https://doi.org/10.30995/kur.v11i1.1143

Yusuf, Y. (2024). Pendidikan yang Memerdekakan. Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational Research, 2(2), 55–72. https://doi.org/10.59001/pjier.v2i2.187

Downloads

Published

29-04-2026

How to Cite

fransinopik, james, Lilipory, A. N., Soplanit, F., Sopamena, G., & Siahaya, A. (2026). Dekolonisasi Pendidikan Agama Kristen melalui Pedagogi Kritis Paulo Freire pada Masyarakat Suku Dani. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 24515–24522. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6050