Pendidikan Agama Hindu sebagai Pendekatan Transformasional dalam Membentuk Digital Wisdom Generasi Muda di Era Disrupsi Teknologi
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6070Keywords:
Pendidikan Agama Hindu, Digital Wisdom, Generasi Muda, TeknologiAbstract
Perkembangan teknologi digital yang pesat belum sepenuhnya diimbangi dengan kedewasaan etika dan moral generasi muda dalam penggunaannya, yang ditandai dengan munculnya berbagai perilaku tidak bijak di ruang digital. Di sisi lain, kajian mengenai digital wisdom masih cenderung berfokus pada aspek literasi teknis dan belum banyak mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam pendekatan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Agama Hindu sebagai pendekatan transformasional dalam membentuk digital wisdom generasi muda. Penelitian menggunakan pendekatan tinjauan literatur (literature review) dengan mengumpulkan sumber dari basis data akademik seperti Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect. Literatur dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang menekankan relevansi topik, kualitas akademik, serta kebaruan publikasi. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif dan komparatif melalui identifikasi konsep, pengkajian nilai-nilai Hindu, serta perbandingan temuan penelitian terdahulu, yang kemudian disintesis untuk membangun kerangka konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti Tri Kaya Parisudha, Tri Hita Karana, Tat Tvam Asi, Panca Yama Brata, dan Panca Nyama Brata memiliki relevansi kuat dalam membentuk dimensi kognitif, etis, reflektif, sosial, spiritual, dan kontrol diri dalam digital wisdom. Proses pembentukan berlangsung melalui tahapan tahu, sadar, bijak, hingga bertindak benar. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai agama dalam kurikulum, pembelajaran kontekstual, serta sinergi antara guru dan orang tua dalam membentuk generasi muda yang bijak digital dan berkarakter.
References
Ahmad, S. (2025). Socio-Educational Impacts of Technology and Media on Youth Behavior and Learning. VFAST Transactions on Education and Social Sciences, 13(4), 48–67.
Arifudin, O., & Ali, H. R. (2022). Teacher personality competence in building the character of students. International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL), 1(1), 5–12.
Arsini, Y., Yoana, L., & Prastami, Y. (2023). Peranan guru sebagai model dalam pembentukan karakter peserta didik. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 3(2), 27–35.
Astuti, K. W., Tariani, N., Eldayani, W., Arta, I. G., & Gitayanti, K. S. (2025). Revitalisasi Pendidikan Agama Hindu di Era Digital: Upaya Membangun Karakter Religius Generasi Muda Hindu. Pratyaksa: Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 1(4), 55–75.
Auliya, A. A., Yahya, A. B., & Hurryos, F. K. (2023). Pengaruh Penggunaan Media Sosial terhadap Perilaku Remaja di Indonesia. Jurnal Harmoni Nusa Bangsa, 1(1), 57–66.
Bag, S., Aich, P., & Islam, M. A. (2022). Behavioral intention of “digital natives” toward adapting the online education system in higher education. Journal of Applied Research in Higher Education, 14(1), 16–40.
Bussey, K., Luo, A., & Jackson, E. (2024). The role of moral disengagement in youth bullying behaviour. International Journal of Psychology, 59(6), 1254–1262.
Corkum, M., & Shead, N. W. (2025). Online moral disengagement: An examination of the relationships between electronic communication, cognitive empathy, and antisocial behavior on the internet. Psychological Reports, 128(6), 4169–4192.
Damopolii, M. (2025). Theoretical Analysis of Student Development Through Cognitive, Affective, and Psychomotor Approaches. Indonesian Journal of Educational Technology, 4(2), 1–12.
Davis, K., Anderson, M., Yang, C., Choukas-bradley, S., Bell, B. T., Davis, K., & Hall, M. G. (2024). Cross-Disciplinary Perspectives on Youth Digital Well-Being Research: Identifying Notable Developments, Persistent Gaps, and Future Directions Katie. Journal of Adolescent Research, 29(8), 1–47.
Donder, K. (2021). Teologi Tat Tvam Asi dan Garansi Terwujudnya Persaudaraan Semesta. Pasupati, 8(1), 1–39.
Fauzi, A., & Irawan, H. (2025). Peran pendidikan karakter dalam membangun generasi muda yang berintegritas. Journal of Islamic Education Studies, 3(2), 111–119.
Fishman, B., Dede, C., & Means, B. (2016). Teaching and technology: New tools for new times. Handbook of Research on Teaching, 5, 1269–1334.
George, A. S. (2024). Technology tension in schools: addressing the complex impacts of digital advances on teaching, learning, and wellbeing. Partners Universal Multidisciplinary Research Journal (PUMRJ), 1(3), 49–65.
Goyat, R. (2023). Gandhian Concept of Truth and Non-Violence. Central Asian Journal of Social Sciences and History, 4(2), 156–161.
Hasgimianti, Habibah, S., Alfiah, & Purnama, D. B. (2022). Tingkat Adiksi Penggunaan Media Sosial Remaja : Studi Deskriptif. Educational Guidance and Counseling Development Jounal, 5(2), 106–113.
Ilomäki, L., Lakkala, M., Kallunki, V., Mundy, D., Romero, M., Romeu, T., & Gouseti, A. (2023). Critical digital literacies at school level: A systematic review. Review of Education, 11(3), e3425.
Jain, M. (2018). Holistic approach of jainism to life style management. Indian Journal of Physical Education, Sports Medicine & Exercise Science, 18(3), 13–15.
Keelson, S. A., Bruce, E., Egala, S. B., Amoah, J., & Bashiru Jibril, A. (2024). Driving forces of social media and its impact on tourists’ destination decisions: a uses and gratification theory. Cogent Social Sciences, 10(1), 2318878.
Krishna, A. (2015). Yoga Sutra Patanjali Bagi Orang Modern. PT Gramedia Pustaka Utama.
Marif, H., Al Mu’allif, M. B., Nafis, A., Makmun, S., & Ahid, N. (2025). Desain dan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Menengah: Kajian Teoritis dan Konseptual di Era Digital. Paedagogos: Journal of Education and Learning, 1(2), 67–81.
Martin, F., Long, S., Haywood, K., & Xie, K. (2025). Digital distractions in education: a systematic review of research on causes, consequences and prevention strategies. Educational Technology Research and Development, 1–29.
Mbukut, A. (2024). Media Sosial dan Orientasi Diri Generasi Muda Indonesia Ditinjau dari Pemikiran Yuval Noah Harari. Jurnal Filsafat Indonesia, 7(1), 1–10.
Miyazaki, A. F. N., Buabara, H., Rahmi, A. N., Rusmayadi, R., & Herman, H. (2024). Tantangan dan solusi dalam menghadapi era digital: Pendidikan anak di zaman teknologi. JUPEIS: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 3(3), 127–135.
Mu’tasyim, H. (2020). TAT TVAM ASI IN HINDUISM. Universitas Darussalam Gontor.
Mudita, I. W. (2025). Sistem Guru Dan Murid Dalam Pendidikan Hindu. Bunga Rampai Sistem Pendidikan Hindu, 63.
Muhyiddin, M., Taufiqi, A. H., & Sholehudin, A. (2026). Transformasi Spiritualitas Digital: Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Kecerdasan Buatan. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 60–67.
Nababan, D., & Sipayung, C. A. (2023). Pemahaman model pembelajaran kontekstual dalam model pembelajaran (CTL). Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(2), 825–837.
Nath, H. P. (2025). Yog and Edifying Indian Heritage. RGU Journal of Social Science and Research, 1(1), 8–13.
Ngafifi, M. (2014). Kemajuan teknologi dan pola hidup manusia dalam perspektif sosial budaya. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 2(1).
Ngwacho, G. A. (2024). Value-based education incorporation in competency-based curriculum-recipe for all-inclusive education for enhanced global citizenship. Journal of the Kenya National Commission for UNESCO, 4(1), 1–13.
Nisak, Z., Septiani, B. M., & Marlina, M. (2026). Menata Ruang Nilai: Reinterpretasi Ruang Lingkup Kurikulum Pendidikan Agama Islam Sebagai Upaya Menjaga Moralitas di Era Digital. Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 46–53.
Nocera, T. R., Dahlen, E. R., Poor, A., Strowd, J., Dortch, A., & Van Overloop, E. C. (2022). Moral disengagement mechanisms predict cyber aggression among emerging adults. Cyberpsychology: Journal of Psychosocial Research on Cyberspace, 16(1), 1.
Nofriyandi, Andrian, D., Nurhalimah, S., & Loska, F. (2024). Problem Based-Learning Performance in Improving Students’ Critical Thinking, Motivation, Self-Efficacy, And Students’ Learning Interest. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 13(1), 259–272. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v13i1.1873
Oktaviani, N. M. A. D. (2025). Revitalisasi Nilai Tattwa Dan Etika Hindu Dalam Pendidikan Karakter Siswa Di Era Digital. Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(02), 149–159.
Pérez-Juárez, M. Á., González-Ortega, D., & Aguiar-Pérez, J. M. (2023). Digital distractions from the point of view of higher education students. Sustainability, 15(7), 6044.
Peters, J. H. (2013). Tri Hita Karana. Kepustakaan Populer Gramedia. https://books.google.co.id/books?id=P999oAEACAAJ
Philips, G. (2025). Transformation of Personal Spirituality through Digital Technology: A Systematic Literature Review. Focus, 6(2), 203–218.
Polizzi, G., & Harrison, T. (2022). Wisdom in the digital age: a conceptual and practical framework for understanding and cultivating cyber-wisdom. Ethics and Information Technology, 24(1), 16.
Pramerta, I. G. P. A. (2023). Tri hita karana in education context: a literature review. Jurnal Santiaji Pendidikan (Jsp), 13(1), 21–26.
Prensky, M. (2009). H. sapiens digital: From digital immigrants and digital natives to digital wisdom. Innovate: Journal of Online Education, 5(3).
Prensky, M. (2011). Digital wisdom and homo sapiens digital. In Deconstructing digital natives. Routledge.
Purnomo, B. (2025). Ajaran Pengendalian Diri Yoga Terhadap Perilaku Flexing di Sosial Media. Dharma Duta, 23(01), 15–22.
Purwanti, E. S., Dhevi, P. L. S., Janiasih, N., Parmiyanti, K. N., & Widastri, N. W. (2025). Internalisasi Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Bhagavata Purana Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Spiritual Siswa. Pramana: Jurnal Hasil Penelitian, 5(2), 122–131.
Purwati, N. M. D. (2024). Etika Hindu dalam Tantra guna menciptakan hubungan Harmonis dalam Kehidupan Masyarakat. ŚRUTI: Jurnal Agama Hindu, 5(1), 133–140.
Puspa, A. A. O., Yasa, I. K. N. W., Wirawan, M., Dharmadewi, D. M., Dharmagaluh, D. M., & Widiastithi, N. N. S. (2023). Yoga: Geliat Spiritual sebagai Lifestyle Masyarakat Postmodern. PT. RajaGrafindo Persada-Rajawali Pers.
Raka, I. N., & Pitriani, N. R. V. (2025). Transformasi Ajaran Pendidikan Agama Hindu Dalam Membangun Keseimbangan Intelek, Moral, dan Spiritual Siswa di UWP Vidya Wisata Kubutambahan. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 9(2), 20–33.
Ramdas, G., & Umar, I. N. (2024). Measuring Practice of Digital Wisdom in the Classroom. Journal of Educators Online, 21(3), n3.
Sahu, S. K. (2022). Concept of Brahmacharya in Indian philosophy. Indian Journal of Health, Sexuality and Culture, 8(02), 106–110.
Säljö, R. (2002). Learning as the use of tools 1: A sociocultural perspective on the human-technology link. In Learning with computers (pp. 144–161). Routledge.
Sari, Y., & Prasetya, H. (2022). Literasi Media Digital pada Remaja di Tengah Pesatnya Perkembangan Media Sosial. Jurnal Dinamika Ilmu Komunikasi, 8(1), 12–25.
Sichach, M. (2023). Uses and gratifications theory-background, history and limitations. History and Limitations (November 17, 2023).
Subowo, A. T. (2021). Membangun Spiritualitas Digital Bagi Generasi Z. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 5(2), 379–395.
Suciartini, N. N. A., Darmini, D., & Payuyasa, I. N. (2024). From Ritual to Virtual : Enhancing Hindu Religious Education through Digital Literacy. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 22(1), 97–110. https://doi.org/10.32729/edukasi.v22.i1.1717
Sudharta, T. R. (2009). Sārasamuccaya: Smerti Nusantara. Pāramita.
Sugianto, E. (2024). The Role of Islamic Religious Education in The Development of Students Spirituality and Morality in The Digitalization Era : Case Study of Students at Pertiba University Pangkalpinang. Jurnal Sustainable, 7(2), 412–422.
Sukarma, I. W. (2016). Tri Hita Karana theoretical basic of moral Hindu. International Journal of Linguistics, Literature and Culture, 2(3), 102–116.
Suriadi, H., & Sriwahyuni, N. (2025). Problematika karakter generasi muda di era digital: Analisis kritis terhadap tantangan moral dan sosial di era teknologi informasi. Journal of Social, Educational and Religious Studies, 1(2), 20–37.
Susanti, S., Bangun, M. B., Wulandari, Y. D., Sinaga, M., Hasibuan, M. A., Sagala, C., & Sagala, A. A. (2024). Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Literasi Digital di Kalangan Remaja Lingkungan Jalan Hm . Joni Medan. Jurnal Pendidikan Non Formal, 1(3), 1–7. https://doi.org/https://doi.org/10.47134/jpn.v1i3.328
Sweller, J. (2023). The development of cognitive load theory: Replication crises and incorporation of other theories can lead to theory expansion. Educational Psychology Review, 35(4), 95.
Syafruddin, S. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Spiritual Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Digital. Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam, 23(2), 135–144.
Syakilah, A., Maharani, K., Ferdiana, N., & Saifullah, A. (2025). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2024 (F. Herbowo (ed.)). Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Taib, Z., Septriawan, M. R., & Rozi, F. (2024). Media Sosial Berpengaruh pada Perubahan Perilaku Sosial Remaja Kota Medan di Era Digital. Jurnal Multidisiplin Sosial Humaniora, 1(2), 84–102.
Taufiqurrahman, M., Nurlaili, T. W., RM, A. A., Saputra, N. M. A., Ismawati, I., & Umam, R. W. (2025). Exploring Self-Regulated Learning for Alpha Generation Adolescence in Digital Era. Proceedings Series of Educational Studies, 186–196.
Thamrin, L., Gustian, U., Suhardi, S., Zhongfulin, W., & Suryadi, D. (2024). The implementation of contextual learning strategies to stimulate students’ critical thinking skills. Retos: Nuevas Tendencias En Educación Física, Deporte y Recreación, 53, 52–57.
Warcipta, I. K. (2024). Konsep Satya dan Aplikasinya dalam Materi Dharma Wacana. WIDYALAYA: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(2), 214–221.
Widasni, N., Wiliantari, N. K. A., Paramitha, N. A., Ningsih, K. A., & Asih, D. A. R. (2025). Pendidikan Agama Hindu Sebagai Sarana Pembentukan Karakter dan Kesadaran Ekologis Generasi Muda. Pratyaksa: Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 1(4), 76–93.
Wiradnyana, I. G. A., Lasmawan, I. W., Suastra, I. W., & Suarni, N. K. (2024). Problem-Based Learning With Tri Kaya Parisudha Model To Improve The Mathematical Problem-Solving Skills And Character Of Elementary School Students. RGSA-Revista de Gestao Social e Ambiental, 18(2), 1–20. https://doi.org/https://doi.org/10.24857/rgsa.v18n2-133
Yuliarti, Y., Riansi, E. S., & Sultoni, A. (2024). Peran media digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia: Dimensi kognitif, emosional, dan perilaku. GERAM, 12(2), 74–82.
Zahra, N. I. (2025). The Role of Religious Education in Shaping Moral Values in The Digital Era. Seraung: International Journal of Social Sciences and Humanities, 1(1), 25–30.
Zvereva, E. (2023). Digital ethics in higher education: Modernizing moral values for effective communication in cyberspace. Online Journal of Communication and Media Technologies, 13(2), e202319.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 I Komang Widyana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












